Apel Akbar Sabuk Kamtibmas 2026: Polres Magetan Satukan Kekuatan Masyarakat Demi Stabilitas Daerah

- Penulis

Kamis, 30 April 2026 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sentralmerahputih.id | Magetan – Dalam upaya memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), Polres Magetan menggelar Apel Gelar Pasukan Serentak Sabuk Kamtibmas bersama elemen masyarakat, Kamis (30/4/2026), bertempat di halaman Mapolres Magetan.

Kegiatan apel tersebut dipimpin oleh Wakapolres Magetan Kompol Dodik Wibowo, S.H., M.H. mewakili Kapolres Magetan AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa, serta diikuti sekitar 500 peserta dari berbagai elemen masyarakat. Peserta terdiri dari masyarakat desa, seluruh perguruan silat di Magetan, organisasi kemasyarakatan keagamaan seperti Kokam, Senkom, Banser serta komunitas ojek online (ojol).

Apel besar ini mengusung tema: “Mewujudkan Sinergitas Polda Jawa Timur Bersama Sabuk Kamtibmas dan Potensi Masyarakat Dalam Menjaga Stabilitas Keamanan, Ketertiban, dan Keutuhan Sosial di Wilayah Jawa Timur.”

Dalam amanat Kapolda Jawa Timur Irjen. Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si. yang dibacakan oleh Wakapolres Magetan, disampaikan bahwa pelaksanaan apel besar Sabuk Kamtibmas merupakan wujud nyata komitmen bersama dalam memperkuat sistem keamanan berbasis kolaborasi antara Polri dan seluruh elemen masyarakat.

Sabuk Kamtibmas sendiri memiliki makna strategis sebagai pengikat persatuan sosial, penguat deteksi dini terhadap gangguan keamanan, pelindung masyarakat dari potensi konflik, serta benteng bersama dalam menjaga stabilitas daerah.

Dalam amanat tersebut juga disampaikan bahwa dinamika ke depan di Jawa Timur akan dihadapkan pada berbagai tantangan, mulai dari potensi konflik sosial, penyusupan kepentingan kelompok tertentu dalam aksi massa, penyebaran hoaks dan propaganda digital, radikalisme dan intoleransi, hingga bencana alam dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta dampak dari perkembangan geopolitik global.

Baca Juga:  Unit Pam Obvit Sat Samapta Polres Ngawi Laksanakan Pengamanan di Bank BRI Cabang Ngawi

Wakapolres Magetan menegaskan bahwa Polri tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga harkamtibmas. Sinergi, soliditas, dan partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

Dalam implementasinya, melalui Sabuk Kamtibmas, terdapat beberapa penekanan penting, antara lain memperkuat deteksi dini dan pencegahan terhadap potensi gangguan, membangun kolaborasi lintas sektoral tanpa ego kelembagaan, menjadikan masyarakat sebagai mitra strategis, serta mengantisipasi potensi bencana dan krisis sosial. Selain itu, menjaga ruang demokrasi tetap sehat, damai, dan bermartabat juga menjadi perhatian utama.

Keamanan dan ketertiban disebut sebagai modal utama pembangunan. Tanpa stabilitas, investasi akan terganggu, pertumbuhan ekonomi terhambat, dan kesejahteraan masyarakat terancam. Oleh karena itu, Sabuk Kamtibmas diharapkan menjadi gerakan nyata yang berkelanjutan hingga ke tingkat desa dan komunitas.

Dalam sambutannya, Kompol Dodik Wibowo, S.H., M.H. menyampaikan Apel gelar pasukan Sabuk Kamtibmas ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga keamanan wilayah Magetan secara kolaboratif.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadi agen pendingin di lingkungan masing-masing, menjaga persatuan, menangkal provokasi, serta bersama-sama menciptakan situasi yang aman dan kondusif.”

Di akhir amanat, Kapolda Jawa Timur melalui Wakapolres Magetan juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur yang telah berkontribusi dalam menjaga stabilitas keamanan, khususnya di Kabupaten Magetan.

Dengan semangat kebersamaan, seluruh peserta apel diajak untuk terus memperkuat sinergi dan komitmen, demi terwujudnya Jawa Timur, khususnya Magetan, yang aman, damai, dan kondusif.

Berita Terkait

Locusdelictinews Genap 2 Tahun: Abdul Munif Tegaskan Media Ini Tak Bisa Diintervensi Siapa Pun
Gebyar UMKM Kali Mati Bersinar Berjalan Sukses
Diklat Pratama Resmi Ditutup, Pemuda Pancasila Jatim Siapkan Kader Tangguh dan Berintegritas
KH Tamam Apresiasi Program Polisi Bersama Masyarakat
Jaga Kondisi Psikologis Warga Binaan, Rutan Kelas I Surabaya Sediakan Wartelsuspas
Perampokan Berdarah Toko Emas Murni Jember, Ibu dan Anak Dibacok, Dua Terduga Pelaku Diburu Polisi
Touring Religi Hari Santri Nasional 2026, PCNU Kota Kediri Napak Tilas Jejak Ulama dan Sejarah Islam
Bang Yahya Desak Banyuwangi Bentuk Crisis Center Anti-Bullying, Korban Jangan Dibungkam!
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 19:44 WIB

Polri dan KPAI Perkuat Kerja Sama Lindungi Anak dari TPPO dan Kekerasan

Sabtu, 7 November 2026 - 19:43 WIB

Gandeng Tokoh Agama, Polres Kediri Perkuat Pesan Damai Melalui Pengukuhan Dai Kamtibmas

Sabtu, 7 November 2026 - 19:42 WIB

Polres Blitar Lindungi Pelajar dari Bahaya Judol dan Kejahatan Siber melalui Program Polidik

Sabtu, 7 November 2026 - 16:56 WIB

Polsek Kartoharjo Bersama TNI dan Warga Pulihkan Rumah Korban Angin Kencang, 20 Warga Terima Bansos

Sabtu, 7 November 2026 - 14:19 WIB

Subuh Keliling : Kapolresta Tuban Sosialisasikan Bahaya Narkoba dan Layanan Gratis Call Center 110

Sabtu, 7 November 2026 - 13:40 WIB

Kapolres Bojonegoro Tinjau Korban Puting Beliung dan Salurkan Bantuan

Sabtu, 7 November 2026 - 13:21 WIB

Subuh Keliling di Surabaya, Kapolda Jatim Ajak Masyarakat Perangi Narkoba

Sabtu, 7 November 2026 - 13:18 WIB

Polresta Malang Kota Petakan Wilayah Rawan Bencana, 357 Personel Gabungan Disiagakan

Berita Terbaru