SPPG Polri Mulai Terapkan Sistem Prasmanan, Perdana di Pejaten

- Penulis

Rabu, 22 April 2026 - 16:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sentralmerahputih.id | JAKARTA SELATAN – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Pejaten menghadirkan pendekatan berbeda dalam penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada pelajar dengan menyajikan menu secara prasmanan di SMA Kemala Bhayangkari 1, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Langkah ini dilakukan sebagai terobosan inovasi pelayanan yang lebih dinamis, tidak hanya berfokus pada distribusi makanan, tetapi juga pada pembentukan karakter dan pengalaman belajar bagi siswa.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung pada Rabu, 22 April 2026, pukul 08.00–17.00 WIB, dengan penyajian MBG prasmanan pada pukul 09.30 WIB. Kegiatan ini diberikan kepada 336 siswa dan masih dalam tahap simulasi penerapan.

Menu MBG yang disajikan meliputi nasi putih, lele crispy, tahu bumbu kuning, tumis buncis wortel, dan pisang, yang disusun oleh ahli gizi untuk memastikan keseimbangan nutrisi bagi para pelajar.

Dari total 9 sekolah penerima manfaat, sistem prasmanan saat ini mulai diterapkan pada 1 sekolah, yaitu SMA Kemala Bhayangkari. Sementara itu, total penerima manfaat MBG dari SPPG Polri Pejaten mencapai 2.606 porsi, yang didistribusikan ke berbagai jenjang pendidikan.

Kepala SPPG Polri Pejaten, Muhammad Iqbal Salim, S.Gz, menyampaikan bahwa pola prasmanan menjadi bagian dari pendekatan pembelajaran yang lebih luas.

“Melalui sistem ini, siswa tidak hanya menerima makanan, tetapi juga belajar tentang kedisiplinan, tanggung jawab, serta membangun kebersamaan melalui budaya antre dan pengambilan porsi sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Kasatgas MBG Polri Irjen. Pol. Nurworo Danang, S.I.K. menegaskan bahwa pendekatan ini merupakan bagian dari inovasi pelayanan yang berdampak langsung bagi penerima manfaat.

“Penyajian MBG secara prasmanan ini kami lakukan sebagai terobosan inovasi penyaluran makanan yang lebih dinamis kepada para pelajar. Tidak hanya memberikan asupan gizi, tetapi juga menghadirkan pengalaman berbeda yang membangun kebersamaan, tanggung jawab, kesabaran, dan disiplin. Kami juga mendorong partisipasi aktif serta meningkatkan antusiasme siswa dalam mengonsumsi makanan sehat,” jelasnya.

Baca Juga:  Brimob Polda Jatim Salurkan 37.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau

Ia menambahkan, edukasi menjadi bagian penting dalam program MBG.

“Pemberian menu MBG kepada pelajar bukan hanya soal pemenuhan gizi, tetapi juga bagian dari proses edukasi untuk menanamkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Salah satu siswa SMA Kemala Bhayangkari 1 Pasar Minggu menyambut baik penyajian MBG secara prasmanan.

“Aku suka karena makan begini makanannya jadi lebih fresh,” ujarnya.

Meski demikian, ia juga menyampaikan pengalaman antre yang menjadi bagian dari sistem tersebut.

“Suka, tapi jadinya lama. Kalau di ompreng kan dianter terus langsung bisa makan, kalau ini pake antre dulu,” tambahnya.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini tetap mengedepankan standar keamanan pangan melalui uji organoleptik oleh ahli gizi serta pengujian food safety oleh tim Dokpol. Sistem antrean tertib diterapkan untuk memastikan distribusi berjalan lancar sekaligus melatih kedisiplinan siswa.

Selain itu, SPPG Polri juga melibatkan UMKM dan bahan pangan lokal dalam penyediaan bahan makanan sebagai bentuk dukungan terhadap ekonomi masyarakat.

Program MBG Polri sendiri terus berkembang. Saat ini terdapat 661 unit operasional, 170 tahap persiapan operasional, dan 502 tahap pembangunan, sehingga total mencapai 1.333 unit, dengan rencana penambahan 170 unit di wilayah terpencil menjadi total 1.503 unit.

Ke depan, hasil evaluasi dari penerapan ini akan menjadi dasar pengembangan pola pelayanan MBG yang lebih adaptif dan berdampak luas, baik dari sisi pemenuhan gizi maupun pembentukan karakter generasi muda.

SPPG Polri menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan yang tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga memberikan nilai tambah melalui pendekatan edukatif dan humanis.(Tyaz)

Berita Terkait

Respons Cepat Diapresiasi, Dua Polisi Bojonegoro Diganjar Penghargaan
Polri Sukses Gelar Dua Kejuaraan Indoor Skydiving Internasional di Wind Tunnel Brimob
Polres Pasuruan Bangun Sumur Bor untuk Masyarakat di Randugong, Atasi Dampak Kemarau
450 Polisi Wanita dari 43 Negara Berkumpul di Bali, Indonesia Jadi Tuan Rumah IAWP 2026
Parade 450 Polwan dari 43 Negara Meriahkan IAWP 2026 di Bali
Cegah Karhutla, Polres Kediri Siagakan Ratusan Personel Gabungan di Lereng Kelud
IAWP 2026, Kapolri: Perempuan Bukan Sekadar Bagian dari Perubahan
AKBP Hety Raih Penghargaan “Leadership” Di Ajang IAWP 2026
Tag :
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:53 WIB

Respons Cepat Diapresiasi, Dua Polisi Bojonegoro Diganjar Penghargaan

Senin, 21 September 2026 - 15:07 WIB

Polri Sukses Gelar Dua Kejuaraan Indoor Skydiving Internasional di Wind Tunnel Brimob

Senin, 21 September 2026 - 15:04 WIB

Polres Pasuruan Bangun Sumur Bor untuk Masyarakat di Randugong, Atasi Dampak Kemarau

Senin, 21 September 2026 - 09:06 WIB

450 Polisi Wanita dari 43 Negara Berkumpul di Bali, Indonesia Jadi Tuan Rumah IAWP 2026

Senin, 21 September 2026 - 09:02 WIB

Cegah Karhutla, Polres Kediri Siagakan Ratusan Personel Gabungan di Lereng Kelud

Minggu, 20 September 2026 - 20:38 WIB

IAWP 2026, Kapolri: Perempuan Bukan Sekadar Bagian dari Perubahan

Minggu, 20 September 2026 - 20:36 WIB

AKBP Hety Raih Penghargaan “Leadership” Di Ajang IAWP 2026

Minggu, 20 September 2026 - 20:33 WIB

Gerak Cepat Polres Nganjuk dan Tim Gabungan Jinakkan Api, Karhutla di Gunung Wilis Padam

Berita Terbaru