LaNyalla Dorong Skema 4P Wujudkan TKDN Maritim Nasional

- Penulis

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI, LaNyalla Mattalitti ketika melakukan kunjungan ke PT PAL Indonesia, di Surabaya, Selasa (28/7/2026). Foto : dok sentralmerahputih

Anggota DPD RI, LaNyalla Mattalitti ketika melakukan kunjungan ke PT PAL Indonesia, di Surabaya, Selasa (28/7/2026). Foto : dok sentralmerahputih

sentralmerahputih.id | SURABAYA – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Daerah Pemilihan Jawa Timur AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mengisi reses dengan melakukan kunjungan kerja strategis ke fasilitas PT PAL Indonesia di Surabaya.

Dalam kunjungan tersebut, anggota Komite II DPD RI sebagai mitra BUMN meminta Pemerintah Pusat serius menggarap kemandirian industri pertahanan maritim, sekaligus memastikan ekosistem pembangunan kapal nasional memberikan dampak kemakmuran yang berkeadilan bagi masyarakat luas, khususnya masyarakat lokal.

“PT PAL Indonesia adalah ujung tombak kedaulatan maritim kita. Tetapi, untuk menjadi Poros Maritim Dunia, kita tidak bisa lagi menggunakan paradigma pembangunan yang eksklusif. Kita harus beralih pada prinsip pembangungan inklusif, dengan memastikan keadilan ekonomi, di mana masyarakat ikut menikmati kue pembangunan industri ini,” ujar Dewan Penasehat KADIN Indonesia itu, Selasa (28/7/2026).

Ketua DPD RI ke-5 itu juga mengungkapkan, tindak lanjut dari kunjungan tersebut, dirinya akan menyampaikan masukan kepada Presiden dan jajaran Kementerian, beberapa poin yang menjadi sorotan.

Pertama, perlunya ketegasan dan konsistensi Pemerintah dalam menyerap produk dalam negeri. Agar pengadaan Alutsista oleh institusi negara (TNI AL, Bakamla, dsb) secara mutlak memprioritaskan PT PAL, guna mengamankan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Kedua, secara khusus menawarkan gagasan integrasi rantai pasok industri maritim melalui model Public-Private-People Partnership (4P).

“Kemitraan strategis tidak boleh hanya berhenti pada Public-Private Partnership atau antara negara dan korporasi besar saja. Harus ada elemen ‘People’ di dalamnya. Melalui skema 4P. PT PAL sebagai BUMN, pemerintah, swasta, dan masyarakat, termasuk UMKM komponen kapal lokal di Jawa Timur dan tenaga kerja daerah harus berkolaborasi. Ini adalah jalan keluar untuk menciptakan pembangunan maritim yang berbasis pada kemakmuran dan keadilan sosial, bukan sekadar profitabilitas semata,” tegasnya.

Baca Juga:  Presiden Prabowo dan Kapolri Panen Raya Jagung Nasional di Tuban Perkuat Ketahanan Pangan

Lebih lanjut, kunjungan kerja ini juga menyoroti pentingnya dukungan Penyertaan Modal Negara (PMN) yang berkelanjutan untuk modernisasi fasilitas PT PAL, terutama dalam menggarap proyek strategis seperti kapal selam dan Frigate berteknologi tinggi.

Selain infrastruktur, regulasi yang dinilai masih menghambat daya saing galangan kapal nasional juga diminta untuk segera dilakukan harmonisasi.

Terutama terkait insentif fiskal dan perlindungan hukum bagi industri komponen maritim domestik agar struktur biaya produksi PT PAL dapat bersaing di pasar global.

“Kita juga harus melindungi sumber daya manusia kita. Sinergi R&D antara PT PAL dan perguruan tinggi harus didanai maksimal oleh negara untuk mencegah brain drain ahli-ahli perkapalan terbaik bangsa ke luar negeri,” pungkas LaNyalla.

Dalam kunjungan tersebut, LaNyalla didampingi Staf Ahli Anggota DPD RI Sefdin Syaifudin, Ketua Umum KADIN Jatim Adik Dwi Putranto, Wakil Ketua Umum KADIN Jatim M Rizal dan Ketua Komite Tetap KADIN Jatim, Santoso Tedjo.

Sedangkan Dirut PT PAL Indonesia Kaharuddin Djenod, didampingi Direktur Pemasaran Wiyono Komodjojo, Direktur Keuangan Pramusti Indrascahyo, dan Direktur Teknologi dan Manajemen Risiko PT PAL Indonesia Briljan Gazalba. (*)

Berita Terkait

Istana Nilai Dugaan Penyadapan Presiden Mengarah ke Perbuatan Makar
Urai Konflik Agraria, BRAN Dorong Integrasi Satu Data Nasional
Bappenas dan BRAN Bersinergi: Percepat Pemerataan dan Kesejahteraan Rakyat, 23 Ribu Hektare Tanah Siap Diredistribusi
Buntut Penggerebekan Ponpes Hamalatul Quran, Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo
Giant Sea Wall Pantura Disiapkan, BRAN Kawal Kepastian Tanah dan Perlindungan Nelayan
Kapolda Ungkap Alasan Brimob Gerebek Ponpes Hamalatul Quran di Sukoharjo, Buru DPO Pembakaran Warung Mi Babi
Pemerintah Siapkan Insentif Fiskal Rp 1 Triliun Bagi Daerah Pendukung Program MBG
BRAN dan Komnas HAM Perkuat Sinergi, Dorong Penyelesaian Konflik Agraria Berbasis HAM
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 18:12 WIB

Siaga Bencana Hidrometeorologi, Kapolres Bojonegoro : Keselamatan Masyarakat Jadi Prioritas

Rabu, 4 November 2026 - 16:08 WIB

Usai Pimpin Apel Kesiapsiagaan Bencana, Kapolda Jatim Perkuat Sinergi TNI–Polri dan Terima Brevet Kavaleri Korps Marinir

Rabu, 4 November 2026 - 16:07 WIB

Hasil Tes DNA Pastikan Identitas Korban, Polda Jatim Serahkan Jenazah Ibu dan Anak Kasus Pembunuhan Madiun

Rabu, 4 November 2026 - 15:55 WIB

Tatap Muka dan Arahan Kapolres Jombang Kepada Personel Polsek Ploso dan Polsek Plandaan

Rabu, 4 November 2026 - 12:36 WIB

Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gandeng Sekolah Bentengi Pelajar dari Bahaya Narkoba

Rabu, 4 November 2026 - 12:35 WIB

Polda Jatim Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi, Kapolda: Keselamatan Masyarakat Jadi Prioritas

Rabu, 4 November 2026 - 12:33 WIB

POLINDIK: Polresta Malang Kota Edukasi Siswa Cegah Paham Radikal

Rabu, 4 November 2026 - 12:30 WIB

Siaga Bencana Hidrometeorologi, Kapolres Lumajang Tegaskan Keselamatan Masyarakat Prioritas Utama

Berita Terbaru