Penataran Wasit, Juri dan Pelatih Muaythai Indonesia Dibuka, Empat Tenaga IFMA Hadir di Jakarta

- Penulis

Minggu, 2 Agustus 2026 - 16:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sentralmerahputih.id | JAKARTA – Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PBMI) resmi membuka rangkaian Penataran dan Sertifikasi Wasit, Juri, serta Pelatih Muaythai pada Minggu, 2 Agustus 2026, di Asrama Haji Embarkasi Kota Bekasi, Jawa Barat.

Kegiatan yang berlangsung hingga 4 Agustus 2026 ini menghadirkan langsung tenaga dari International Federation of Muaythai Associations (IFMA) sebagai instruktur dan narasumber untuk memberikan pembekalan serta pemahaman mengenai standar Muaythai internasional kepada sumber daya manusia Muaythai Indonesia.

Empat tenaga IFMA tersebut telah tiba di Jakarta sejak beberapa waktu lalu. Mereka adalah Aritit Tobwongsri, Thanong Poompanich, Chao Wathayotha, dan Porjai Laithongkam.

Kehadiran keempat tenaga IFMA tersebut menjadi bagian penting dalam proses peningkatan kualitas wasit, juri, dan pelatih Muaythai Indonesia. Mereka memberikan pengalaman dan pengetahuan langsung terkait perkembangan teknik, regulasi, penilaian pertandingan, serta standar yang berlaku dalam Muaythai internasional.

Wakil Ketua Umum PB Muaythai Indonesia Bidang Prestasi, Rahyang Mandalajati Evi Silviadi Sangga Buana, mengatakan dibukanya penataran dengan menghadirkan tenaga IFMA merupakan langkah penting untuk memastikan peningkatan kualitas SDM Muaythai berjalan secara berkelanjutan.

“Penataran ini bukan sekadar kegiatan untuk mendapatkan sertifikasi. Yang paling penting adalah bagaimana para peserta mendapatkan pemahaman yang sama mengenai standar pertandingan, teknik, aturan, serta perkembangan Muaythai internasional. Karena itu, kehadiran langsung tenaga IFMA sangat penting,” ujar Evi, Sabtu (1/8/2026).

Menurut Evi, peningkatan kualitas SDM harus berjalan beriringan dengan pembinaan atlet. Pelatih, wasit dan juri merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari ekosistem prestasi.

“Kalau kita ingin meningkatkan prestasi atlet, maka seluruh ekosistemnya juga harus kita tingkatkan. Pelatih harus terus berkembang, sementara wasit dan juri harus memiliki pemahaman aturan yang sama dan mengikuti perkembangan standar internasional,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum PB Muaythai Indonesia, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mengatakan keterlibatan IFMA menunjukkan keseriusan PBMI dalam membangun Muaythai Indonesia yang memiliki standar semakin baik.

Baca Juga:  Jelang Nataru Ditlantas Polda Jatim Gelar Ramcheck di PO Bus

“Ini bagian dari proses kita membangun Muaythai Indonesia. Kita ingin SDM kita memiliki kemampuan dan pemahaman yang terus diperbarui sesuai perkembangan internasional. Kehadiran tenaga IFMA memberikan kesempatan bagi para peserta untuk mendapatkan pengalaman langsung dari sumber yang memiliki kompetensi di tingkat internasional,” kata LaNyalla.

LaNyalla menegaskan, peningkatan kualitas SDM merupakan fondasi penting untuk membangun prestasi Muaythai Indonesia dalam jangka panjang.

“Prestasi atlet tidak berdiri sendiri. Di belakangnya ada pelatih, ada wasit, ada juri, ada sistem pembinaan dan kompetisi. Semuanya harus kita bangun bersama,” ujarnya.

Sekretaris Jenderal PB Muaythai Indonesia, Azwan Karim, mengatakan penataran tersebut sekaligus menjadi momentum memperkuat keseragaman pemahaman mengenai regulasi dan standar pertandingan Muaythai.

“Peserta mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi dan belajar langsung dari tenaga IFMA. Ini penting agar standar yang kita terapkan di Indonesia semakin selaras dengan perkembangan Muaythai internasional,” ujar Azwan.

Setelah rangkaian penataran dan sertifikasi yang berlangsung 2–4 Agustus 2026, PBMI akan melanjutkan agenda dengan pelaksanaan Indonesia Muaythai Championship (IMC) 2026 pada 5–10 Agustus 2026 di GOR Abdu Rosyad, Kota Bekasi, Jawa Barat.

IMC 2026 diperkirakan diikuti sekitar 500 atlet dari berbagai daerah di Indonesia. Kejuaraan tersebut diharapkan menjadi bagian dari penguatan sistem kompetisi sekaligus tolok ukur perkembangan pembinaan Muaythai nasional.

Dengan hadirnya empat tenaga IFMA sejak sehari sebelum pembukaan, PBMI berharap proses transfer pengetahuan dan pengalaman internasional dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas wasit, juri dan pelatih, sekaligus memperkuat fondasi prestasi Muaythai Indonesia di tingkat internasional.(*)

Berita Terkait

Resmi! Bali Tuan Rumah Semifinal dan Final Piala Presiden 2026, Hadiah Juara Naik Jadi Rp8 Miliar
Renovasi Kolam Renang Kertajaya Belum juga Selesai, Ketua POSSI Jatim: Saya Pasrah!
Gelar Sertifikasi IFMA, LaNyalla: PBMI Bangun SDM Muaythai Berstandar Dunia
Dalam Forum Internasional, Prof. Yusril dan Wakapolri Serukan Penguatan Kerangka Hukum Global untuk Lindungi Perempuan dan Anak dari TPPO
LaNyalla Dorong Skema 4P Wujudkan TKDN Maritim Nasional
Usut Tuntas Kematian Sutrimo! Anggota Panja Komisi III DPR RI Dukung Polda Metro Jaya Segera Buka Tabir Kasus
Ketua Umum Seruni Kabinet Merah Putih Selvi Gibran Buka Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026, Dorong UMKM Naik Kelas
Pakar Hukum Tata Negara Nilai Penetapan Tersangka oleh Polri Tak Memerlukan Persetujuan Presiden
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 11:17 WIB

Polres Probolinggo Kota Ungkap Kasus Pembunuhan Manusia Silver, Dua Tersangka Diamankan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Kapolri Cup 2026 Jadi Wadah Perkuat Kolaborasi Lintas Kementerian dan Lembaga

Minggu, 2 Agustus 2026 - 11:14 WIB

Kapolri Resmi Tutup Kejuaraan Bulu Tangkis Kapolri Cup 2026, Tegaskan Komitmen Polri Dukung Prestasi Atlet Nasional

Minggu, 2 Agustus 2026 - 07:24 WIB

Satlantas Polres Ngawi Tindak 16 Kendaraan dalam Patroli Hunting System

Minggu, 2 Agustus 2026 - 07:23 WIB

Polisi Ngawi Gerak Cepat Cek Hotspot Satelit, Pastikan Kebakaran Lahan di Pitu Sudah Padam

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:24 WIB

Polisi Tapal Batas dan Pedalaman Hoegeng Awards 2026 Diraih Iptu Motalip Litiloly, Bukti Pengabdian Humanis di Nduga

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:22 WIB

Brigadir Renita Rismayanti Raih Hoegeng Awards 2026 Kategori Polisi Inovatif Berkat Inovasi Digitalisasi Data Kriminal Misi PBB

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:53 WIB

Jaga Kamtibmas, Polres Magetan Kawal Rombongan IKS PI Menuju Prosesi Pengesahan Di Padepokan Pusat Di Buduran Madiun

Berita Terbaru