Antisipasi Longsor, Kapolsek Maospati Pimpin Rakor Aktivitas Galian Tradisional di Sejumlah Desa

- Penulis

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sentralmerahputih.id | Magetan – Guna mengantisipasi potensi bencana tanah longsor akibat aktivitas galian tanah tradisional, Polsek Maospati bersama Forkopimca Kecamatan Maospati menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) pada Senin, 26 Januari 2026 bertempat di Ruang Pertemuan Kantor Kecamatan Maospati.

Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Maospati AKP Vista Dwi Pujiningsih, SIK, MM dan Sekcam Maospati Bapak Hadi Wasono Rohmad, S.Sos, dihadiri oleh para Kanit Polsek Maospati, para Kepala Desa dari Desa Gulun, Sugihwaras, Sempol, Suratmajan, Klagen Gambiran, Pesu, dan Ronowijayan, serta para Bhabinkamtibmas Polsek Maospati.

Kegiatan rapat koordinasi ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut adanya laporan dan temuan aktivitas galian tambang tradisional di beberapa desa wilayah Kecamatan Maospati yang dinilai berpotensi menimbulkan dampak serius, terutama di tengah intensitas curah hujan yang cukup tinggi.

Dalam arahannya, Kapolsek Maospati AKP Vista Dwi Pujiningsih, SIK, MM menekankan pentingnya langkah preventif guna mencegah terjadinya bencana.

“Kami mengimbau apabila masih ditemukan aktivitas galian tanah tradisional, agar segera melaporkannya kepada Bhabinkamtibmas. Polsek Maospati akan melakukan pendekatan persuasif melalui himbauan dan sosialisasi kepada masyarakat untuk menghentikan aktivitas tersebut,” tegasnya.

Baca Juga:  Kapolda Jatim Pimpin Upacara Pemuliaan Nilai Luhur Tribrata Pataka Polda Jatim 'Tan Hana Dharma Mangrwa'

Kapolsek juga mengingatkan bahwa kondisi cuaca saat ini sangat rawan terhadap terjadinya longsor.

“Saat ini musim penghujan dengan intensitas cukup tinggi. Aktivitas galian tanah tanpa perhitungan teknis sangat berisiko menimbulkan longsor yang dapat mengancam keselamatan jiwa masyarakat,” ungkap AKP Vista.

Selain faktor keselamatan, dalam rakor tersebut juga dibahas aspek hukum. Aktivitas galian tradisional yang tidak memiliki legalitas dan perizinan resmi dari dinas terkait dinilai berpotensi menimbulkan permasalahan hukum apabila terjadi bencana maupun korban jiwa.

Melalui rapat koordinasi ini, seluruh pihak sepakat untuk terus menjalin komunikasi dan koordinasi secara berkelanjutan antara Polsek Maospati, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta masyarakat, demi menjaga kondusifitas wilayah Kecamatan Maospati dan mencegah terjadinya bencana yang tidak diinginkan.

Rakor diakhiri dengan komitmen bersama untuk mengedepankan langkah pencegahan, sosialisasi, dan pendekatan humanis kepada masyarakat guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Berita Terkait

Locusdelictinews Genap 2 Tahun: Abdul Munif Tegaskan Media Ini Tak Bisa Diintervensi Siapa Pun
Gebyar UMKM Kali Mati Bersinar Berjalan Sukses
Diklat Pratama Resmi Ditutup, Pemuda Pancasila Jatim Siapkan Kader Tangguh dan Berintegritas
KH Tamam Apresiasi Program Polisi Bersama Masyarakat
Jaga Kondisi Psikologis Warga Binaan, Rutan Kelas I Surabaya Sediakan Wartelsuspas
Perampokan Berdarah Toko Emas Murni Jember, Ibu dan Anak Dibacok, Dua Terduga Pelaku Diburu Polisi
Touring Religi Hari Santri Nasional 2026, PCNU Kota Kediri Napak Tilas Jejak Ulama dan Sejarah Islam
Bang Yahya Desak Banyuwangi Bentuk Crisis Center Anti-Bullying, Korban Jangan Dibungkam!
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 19:44 WIB

Polri dan KPAI Perkuat Kerja Sama Lindungi Anak dari TPPO dan Kekerasan

Sabtu, 7 November 2026 - 19:43 WIB

Gandeng Tokoh Agama, Polres Kediri Perkuat Pesan Damai Melalui Pengukuhan Dai Kamtibmas

Sabtu, 7 November 2026 - 19:42 WIB

Polres Blitar Lindungi Pelajar dari Bahaya Judol dan Kejahatan Siber melalui Program Polidik

Sabtu, 7 November 2026 - 16:56 WIB

Polsek Kartoharjo Bersama TNI dan Warga Pulihkan Rumah Korban Angin Kencang, 20 Warga Terima Bansos

Sabtu, 7 November 2026 - 14:19 WIB

Subuh Keliling : Kapolresta Tuban Sosialisasikan Bahaya Narkoba dan Layanan Gratis Call Center 110

Sabtu, 7 November 2026 - 13:40 WIB

Kapolres Bojonegoro Tinjau Korban Puting Beliung dan Salurkan Bantuan

Sabtu, 7 November 2026 - 13:21 WIB

Subuh Keliling di Surabaya, Kapolda Jatim Ajak Masyarakat Perangi Narkoba

Sabtu, 7 November 2026 - 13:18 WIB

Polresta Malang Kota Petakan Wilayah Rawan Bencana, 357 Personel Gabungan Disiagakan

Berita Terbaru