sentralmerahputih.id | BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenhaj) Bojonegoro menggelar kegiatan Manasik Haji Terintegrasi tingkat Kabupaten, Rabu (11/2/2026). Kegiatan ini berlangsung di Gofun Entertainment Complex Bojonegoro dan diikuti ribuan calon jamaah haji.
Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, jajaran Forkopimda, serta Kepala Kemenag Bojonegoro, Muh. Abd. Hafith. Turut hadir seluruh Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) se-Kabupaten Bojonegoro yang berjumlah 11 KBIH.
Kepala Kemenhaj Bojonegoro, Muh. Abd. Hafith, menyampaikan bahwa jumlah jamaah haji asal Bojonegoro tahun 2026 mencapai sekitar 1.800 orang. Jamaah tersebut terbagi dalam lima kloter, yakni Kloter 38, 39, 40, 41, dan 42. Seluruh jamaah haji Bojonegoro tahun ini masuk gelombang pertama dengan kedatangan awal (landing) di Madinah.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, memberikan sejumlah himbauan kepada calon jamaah haji, khususnya terkait kesiapan kesehatan sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.
Wabup juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bojonegoro saat ini memiliki program Cek Kesehatan Gratis yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat, termasuk calon jamaah haji. Program tersebut menyediakan 20 jenis layanan kesehatan gratis yang dapat diakses di puskesmas terdekat.
“Silakan dimanfaatkan program cek kesehatan gratis ini untuk memastikan kondisi kesehatan sebelum berangkat haji,” ujar Wabup.
Untuk informasi lebih lanjut terkait layanan kesehatan, masyarakat dapat menghubungi Kontak Layanan Kesehatan Kabupaten Bojonegoro di nomor 0821-6005-0066.
Melalui kegiatan manasik haji terintegrasi ini, diharapkan seluruh jamaah haji Bojonegoro dapat memahami tata cara pelaksanaan ibadah haji dengan baik serta mempersiapkan diri secara fisik dan mental sebelum berangkat ke Tanah Suci.(Bud)












