sentralmerahputih.id | Surabaya – Rotasi jabatan yang dilakukan Polda Jawa Timur pada 31 Juli 2026 tidak hanya menyasar pejabat utama, kepala satuan, dan kapolsek, tetapi juga melibatkan puluhan personel pada fungsi pembinaan, administrasi, logistik, sumber daya manusia (SDM), hubungan masyarakat (Humas), hingga personel yang dimutasi sebagai Perwira Menengah (Pamen) dan Perwira Pertama (Pama).
Pergeseran tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga dinamika organisasi sekaligus meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian.
Di lingkungan pembinaan personel, sejumlah pejabat memperoleh penugasan baru sesuai kebutuhan organisasi.
Kompol Zulkipli Ahyat Musa, misalnya, dimutasi dari jabatan Analis Kebijakan Pertama Bidang Politik Ditintelkam Polda Jatim menjadi Pamen Ditintelkam Polda Jatim.
Sementara Kompol Suparno dimutasi sebagai Pamen Polresta Malang Kota, disusul Kompol Hariyanto yang sebelumnya menjabat Kapolsek Bangorejo Polresta Banyuwangi juga dimutasi sebagai Pamen Polresta Banyuwangi.
Rotasi juga menyentuh fungsi logistik dan administrasi.
Kompol Ninit Titis Dewiyani, yang sebelumnya menjabat Kasatlantas Polres Mojokerto Kota, dimutasi sebagai Pamen Polres Mojokerto Kota.
Jabatan Kasatlantas kemudian diisi AKP Rachmanu Bayu Aji, sebelumnya Kasi Propam Polres Mojokerto Kota.
Di wilayah Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Kompol Puguh Winarno dimutasi sebagai Pamen, sementara jabatan Kasat Samapta dipercayakan kepada AKP Mochamad Yahya, yang sebelumnya menjabat Kasubbag Dalops Bagops Polres Pelabuhan Tanjung Perak.
Di jajaran Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), AKBP Sadir dimutasi sebagai Pamen Bid TIK Polda Jatim.
Sementara AKBP Choirul Anwar, yang sebelumnya menjabat Kasium Polrestabes Surabaya, juga dimutasi sebagai Pamen Polrestabes Surabaya.
Selain itu, AKP Sri Yulianik yang sebelumnya bertugas di Bidpropam Polda Jatim dimutasi sebagai Pama Bidpropam Polda Jatim.
Mutasi turut menyentuh jajaran pendidikan dan pembinaan personel. Kompol Sudarmaji, yang sebelumnya bertugas sebagai Gadik Pertama SPN Polda Jatim, dimutasi sebagai Pamen SPN Polda Jatim.
Sementara sejumlah personel lain, di antaranya AKP Fatkhur Rozaq, AKP Susilo Dwi Purnomo, AKP Suroso, AKP Zainal Abidin, AKP Wintarno, AKP Suwarno, AKP Joko Mulyono, dan AKP Supriyanto, dimutasi sebagai Pama di kesatuan masing-masing.
Selain promosi dan perpindahan jabatan, terdapat pula sejumlah personel yang ditempatkan sebagai Pama sembari menunggu penugasan lanjutan sesuai kebutuhan organisasi.
Penempatan tersebut merupakan mekanisme yang lazim dilakukan dalam proses pembinaan karier di lingkungan Polri.
Secara keseluruhan, daftar mutasi yang diterbitkan Kapolda Jawa Timur menunjukkan penyegaran organisasi berlangsung hampir di seluruh fungsi kepolisian, mulai dari bidang operasional, reserse, lalu lintas, intelijen, pembinaan masyarakat, SDM, logistik, hingga administrasi umum.
Rotasi tersebut juga mencakup pejabat di tingkat Polda Jawa Timur maupun Polres dan Polresta jajaran.
Mutasi jabatan merupakan bagian dari sistem pembinaan sumber daya manusia Polri yang dilakukan secara berkala.
Selain sebagai bentuk regenerasi kepemimpinan, rotasi juga bertujuan memberikan pengalaman penugasan yang lebih luas kepada personel serta meningkatkan profesionalisme organisasi dalam menghadapi tantangan tugas kepolisian yang terus berkembang.
Dengan diterbitkannya keputusan mutasi ini, para pejabat yang mendapat amanah baru diharapkan segera menyesuaikan diri dengan lingkungan tugas masing-masing dan mampu meningkatkan kualitas pelayanan, perlindungan, pengayoman, serta penegakan hukum kepada masyarakat.(her)






