Gelar Sertifikasi IFMA, LaNyalla: PBMI Bangun SDM Muaythai Berstandar Dunia

- Penulis

Minggu, 2 Agustus 2026 - 16:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sentralmerahputih.id | BEKASI – Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PBMI) menegaskan komitmennya membangun ekosistem Muaythai Indonesia yang semakin profesional dengan memperkuat kualitas sumber daya manusia, khususnya pelatih, wasit, dan juri yang menjadi fondasi utama pembinaan atlet serta penyelenggaraan pertandingan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembukaan Sertifikasi Wasit, Juri, dan Pelatih Nasional Muaythai Indonesia di Asrama Haji Embarkasi Kota Bekasi, Minggu (2/8/2026). Kegiatan ini diikuti 80 peserta dari seluruh Indonesia.

Ketua Umum PBMI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mengatakan, sertifikasi tersebut bukan sekadar agenda pelatihan, melainkan bagian dari langkah strategis untuk membawa Muaythai Indonesia semakin dekat dengan standar internasional.

“Ini bukan pelatihan biasa. Kita sedang membangun kualitas manusia yang akan menjadi ujung tombak pembinaan atlet sekaligus menjaga integritas pertandingan. Karena atlet yang hebat lahir dari pelatih yang berkualitas, sementara pertandingan yang bermartabat membutuhkan wasit dan juri yang memiliki integritas serta memahami standar global,” ujar LaNyalla.

Menurutnya, kehadiran instruktur dari International Federation of Muaythai Associations (IFMA) menjadi bagian penting dalam proses peningkatan kualitas tersebut. Para peserta yang dinyatakan lulus nantinya akan memperoleh sertifikat berstandar internasional yang diakui secara resmi oleh IFMA.

Rangkaian sertifikasi berlangsung selama tiga hari, mulai 2 hingga 4 Agustus 2026. Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi dari Ajarn Thanong selaku Head of WMC Technical Commission dan IFMA International Technical Official (ITO), termasuk pembahasan mengenai perbedaan IFMA dan WMC. Peserta juga mendapatkan materi dari Sekjend IFMA Stephan Fox, dengan topik “One World, One Muaythai”.

Untuk peserta pelatih, agenda dilanjutkan dengan materi dan praktik latihan bersama Ajarn Chao dan Khru Id selaku Muaythai Masters. Sementara peserta wasit dan juri mendapatkan materi pelatihan serta simulasi pertandingan sebagai bagian dari penguatan pemahaman teknis.

Pada Senin (3/8/2026), kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan wasit dan juri bersama Ajarn Thanong serta sesi praktik latihan bagi pelatih bersama Ajarn Chao dan Khru Id. Selanjutnya pada Selasa (4/8/2026), peserta wasit dan juri mengikuti praktik dan simulasi pertandingan, sedangkan para pelatih kembali mendapatkan sesi praktik latihan.

Baca Juga:  Cegah Paham Radikalisme, Polri Tekankan Pentingnya Upaya Kontra Radikal

LaNyalla menegaskan, PBMI tidak ingin sertifikasi berhenti sebagai kegiatan seremonial. Program peningkatan kapasitas tersebut akan dilakukan secara berkelanjutan agar Indonesia memiliki semakin banyak tenaga pelatih, wasit, dan juri yang memenuhi standar internasional.

“80 peserta hari ini adalah bagian dari proses awal yang akan terus kita perluas. Ke depan harus lebih banyak lagi pelatih, wasit dan juri Indonesia yang memiliki kemampuan dan sertifikasi berstandar internasional. Kita ingin Indonesia bukan hanya kuat sebagai tuan rumah dan peserta pertandingan, tetapi juga mampu melahirkan sumber daya manusia yang diakui di tingkat dunia,” katanya.

Wakil Ketua Umum PBMI Bidang Prestasi, Rahyang Mandalajati Evi Silviadi Sangga Buana, mengatakan penguatan kualitas pelatih, wasit, dan juri menjadi bagian penting dalam pembangunan prestasi Muaythai Indonesia.

“Kalau kita ingin berbicara prestasi di tingkat internasional, maka kualitas SDM-nya juga harus mengikuti standar internasional. Yang paling penting, ilmu yang diperoleh dalam sertifikasi ini dapat diterapkan secara konsisten di daerah masing-masing,” ujar Evi.

Ia menilai momentum sertifikasi yang dirangkai dengan Indonesia Muaythai Championship (IMC) 2026 menjadi kesempatan untuk langsung mengimplementasikan standar yang telah dipelajari.

Setelah rangkaian sertifikasi selesai pada 4 Agustus, PBMI akan melanjutkan agenda penyelenggaraan Indonesia Muaythai Championship (IMC) 2026 pada 5–10 Agustus 2026 di GOR Abdu Rosyad, Kota Bekasi, Jawa Barat. Kejuaraan tersebut diperkirakan diikuti sekitar 500 atlet dari berbagai daerah.

PBMI berharap penguatan kualitas SDM ini pada akhirnya berdampak langsung terhadap pembinaan atlet nasional. Dengan pelatih yang semakin kompeten serta wasit dan juri yang memahami standar internasional, kualitas pertandingan dan pembinaan di Indonesia diharapkan terus meningkat.

“Target kita jelas, Muaythai Indonesia harus semakin profesional dan mampu bersaing di level internasional. Untuk menuju ke sana, kita harus membangun fondasinya dari sekarang, dan salah satu fondasi terpentingnya adalah kualitas manusia,” pungkas LaNyalla.(*)

Berita Terkait

Resmi! Bali Tuan Rumah Semifinal dan Final Piala Presiden 2026, Hadiah Juara Naik Jadi Rp8 Miliar
Renovasi Kolam Renang Kertajaya Belum juga Selesai, Ketua POSSI Jatim: Saya Pasrah!
Penataran Wasit, Juri dan Pelatih Muaythai Indonesia Dibuka, Empat Tenaga IFMA Hadir di Jakarta
Dalam Forum Internasional, Prof. Yusril dan Wakapolri Serukan Penguatan Kerangka Hukum Global untuk Lindungi Perempuan dan Anak dari TPPO
LaNyalla Dorong Skema 4P Wujudkan TKDN Maritim Nasional
Usut Tuntas Kematian Sutrimo! Anggota Panja Komisi III DPR RI Dukung Polda Metro Jaya Segera Buka Tabir Kasus
Ketua Umum Seruni Kabinet Merah Putih Selvi Gibran Buka Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026, Dorong UMKM Naik Kelas
Pakar Hukum Tata Negara Nilai Penetapan Tersangka oleh Polri Tak Memerlukan Persetujuan Presiden
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 11:17 WIB

Polres Probolinggo Kota Ungkap Kasus Pembunuhan Manusia Silver, Dua Tersangka Diamankan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Kapolri Cup 2026 Jadi Wadah Perkuat Kolaborasi Lintas Kementerian dan Lembaga

Minggu, 2 Agustus 2026 - 11:14 WIB

Kapolri Resmi Tutup Kejuaraan Bulu Tangkis Kapolri Cup 2026, Tegaskan Komitmen Polri Dukung Prestasi Atlet Nasional

Minggu, 2 Agustus 2026 - 07:24 WIB

Satlantas Polres Ngawi Tindak 16 Kendaraan dalam Patroli Hunting System

Minggu, 2 Agustus 2026 - 07:23 WIB

Polisi Ngawi Gerak Cepat Cek Hotspot Satelit, Pastikan Kebakaran Lahan di Pitu Sudah Padam

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:24 WIB

Polisi Tapal Batas dan Pedalaman Hoegeng Awards 2026 Diraih Iptu Motalip Litiloly, Bukti Pengabdian Humanis di Nduga

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:22 WIB

Brigadir Renita Rismayanti Raih Hoegeng Awards 2026 Kategori Polisi Inovatif Berkat Inovasi Digitalisasi Data Kriminal Misi PBB

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:53 WIB

Jaga Kamtibmas, Polres Magetan Kawal Rombongan IKS PI Menuju Prosesi Pengesahan Di Padepokan Pusat Di Buduran Madiun

Berita Terbaru