Setiap Langkah Kecil Berhak Menggapai Puncak yang Tinggi

- Penulis

Sabtu, 15 November 2025 - 07:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh Dr. Nursalim Tinggi, M.Pd.

Ketua APEBSKID Provinsi Kepulauan Riau
Doktor Pendidikan Bahasa Indonesia pertama di Bumi Segantang Lada, Kota Batam
Putra Balangpasui, Kampung Karampuang, Desa Tolo, Kecamatan Kelara

Hidup dimulai dari langkah-langkah kecil. Langkah yang sering tampak sepele, bahkan tidak berarti bagi orang lain. Namun langkah-langkah itu menyimpan kekuatan yang luar biasa. Setiap langkah adalah benih dari harapan yang sedang tumbuh, setiap tujuan adalah hasil dari kesabaran yang dibentuk perlahan. Saya memulai langkah kecil itu dari Balangpasui, kampung yang tenang di Karampuang, Desa Tolo, Kecamatan Kelara. Kampung yang jalanannya masih tanah, sawahnya bersuara saat pagi datang, dan rumah-rumahnya dibangun dengan kerja keras serta doa yang tulus.

Di tanah itu saya belajar satu hal besar: pendidikan adalah cahaya yang tidak pernah ingkar janji pada kerja keras. Siapa sangka, dari kampung yang jauh dari riuh kota ini, lahirlah seorang doktor Pendidikan Bahasa Indonesia pertama di Bumi Segantang Lada, Kota Batam. Gelar itu bukan hanya milik saya; ia adalah bukti bahwa kampung kecil bisa melahirkan langkah besar. Bahwa anak desa pun berhak menggapai puncak ilmu pengetahuan.

Bahasa menjadi jalan yang saya pilih. Jalan yang sunyi, tapi pada akhirnya menuntun saya menemukan jati diri bangsa. Bahasa bukan sekadar alat untuk berbicara. Ia adalah jendela yang memperlihatkan kebudayaan, cermin yang menampilkan siapa kita, dan obor yang menuntun peradaban. Ilmu bahasa bukan hanya mengubah cara kita bicara, tetapi juga mengubah cara kita memahami dunia, mengasah rasa, menajamkan pikiran, dan menumbuhkan kepekaan. Saya menjaga ilmu ini seperti menjaga api kecil lentera, agar cahaya yang sederhana ini bisa menerangi langkah banyak orang.

Baca Juga:  Awal Tahun 2026, Polres Ngawi Patroli Wisata Ciptakan Liburan Aman dan Nyaman

Balangpasui memberikan saya warisan terbesar: kesederhanaan yang melahirkan kekuatan batin. Kampung ini memelihara kehidupan yang jujur. Petani menggantungkan harapan pada tanahnya, pedagang emas menimbang nilai dengan teliti, guru menyalakan mimpi, pedagang kecil tak pernah menyerah, dan para dosen, penulis, serta pemikir mengharumkan nama kampung di dunia ilmu pengetahuan. Di tanah ini juga mengalir darah keturunan Karaeng Sapayya, dengan leluhur-leluhur yang mengajarkan adab, kehormatan, dan harga diri. Dari mereka, generasi sekarang mewarisi keteguhan dan kebijaksanaan.

Perjalanan hidup saya membuktikan bahwa setiap langkah kecil bisa membawa kita ke puncak. Tidak ada puncak yang terlalu tinggi bagi mereka yang memelihara mimpi. Tidak ada jalan yang terlalu jauh bagi mereka yang mengikatkan nasib pada pendidikan dan ketekunan. Mimpi tidak akan mengkhianati usaha, anak desa pun bisa bersaing di ruang nasional, dan ilmu pengetahuan adalah tangga yang tidak membeda-bedakan siapa yang memanjatnya.

Saya berdiri di sini sebagai saksi dari perjalanan itu. Langkah kecil dari kampung yang sederhana bisa menuntun seseorang meraih puncak ilmu tertinggi. Dan pada akhirnya, kita semua akan memahami bahwa setiap langkah kecil berhak menggapai puncak yang tinggi. Puncak itu selalu menunggu dengan sabar bagi mereka yang tekun melangkah, bagi mereka yang mau belajar, bagi mereka yang tidak pernah berhenti bermimpi.

Setiap manusia memiliki jalannya sendiri. Tidak peduli seberapa sederhana langkah yang dimulai, yang penting adalah keberanian untuk melangkah. Karena dari langkah kecil, lahir keberanian. Dari keberanian, lahir mimpi. Dan dari mimpi, lahirlah puncak yang tinggi.

Berita Terkait

Jumat Pagi dan Pilkada DPRD
Dampak merokok terhadap kesehatan dan keluarga: bahaya nyata yang sering diabaikan
Keteladanan Pemimpin dalam Menjaga Ideologi Pancasila
Jusuf Kalla (JK) Telah Menyalakan Obor Keadilan dari Makassar
Whoosh dan Komitmen Anti Korupsi Itu: Omon-omon? Oleh : Agus Wahid
Catatan Mubes Pemuda Pancasila XI : Aktifkan Kembali Partai Patriot
Picu Banjir, Perubahan Lahan Tambak Jadi Pergudangan di Kawasan Tambak Osowilangon, DLH Harus Bertanggung Jawab
Kejahatan Rekening Bansos Fiktif: Siapa yang Mampu Mengorganisir?
Berita ini 6 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 17:51 WIB

Forkopimda Magetan Perkuat Sinergi, Gelar Rakor Jaga Kondusifitas Kamtibmas Terkait Perguruan Silat

Rabu, 4 Februari 2026 - 13:58 WIB

Polres Pamekasan Beri Bantuan Obat dan Layanan Kesehatan Untuk Warga Terdampak Longsor di Pasean

Rabu, 4 Februari 2026 - 13:55 WIB

Polres Lumajang Sosialisasi Operasi Keselamatan Semeru 2026 Ajak Masyarakat Berbudaya Tertib

Rabu, 4 Februari 2026 - 12:45 WIB

Polres Ngawi Gelar Upacara Kenaikan Pangkat Pengabdian

Selasa, 3 Februari 2026 - 22:12 WIB

Pamit Kenal Camat Gondang Berlangsung Khidmat dan Penuh Kebersamaan

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:22 WIB

Humanis dan Edukatif, Polisi Magetan Bagi Bunga hingga Es Krim Saat Sosialisasi Ops Keselamatan Semeru 2026

Selasa, 3 Februari 2026 - 13:40 WIB

Humanis, Polres Probolinggo Beri Layanan Aksi Damai PC PMII

Selasa, 3 Februari 2026 - 13:39 WIB

Polres Bondowoso Periksa Kesehatan Sopir Angkutan Umum di Hari Pertama Ops Keselamatan Semeru

Berita Terbaru