sentralmerahputih.id | SURAKARTA – Banjir yang melanda wilayah Kecamatan Serengan, Kota Surakarta, akibat hujan deras yang mengguyur selama sehari semalam dua hari lalu, menyisakan lumpur dan sampah di sejumlah kawasan.
Untuk mempercepat pemulihan, jajaran TNI bersama berbagai elemen masyarakat menggelar kerja bakti di Kelurahan Joyotakan, Kamis (16/4/2026) pagi.
Kegiatan pembersihan difokuskan di RW 02, 03, dan 04 Kelurahan Joyotakan.
Kerja bakti ini dipimpin langsung oleh Danramil 03 Serengan, Kapten Cba Tri Rusman Prasetyo.
Dalam kegiatan tersebut, personel dari Kodim 0735/Surakarta turut diterjunkan bersama anggota Polsek Serengan, Linmas se-Kecamatan Serengan, relawan mahasiswa dari Politeknik Indonusa Surakarta, relawan Kementerian Agama, serta warga setempat.
“Kerja bakti ini merupakan bentuk kepedulian dan sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah, dan masyarakat dalam membantu warga terdampak banjir,” ujar Danramil Serengan, Kapten Tri Rusman di sela kegiatan.

Ia menjelaskan, sasaran pembersihan meliputi rumah warga, jalan lingkungan, saluran air, tempat ibadah, hingga fasilitas umum yang terdampak banjir dan dipenuhi lumpur serta sampah.
Dalam pelaksanaannya, para personel dan warga bergotong royong membersihkan sisa material banjir menggunakan berbagai peralatan kebersihan.
Proses pembersihan juga melibatkan dukungan dari pemadam kebakaran Kodim 0735/Surakarta dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Surakarta.
Selain pembersihan, dilakukan pula pengangkutan sampah dan lumpur ke lokasi pembuangan agar lingkungan kembali bersih dan sehat.
Kehadiran relawan mahasiswa dan Kementerian Agama dinilai turut mempercepat proses pemulihan sekaligus memberikan dukungan moril bagi warga.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari masyarakat setempat karena dinilai sangat membantu mempercepat pemulihan pasca banjir. Selain itu, kerja bakti tersebut menjadi wujud nyata kebersamaan dan solidaritas antara aparat dan warga.
“Diharapkan dengan kegiatan ini kondisi lingkungan segera pulih dan masyarakat dapat kembali beraktivitas normal,” pungkasnya.(*/ak)












