sentralmerahputih.id | MAGETAN – Polres Magetan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Melalui jajaran Polsek Plaosan, Polres Magetan melaksanakan pemantauan dan pendampingan kegiatan penanaman bawang putih di wilayah Kecamatan Plaosan, Minggu (2/8/2026), sebagai bagian dari Program Percepatan Swasembada Bawang Putih Nasional Tahun Anggaran 2026.
Program strategis yang menjadi perhatian pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian Republik Indonesia tersebut diprioritaskan di wilayah dengan ketinggian lebih dari 1.000 meter di atas permukaan laut (mdpl) karena memiliki kondisi geografis dan iklim yang sesuai untuk budidaya bawang putih.
Kabupaten Magetan menjadi salah satu dari delapan kabupaten/kota di Jawa Timur yang mendapatkan program percepatan swasembada bawang putih nasional Tahun Anggaran 2026. Pelaksanaan program dipusatkan di Kecamatan Plaosan dengan melibatkan lima kelompok tani (Gapoktan) dan total lahan seluas 20 hektare.
Dalam mendukung keberhasilan program tersebut, Kementerian Pertanian melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan Kabupaten Magetan** memberikan bantuan sarana produksi pertanian kepada kelompok tani berupa benih, pupuk, mulsa, hingga pestisida. Bantuan yang dialokasikan meliputi lahan seluas 20 hektare, 200 roll mulsa, 16.000 kilogram benih bawang putih, 8.000 kilogram pupuk KCl, 7.000 kilogram pupuk SP-36, 7.000 kilogram pupuk ZA, serta berbagai jenis pestisida seperti Corona, Demolish, Leili 2000, dan Penalty.
Selain bantuan sarana produksi, hasil panen petani nantinya akan diserap oleh penangkar benih yang berada di Kabupaten Karanganyar sehingga memberikan kepastian pasar sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
Hingga minggu terakhir Juli 2026, realisasi penanaman bawang putih telah mencapai 8,85 hektare, sedangkan 11,15 hektare lainnya masih dalam tahap persiapan tanam.
Kapolsek Plaosan AKP Agus Witarno mengatakan bahwa Polri siap mendukung seluruh program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk di sektor pertanian.
“Polri akan terus mendukung program-program pemerintah, termasuk Program Swasembada Bawang Putih Nasional. Kehadiran kami di tengah petani merupakan bentuk pendampingan sekaligus memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aman, lancar, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Kami berharap program ini mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujar AKP Agus Witarno.
Ia juga mengajak seluruh kelompok tani untuk memanfaatkan bantuan pemerintah secara maksimal agar target swasembada bawang putih dapat tercapai.
“Kami mengapresiasi semangat para kelompok tani di Kecamatan Plaosan yang telah mendukung program pemerintah ini. Mari kita manfaatkan bantuan sarana produksi yang telah diberikan dengan sebaik-baiknya, menjaga kualitas budidaya, serta terus bersinergi dengan pemerintah dan instansi terkait agar Kabupaten Magetan dapat menjadi salah satu sentra bawang putih nasional yang mampu meningkatkan kesejahteraan petani,” tambahnya.
Polres Magetan menegaskan akan terus mendukung berbagai program strategis pemerintah di bidang ketahanan pangan melalui pendampingan kepada petani, penguatan sinergi lintas sektor, serta menjaga situasi keamanan yang kondusif agar seluruh program pembangunan pertanian dapat berjalan optimal.
Dengan dukungan seluruh pihak, diharapkan Program Percepatan Swasembada Bawang Putih Nasional Tahun Anggaran 2026 mampu meningkatkan produksi bawang putih dalam negeri, mengurangi ketergantungan impor, sekaligus memperkuat kemandirian pangan Indonesia.






