Polda Jatim Petakan Jalur Mudik, Pasar Tumpah dan Titik Lelah Jadi Perhatian

- Penulis

Jumat, 13 Maret 2026 - 07:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sentralmerahputih.id | SURABAYA – Polda Jawa Timur menggelar apel kesiapan Operasi Ketupat 2026 sebagai langkah awal pengamanan arus mudik dan balik Lebaran di Lapangan Apel Mapolda Jatim, Kamis (12/3/26).

Operasi tersebut akan berlangsung selama 13 hari, terhitung mulai 13 hingga 25 Maret mendatang.

Direktur Lalu Lintas Polda Jatim, Kombes Pol Iwan Saktiadi, mengatakan bahwa pelaksanaan gelar Operasi Ketupat dilakukan secara serentak seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagai bentuk kesiapan menghadapi mobilitas masyarakat selama Idulfitri.

Ia menjelaskan, Operasi Ketupat tidak hanya berfokus pada pengamanan lalu lintas, tetapi juga memberikan pelayanan kepada masyarakat yang menjalankan ibadah selama Ramadan hingga perayaan Idulfitri.

Menurutnya, perjalanan mudik bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan juga perjalanan spiritual bagi masyarakat yang ingin bertemu keluarga di kampung halaman sekaligus melaksanakan ibadah salat Idulfitri.

“Operasi ini tidak semata-mata perjalanan fisik, namun juga perjalanan spiritual. Kepolisian hadir untuk melayani masyarakat yang akan mudik ke kampung halaman dan menjalankan ibadah,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan selama arus mudik dan balik, Polda Jatim telah melakukan pemetaan sejumlah titik rawan sejak sebulan lalu.

Pemetaan tersebut dilakukan bersama sejumlah instansi terkait seperti Jasa Marga, Dinas Pekerjaan Umum kabupaten dan Provinsi, Dinas Perhubungan, serta instansi lainnya.

Hasil survei tersebut mengidentifikasi sejumlah potensi kerawanan, mulai dari titik rawan kemacetan, rawan kecelakaan lalu lintas, hingga titik kelelahan pengemudi.

“Pemetaan dilakukan baik di jalur arteri maupun jalan tol di wilayah Jawa Timur,” ujar Kombes Iwan.

Pada jalur arteri, beberapa kawasan yang menjadi perhatian antara lain jalur Pantura (Lintas Utara), jalur tengah, jalur selatan, wilayah Tapal Kuda, serta jalur di kawasan timur Jawa Timur.

Baca Juga:  Pj. Bupati Lumajang Apresiasi Polisi yang Berhasil Berhasil Ungkap Lahan Ganja Terbesar di Pulau Jawa

Salah satu titik yang menjadi perhatian khusus adalah jalur arteri di Kabupaten Tuban yang berbatasan langsung dengan Rembang, Jawa Tengah.

Jalur tersebut diketahui menjadi salah satu lintasan utama kendaraan logistik yang tidak melalui jalan tol.

“Arteri Tuban menjadi tumpuan kendaraan logistik, terutama kendaraan berat yang tidak melalui tol. Di sana juga terdapat beberapa titik yang kami prediksi rawan kecelakaan,” ungkapnya.

Dirlantas Polda Jatim menyebutkan, di wilayah Tuban terdapat sekitar 25 titik yang dipetakan sebagai potensi kerawanan lalu lintas, mulai dari perbatasan Rembang hingga jalur menuju Lamongan dan Bojonegoro.

Selain itu, potensi kemacetan akibat hambatan samping seperti pasar tumpah juga menjadi perhatian.

Di wilayah Madura, tercatat terdapat sekitar delapan lokasi pasar tumpah yang berpotensi mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

“Lokasi-lokasi tersebut sudah kami sampaikan kepada masing-masing Kasat Lantas agar dilakukan langkah antisipasi jauh hari sebelum pelaksanaan mudik maupun arus balik,” katanya.

Di sisi lain, Polda Jatim juga memetakan sejumlah titik lelah bagi pengendara, khususnya di sepanjang ruas jalan tol.

Hal ini dilakukan mengingat panjangnya jaringan tol di Jawa Timur yang menghubungkan wilayah timur, selatan, hingga utara.

Untuk mendukung kenyamanan pemudik, tersedia sekitar 27 rest area di sepanjang ruas tol di Jawa Timur, baik di jalur kiri maupun kanan.

Rest area tersebut terdiri dari beberapa tipe, yakni tipe A, B, dan C yang dibedakan berdasarkan fasilitas yang tersedia.

“Rest area tersebut sudah kami cek sejak sebulan lalu dan kondisinya siap digunakan untuk memfasilitasi para pemudik yang membutuhkan tempat beristirahat,” pungkasnya.(*)

Berita Terkait

Momen Istimewa Hari Juang Polri, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
Personel Polri Buka Akses Jalan Terdampak Longsor Menuju Dusun Nitung di Palue
Cerdas Bermedia di Era AI, Polres Ngawi Edukasi 150 Siswa SMKN 2 Ngawi
Tingkatkan Semangat Hari Juang Polri, Polres Ngawi Gelar Upacara
Gelora Semangat Kepahlawanan: Polres Magetan Khidmat Peringati Hari Juang Polri 2026, Teladani Perjuangan Polisi Istimewa
Polres Jombang Gelar Istighosah dan Doa Bersama Perkokoh Sinergitas serta Jaga Kondusivitas Kamtibmas Menjelang Muktamar NU ke-35
Kapolri Resmikan Gedung KSPSI AGN Jatim
Polri Berikan Konseling dan Trauma Healing bagi Korban Gempa di Manggarai Barat
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:42 WIB

Momen Istimewa Hari Juang Polri, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:41 WIB

Personel Polri Buka Akses Jalan Terdampak Longsor Menuju Dusun Nitung di Palue

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:40 WIB

Cerdas Bermedia di Era AI, Polres Ngawi Edukasi 150 Siswa SMKN 2 Ngawi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:39 WIB

Tingkatkan Semangat Hari Juang Polri, Polres Ngawi Gelar Upacara

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:59 WIB

Polres Jombang Gelar Istighosah dan Doa Bersama Perkokoh Sinergitas serta Jaga Kondusivitas Kamtibmas Menjelang Muktamar NU ke-35

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:56 WIB

Kapolri Resmikan Gedung KSPSI AGN Jatim

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:55 WIB

Polri Berikan Konseling dan Trauma Healing bagi Korban Gempa di Manggarai Barat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:21 WIB

Kapolri Pimpin Upacara Hari Juang Polri 2026 di Surabaya, Kobarkan Semangat Perjuangan Polri untuk Mewujudkan Kemajuan Bangsa

Berita Terbaru

BERITA POLRI

Tingkatkan Semangat Hari Juang Polri, Polres Ngawi Gelar Upacara

Sabtu, 22 Agu 2026 - 09:39 WIB