Lantik Pengurus Baru PSTI Jatim, Surianto Minta Fokus Pembinaan Atlet dan Dorong Pembentukan Liga

- Penulis

Senin, 16 Februari 2026 - 11:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sentralmerahputih.id | Surabaya – Ketua PB Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Surianto resmi melantik Pengurus Provinsi PSTI Jawa Timur, Minggu (15/2/2025) di Hotel Platinum, Surabaya.

Pelantikan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat pembinaan atlet sepak takraw secara berjenjang serta mendorong terbentuknya liga kompetitif yang berkesinambungan di Jawa Timur.

Ketua PB PSTI, Surianto, menegaskan bahwa Jawa Timur memiliki potensi besar dalam pengembangan atlet sepak takraw.

Ia berharap kepengurusan baru dapat fokus pada pembinaan atlet sejak usia dini hingga dewasa.

“Saya berharap Ketua Umum PSTI Jawa Timur bisa menggalakkan pembinaan atlet mulai dari usia dini, remaja, hingga dewasa. Jawa Timur memiliki potensi besar di cabang sepak takraw, dan ini menjadi harapan kami agar atlet-atlet daerah mampu mengharumkan nama Indonesia di tingkat regional maupun internasional,” ujar Surianto.

Dorongan Kompetisi dan Liga Resmi
Ketua Umum KONI Jawa Timur, Muhammad Nabil, menyambut baik semangat PB PSTI dalam mengembangkan sepak takraw dari sekadar kompetisi biasa menuju sistem liga yang terstruktur.

Menurutnya, liga dan kompetisi resmi sangat penting untuk meningkatkan jam terbang atlet sekaligus membangun kepercayaan diri melalui pertandingan yang berkesinambungan.

“Penguatan jam terbang melalui event resmi, baik nasional maupun internasional, sangat penting. Atlet yang sering bertanding akan lebih matang secara mental dan psikologis,” jelas Nabil.

Ia juga menilai Jawa Timur memiliki kemampuan untuk menyelenggarakan berbagai kejuaraan, mulai dari Kejurprov hingga Jawa Timur Open, sebagai bagian dari seleksi awal menuju Pekan Olahraga Nasional (PON).

Sepak Takraw sebagai Cabang Olahraga Terukur

Muhammad Nabil menambahkan bahwa sepak takraw merupakan cabang olahraga terukur yang minim rekayasa, sehingga sangat ideal untuk pembinaan prestasi jangka panjang.

Baca Juga:  Surabaya Jadi Tuan Rumah Cap Kapal Checkmate Fide Rated International Chess Tournament 2025

“Sepak takraw ini olahraga terukur dan relatif kecil intervensi non-teknis. Daerah lain seperti Sulawesi bisa berprestasi, tentu Jawa Timur juga mampu,” tegasnya.

Ia berharap ke depan prestasi sepak takraw Jawa Timur dapat kembali meningkat setelah sebelumnya mengalami penurunan raihan medali di ajang PON.

Dalam kesempatan yang sama, juga diluncurkan buku panduan pembinaan sepak takraw Jawa Timur. Buku tersebut diharapkan menjadi acuan bagi 29 pengurus cabang (Pengcab) PSTI di kabupaten/kota.

“Buku ini menjadi panduan penting agar pembinaan atlet berjalan sesuai koridor dan berbasis sport science,” ungkap Nabil.

Target Jawa Timur Jadi Barometer Nasional
Ketua Pengprov PSTI Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan akan membawa perubahan besar dalam tata kelola dan pembinaan sepak takraw di Jawa Timur.

“Kami ingin menghadirkan napas baru, mulai dari pelatih, wasit, hingga pembinaan atlet berjenjang. Target kami jelas, Jawa Timur menjadi barometer sepak takraw nasional,” kata Aries.

Ia menekankan pentingnya kompetisi berjenjang, termasuk liga dan turnamen lokal, sebagai fondasi pembinaan atlet menuju prestasi dunia.

Selain itu, Aries menjelaskan bahwa buku panduan yang diluncurkan menjadi implementasi nyata sport science dalam pembinaan atlet, mencakup aspek fisik, postur tubuh, nutrisi, kesehatan, hingga pola latihan yang terukur.

“Boleh berinovasi, tetapi pakem pembinaan harus jelas. Prestasi lahir dari bibit yang benar dan pembinaan berbasis sport science,” pungkasnya.(*)

Berita Terkait

Dipastikan Tampil di PON 2028, PSI Jatim Langsung Fokus Pembinaan Atlet
Polres Jombang Raih Juara Umum Kejurda INKANAS Jatim 2026 Piala Kapolda
Beri Rasa Aman dan Nyaman Ketika Latihan dan Bertanding, KONI Jatim Lindungi Atlet Dengan BPJS Ketenagakerjaan
IMI Surabaya Gelar Latber dan Seleksi Atlet, Upaya Beri Ruang untuk Pembalap Liar
Dongkrak Prestasi di PON Bela Diri 2026, KONI Jatim Terapkan Strategi Baru Melalui Visual Coaching
Polres Kediri Kota Pengamanan di Pertandingan BRI Super League antara Persik Kediri Vs PSBS Biak
Ramadhan Break and Blessings Tournament HC 3–4 Jadi Bukti Olahraga Biliar Tetap Berprestasi di Bulan Suci
IMI Surabaya Gelar Open Call Latber, Siapkan Database dan Sekolah Balap Atlet Muda
Berita ini 12 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 17:11 WIB

Pengamanan Khidmat Jumat Agung, Polres Magetan Kerahkan Ratusan Personel Jaga Ibadah Umat Nasrani

Sabtu, 4 April 2026 - 10:16 WIB

Kapolres Mojokerto Kota Cek Sejumlah Gereja Pastikan Rangkaian Ibadah Paskah Aman

Sabtu, 4 April 2026 - 10:13 WIB

Gerak Cepat Polsek Kenjeran Amankan Pelaku Jambret di Platuk dari Amukan Massa

Jumat, 3 April 2026 - 17:54 WIB

Polres Ngawi Sterilisasi Gereja, Pastikan Ibadah Paskah Aman dan Kondusif

Jumat, 3 April 2026 - 10:47 WIB

Polres Ngawi Perkuat Silaturahmi dengan Masyarakat Untuk Harkamtibmas Melalui SULING

Jumat, 3 April 2026 - 10:45 WIB

Kapolres Bondowoso Cek Sejumlah Gereja Jelang Perayaan Paskah

Jumat, 3 April 2026 - 08:25 WIB

Polresta Malang Kota Siagakan 500 Personel Layanan Pengamankan Ibadah Jumat Agung

Kamis, 2 April 2026 - 17:21 WIB

Polda Jatim dan Pramuka Perkuat Sinergi Cetak Generasi Muda Produktif Dukung Ketahanan Pangan

Berita Terbaru