GSI Sampaikan Cegah Tangkal Narkoba di Peresmian Majelis Palenggahan Askoro Agung

- Penulis

Minggu, 13 Juli 2025 - 10:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sentralmerahputih.id | PASURUAN – Melalui pendekatan berbasis komunitas dan lintas sektor dalam upaya pelaksanaan Sosialisasi Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), Yayasan Gerakan Masyarakat Anti Narkoba (GAMAN) SEMERU INDONESIA (GSI) bersama Bakesbangpol Provinsi Jawa Timur dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pasuruan hadir dalam peresmian Majelis Palenggahan Askoro Agung dan Haul Al Maghfurlah KH. Abd Adhim di Dusun Ngemplak Desa Toyaning, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (12/7), malam.

Ditemui awak media usai menyampaikan sambutan nya, Dadang Buana, SH., Ketua Gaman Semeru Indonesia menegaskan bahwa penyuluhan dalam kapasitas cegah tangkal narkoba menjadi tugas dan tanggungjawab GSI.

Menurutnya, narkoba dapat menyebabkan ketergantungan dan berdampak pada fungsi organ vital di dalam tubuh, penyalahgunaan narkotika juga dapat mengganggu kesehatan mental penggunanya.

Pentingnya edukasi dalam setiap kegiatan penyuluhan tanpa pandang bulu baik di desa maupun di kota, sekaligus Wakil Ketua DPD KAI Jatim ini menyatakan akan terus eksis menelisik wilayah akar rumput baik pedesaan maupun perkotaan di Jawa Timur.

“Bentuk pendidikan masyarakat di ruang lingkup komunitas apapun bahkan tempat pendidikan pesantren, secuil pencerahan pendidikan anti narkoba akan menyelamatkan anak bangsa,” ujarnya.

“Penyalahgunaan narkotika bisa berpengaruh pada memburuknya kualitas hidup penggunanya. Ini menunjukkan bahwa dampak narkoba tidak hanya terbatas pada kesehatan fisik dan mental, melainkan juga mencakup berbagai aspek lain dalam kehidupan sehari-hari,” tandasnya.

Narkoba Adalah Kriminalitas

Ditambahkan, Arif Andi Hisbudin, S.Kom
Kasubag Umum BNNK Pasuruan, kegiatan ini bertujuan agar masyarakat dapat lebih waspada dan proaktif dalam melindungi diri dan lingkungannya dari ancaman bahaya narkoba.

Cak Andi sapaan nya pada kesempatan ini memberikan pemaparan tentang inti dampak jenis narkoba.

Selain halusinasi, narkoba juga diketahui dapat meningkatkan risiko gangguan depresi dan lain-lain. Narkoba juga dapat menyebabkan perubahan perilaku pada penggunanya, seperti muncul kecenderungan untuk menyakiti diri sendiri.

“Apapun bentuknya jika narkotika dikonsumsi ini adalah kriminalitas, maka resikonya jelas akan berurusan dengan hukum,” ujarnya.

Apa yang harus dipahami, Andi menuturkan langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan di lingkungan masyarakat mengajak warga untuk berani melaporkan jika mengetahui ada aktivitas mencurigakan terkait narkoba di wilayah mereka.

“Sepakat jika penyuluhan dalam forum yang baik ini adalah upaya penyampaian yang menitikberatkan pada kepekaan mencegah, beda jika kita (BNN) mendatangi tempat-tempat hiburan malam, maka bisa dipastikan BNN Kabupaten Pasuruan sedang melakukan razia,” ucapnya.

Maka dari itu Andi menegaskan, mari bersama-sama dapat membentengi diri terhadap potensi beragam bentuk penyalahgunaan bahaya narkoba.

Baca Juga:  Tepat Hari Bhayangkara ke 80, Polres Ngawi Bagikan 500 Paket Sembako di Bringin

Forum Majelis Peresmian Palenggahan Askoro Agung merupakan forum penyampaian pesan anti-narkoba kepada masyarakat.

“Pencegahan peredaran narkoba bukan hanya tanggung jawab aparat penegak hukum dan pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Mari tingkatkan kepekaan, kepedulian dan bertindak tegas serta komitmen secara langsung akan bahayanya narkoba secara berkesinambungan,” ajaknya.

Berharap Berkah Bagi Semua Kalangan

Di tempat yang sama, Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Jawa Timur, Nurul Ansori, S.Pd, M.Kes. mengatakan bahwa narkoba menjadi musuh bersama. Salah satu solusinya tetap merangkul generasi muda.

Disampaikan Ansori, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Jawa Timur memiliki program diantaranya Wawasan kebangsaan, Kenduri kebangsaan, Ekonomi Sosial budaya, Ormas dan Penanganan Narkoba.

“Berharap kegiatan seperti ini menjadi berkah bagi semua kalangan,” sebutnya.

Makna Majelis Palenggahan Askoro Agung

Diawali dari pertemanan, ngopi bareng dalam ruang lingkup masyarakat desa, tokoh masyarakat, ulama, wakil rakyat dan dukungan pemerintah daerah, Majelis Palenggahan Askoro Agung sebelumya telah mengurai pencegahan narkoba salah satunya dengan model terapi miras melalui program wiridan.

Program tersebut dinilai cukup ampuh mengatasi penyakit masyarakat pada khususnya pengguna.

Bukan hal yang berbeda, jika sosialisasi anti narkoba dalam pola simbiosis mutualisme, rangkaian dari pemakai, pengguna, pengedar dan bandar lebih baik dicegah.

Demikian dikatakan Gus Ahmad Taufik Arafat selaku pimpinan Majelis Palenggahan Askoro Agung yang terinspirasi dari bahasa sanksekerta, pilihan kata Askoro Agung artinya Cahaya Agung, dimulai dari mimpi hingga membuat simbol bulan bintang dengan arti penerang dan petunjuk.

“Sengaja kami merangkul seluruh stakeholder dalam prosesi launching malam ini, meskipun boleh diartikan apa yang kami resmikan belum dalam bentuk visual,” ujar Gus Arafat.

Gus Arafat Pemilik Pondok Pesantren Nurul Huda Bendungan Kecamatan Kraton Pasuruan ini menjelaskan, di era Covid 19, perekonomian masyarakat menjadi pemicu lahirnya Majelis Palenggahan Askoro Agung. Perlunya vitamin ruh dan jasad, biar tenang perlu gerakan batin sebagai penyeimbang agar sendi kehidupan menjadi teratur dan terarah.

Gus Arafat mengaitkan bahwa dalam keuangan dan rejeki, usaha terbaik adalah bekerja dan doa.

Barangsiapa membaca surat Al-Waqiah, terutama secara rutin setiap malam, akan dijauhkan dari kemiskinan dan kefakiran.

Selain itu, membaca surat ini juga akan dijaga kelancaran rezeki, kemudahan dalam kehidupan, dan ketenangan jiwa.

“Kami berharap dua tahun kedepan Majelis Palenggahan Askoro Agung menjadi Pondok Pesantren,” pungkasnya. (*/bs)

Berita Terkait

Bang Yahya: Tunggu Kejelasan, Hormati Proses Hukum Terkait Dugaan Kasus ADR
Satu Dekade HNN, Ustadz Hasan Basri Fuk Tekankan Integritas Kawal Informasi Bangsa
Garda Semeru Nusantara Sosialisasi P4GN di Desa Tanggul
Kelurahan Ngrowo Lolos Seleksi Tahap II BIA 2026, Optimistis Tembus 10 Besar
GSN Hadiri Semarak HUT RI ke-81 Desa Jumputrejo, Edukasi Warga Bahaya Narkoba
Syaiful Baiturrahman Ditunjuk Sebagai Ketua Umum PWRK Nusantara
Kades Sidokerto: Pengelola TPST Harus Dipilih Melalui Musyawarah Desa
Lomba Pop Singer HUT ke-48 GM FKPPI Resmi Dibuka, Diikuti 75 Peserta
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:31 WIB

Wakapolri Siapkan Siswa SIP, Sepolwan, SPN, dan Taruna Akpol Dukung Perlinsos

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Wakapolri Dorong Sepolwan Naik Level: Cara Belajar Berubah, Polwan Disiapkan Hadapi Tantangan Modern

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:29 WIB

Tilang Manual Berlaku Lagi di Surabaya, Kapolrestabes Tegaskan Nol Toleransi Pungli

Rabu, 30 September 2026 - 20:58 WIB

Dilepas Ratusan Warga, AKBP Erik Tinggalkan Magetan dengan Kenangan dan Kehangatan

Rabu, 30 September 2026 - 20:57 WIB

Polri dan Prof Ary Ginanjar Kuatkan Sistem Karier Berbasis TalentDNA dan Teknologi

Rabu, 30 September 2026 - 20:54 WIB

Polres Bondowoso Distribusikan Air Bersih Bantu Warga Taman Krocok Hadapi Kemarau Panjang

Rabu, 30 September 2026 - 14:27 WIB

SMA KTB Bersiap Menerima Angkatan Ketiga, Wakapolri Kawal Pembenahan

Rabu, 30 September 2026 - 14:25 WIB

Perkuat Ketahanan Ideologi, Densus 88 Dorong Transformasi Eks JI melalui Jalan Menuju Wasathiyah

Berita Terbaru