Pemindahan Bandara Sultan Syarif Kasim II dari Pekanbaru ke Siak disambut baik Bupati Siak Alfedri

- Penulis

Selasa, 28 Mei 2024 - 13:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy



BrilyantNews.com SIAK (CAKAPLAH) – Rencana relokasi atau pemindahan Bandara Sultan Syarif Kasim II dari Pekanbaru ke Siak disambut baik Bupati Siak Alfedri. Dia mendukung dan siap jika daerahnya dijadikan lokasi bandara baru.
“Sebenarnya, 2007 sudah dilakukan kajian terkait pemindahan dan penetapan lokasi bandara baru oleh Direktorat Jendral Perhubungan Udara. Ditetapkan lokasi bandar udara baru di Kabupaten Siak yang dekat dengan ibu kota provinsi. Kami dan masyarakat Siak tentu menyambut baik dan mendukung wacana ini,” kata Alfedri, Senin (27/5/2024).
Dia menjelaskan, rencana pemindahan bandara SSK II itu berdasarkan hasil penelitian PT Angkasa Pura II pada 2014, mengingat jumlah penumpang di bandara tersebut akan mencapai 9,5 juta jiwa per tahun pada 2025. Meskipun bangunan bandara telah ditambah, Bandara SSK II hanya mampu menampung 8 juta orang.
Hal yang sama juga disampaikan Wakil Bupati Siak Husni Merza. Ia menyambut baik dan sangat setuju wacana yang akhir-akhir ini dikemukakan oleh Sekdako Pekanbaru, Indra Pomi.
“Saya sudah sempat bual-bual tentang ini dengan Sekdako Pekanbaru. Jika ini menjadi kenyataan maka Kabupaten Siak akan memiliki 2 pelabuhan internasional, pelabuhan Tanjung Buton dan Bandara baru ini. Tentu kita terbayang dengan pesatnya kemajuan daerah Siak,” katanya.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Siak, L Budhi Yuwono menyampaikan jika dilihat dari jarak Pekanbaru sebagai ibu kota Provinsi Riau cukup dekat ke Siak. Termasuk ditinjau dari pola pemanfaatan ruang udara dan keselamatan penerbangan cukup pas.
“Lokasi yang luas itu ada di wilayah Kabupaten Siak dan berada jauh dari pemukiman penduduk,” kata Budhi.
Selain itu, dilihat dari sejarah lanjut Budhi, memang banyak keterkaitan antara bandara SSK II dengan Siak. Karena memang SSK II merupakan pahlawan nasional yang berasal dari Siak Sri Indrapura.
“Jika kita kaitkan dengan sejarah nama SSK II diambil dari nama Sultan Siak yang ke-12 Sultan Syarif Kasim merupakan pahlawan nasional yang berasal dari Kabupaten Siak,” ujarnya.
(Edian Gultom) 

Berita Terkait

Kebakaran Muncul di Petak 73 Sarangan, Polisi-Perhutani Langsung Turun Padamkan Api
Menuju Hutan Indonesia Aman: 583 Polisi Kehutanan Dididik di Pusdik Binmas Polri
Korsabhara Baharkam Polri Pukau Pengunjung Indo Security 2026 Expo, Tampilkan Alsus Modern dan Layanan Humanis
Polres Sumenep Resmikan Bedah Rumah Warga Tak Layak Huni, Wujud Kepedulian Polri di Hari Bhayangkara Ke-80
Kortastipidkor Polri Geledah Kantor WIKA, Usut Dugaan Korupsi Proyek Modernisasi Pabrik Gula Asembagus Rp645 Miliar
Satgas Damai Cartenz Laksanakan Patroli dan Layanan Kesehatan di Pengungsian Gigobak Sinak, Wujud Nyata Kepedulian kepada Warga
Satnarkoba Polres Ngawi Ungkap Peredaran Obat Keras Ilegal, Satu Pelaku Diamankan
Pimred Locusdelictinews Ucapkan Salamat Idul Fitri 1447 H, Saatnya Kembali ke Fitrah dan Rayakan Kemenangan

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:53 WIB

Respons Cepat Diapresiasi, Dua Polisi Bojonegoro Diganjar Penghargaan

Senin, 21 September 2026 - 15:07 WIB

Polri Sukses Gelar Dua Kejuaraan Indoor Skydiving Internasional di Wind Tunnel Brimob

Senin, 21 September 2026 - 15:04 WIB

Polres Pasuruan Bangun Sumur Bor untuk Masyarakat di Randugong, Atasi Dampak Kemarau

Senin, 21 September 2026 - 09:06 WIB

450 Polisi Wanita dari 43 Negara Berkumpul di Bali, Indonesia Jadi Tuan Rumah IAWP 2026

Senin, 21 September 2026 - 09:02 WIB

Cegah Karhutla, Polres Kediri Siagakan Ratusan Personel Gabungan di Lereng Kelud

Minggu, 20 September 2026 - 20:38 WIB

IAWP 2026, Kapolri: Perempuan Bukan Sekadar Bagian dari Perubahan

Minggu, 20 September 2026 - 20:36 WIB

AKBP Hety Raih Penghargaan “Leadership” Di Ajang IAWP 2026

Minggu, 20 September 2026 - 20:33 WIB

Gerak Cepat Polres Nganjuk dan Tim Gabungan Jinakkan Api, Karhutla di Gunung Wilis Padam

Berita Terbaru