Kapolda Jatim Pimpin Apel Gelar Pasukan Pastikan Kesiapan Personel Operasi Ketupat Semeru 2026

- Penulis

Kamis, 12 Maret 2026 - 15:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sentralmerahputih.id | SURABAYA – Kepolisian Daerah Jawa Timur melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 di Lapangan Apel Mapolda Jatim pada Kamis (12/3/2026).

Apel yang digelar sebagai bentuk kesiapan pengamanan Hari Raya Idul fitri dan arus mudik lebaran tersebut akan berlangsung selama 13 hari mulai Jum’at, 13 Maret 2026 hingga Rabu, 25 Maret 2026.

Apel dipimpin langsung Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto didampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Pangdam V/Brawijaya Rudy Saladin diikuti oleh unsur gabungan dari TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, BPBD, serta sejumlah instansi terkait lainnya.

Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto menyampaikan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan bagian dari kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 yang didahului dengan berbagai tahapan perencanaan dan evaluasi dari operasi sebelumnya.

“Dalam proses ini tentunya ada beberapa kegiatan pendahuluan yang dilakukan, mulai dari kesiapan hingga perencanaan dengan melihat evaluasi dari kegiatan sebelumnya, sehingga pelaksanaan Operasi Ketupat kali ini bisa lebih baik dan lebih disempurnakan,” kata Irjen Nanang.

Ia menjelaskan, sebelum pelaksanaan operasi tersebut, Polda Jatim juga telah melaksanakan kegiatan Operasi Pekat Semeru untuk menekan berbagai potensi gangguan keamanan yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat selama Ramadan hingga Lebaran.

Kapolda Jatim menuturkan bahwa rangkaian pengamanan tidak hanya fokus pada arus mudik, tetapi juga mencakup berbagai kegiatan masyarakat selama bulan Ramadan hingga pasca-Lebaran, seperti takbiran, salat Idulfitri, kegiatan halal bihalal, hingga rekreasi keluarga.

“Kita ingin memastikan masyarakat benar-benar merasa aman dan nyaman dalam menjalankan ibadah Ramadan, merayakan Idulfitri, hingga melakukan kegiatan silaturahmi bersama keluarga,” tuturnya.

Baca Juga:  Kapolda Jatim Tegaskan Komitmen Dukung Reformasi Polri

Dalam pengamanan Operasi Ketupat Semeru 2026, Polda Jatim mengerahkan total 16.326 personel gabungan.

Jumlah tersebut terdiri dari 9.609 personel Polri, 1.313 personel TNI, serta 5.404 personel dari instansi terkait seperti Satpol PP, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, dan unsur lainnya.

Selain itu, sebanyak 238 pos pengamanan telah disiapkan untuk mendukung kelancaran operasi, yang terdiri dari 172 pos pengamanan, 45 pos pelayanan, dan 21 pos terpadu guna mengamankan 20.097 titik pengamanan di seluruh wilayah Jawa Timur.

Kapolda Jatim juga menegaskan bahwa sejumlah potensi kerawanan telah dipetakan, mulai dari ancaman terorisme, aksi sweeping oleh oknum ormas, kenaikan harga dan kelangkaan bahan pokok maupun BBM.

Selain itu gangguan kamtibmas seperti balap liar, penyalahgunaan narkoba, penggunaan petasan, kecelakaan transportasi, serta potensi bencana hidrometeorologi juga menjadi atensi dalam Operasi Ketupat Semeru 2026.

“Semua potensi kerawanan tersebut sudah kami petakan dan antisipasi melalui penggelaran pasukan yang kita laksanakan hari ini,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa penggelaran pasukan ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, termasuk di seluruh Polres jajaran di Jawa Timur, sebagai bentuk kesiapan personel dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Kapolda Jatim juga mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan mudik dan tetap menjaga ketertiban selama perayaan Idul fitri.

“Kami berusaha semaksimal mungkin menciptakan situasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat. Kami juga mengingatkan agar keselamatan menjadi tujuan utama dalam setiap aktivitas selama mudik maupun libur Lebaran,” pungkasnya. (Tyaz)

Berita Terkait

Polres Lumajang Berikan Trauma Healing Warga Terdampak Banjir Lahar Semeru
Polres Jember Hentikan Kasus Ibu Curi Beras, Kapolda Jatim Turun Tangan Beri Modal Usaha
Kapolda Jatim Silaturahmi dengan KSPI Tegaskan Komitmen Kawal Hak Buruh
Siaga Bencana Hidrometeorologi, Kapolres Bojonegoro : Keselamatan Masyarakat Jadi Prioritas
Usai Pimpin Apel Kesiapsiagaan Bencana, Kapolda Jatim Perkuat Sinergi TNI–Polri dan Terima Brevet Kavaleri Korps Marinir
Hasil Tes DNA Pastikan Identitas Korban, Polda Jatim Serahkan Jenazah Ibu dan Anak Kasus Pembunuhan Madiun
Tatap Muka dan Arahan Kapolres Jombang Kepada Personel Polsek Ploso dan Polsek Plandaan
Libatkan TNI, BPBD hingga Relawan, Polres Magetan Siapkan Langkah Hadapi Bencana Hidrometeorologi
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 12:32 WIB

Urai Konflik Agraria, BRAN Dorong Integrasi Satu Data Nasional

Selasa, 3 November 2026 - 12:53 WIB

Bappenas dan BRAN Bersinergi: Percepat Pemerataan dan Kesejahteraan Rakyat, 23 Ribu Hektare Tanah Siap Diredistribusi

Selasa, 3 November 2026 - 09:28 WIB

Buntut Penggerebekan Ponpes Hamalatul Quran, Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo

Senin, 2 November 2026 - 19:17 WIB

Giant Sea Wall Pantura Disiapkan, BRAN Kawal Kepastian Tanah dan Perlindungan Nelayan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Kapolda Ungkap Alasan Brimob Gerebek Ponpes Hamalatul Quran di Sukoharjo, Buru DPO Pembakaran Warung Mi Babi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:59 WIB

Pemerintah Siapkan Insentif Fiskal Rp 1 Triliun Bagi Daerah Pendukung Program MBG

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:15 WIB

BRAN dan Komnas HAM Perkuat Sinergi, Dorong Penyelesaian Konflik Agraria Berbasis HAM

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:28 WIB

BRAN Gandeng Akademisi, Matangkan Regulasi Reforma Agraria

Berita Terbaru