Perampokan Berdarah Toko Emas Murni Jember, Ibu dan Anak Dibacok, Dua Terduga Pelaku Diburu Polisi

- Penulis

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SENTRALMERAHPUTIH.ID | JEMBER – Aksi kekerasan yang diduga berkaitan dengan perampokan terjadi di Toko Emas Murni, Jalan Sultan Agung, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Kamis (22/10/2026) pagi.

Dua orang yang merupakan ibu dan anak menjadi korban penyerangan menggunakan senjata tajam.

Keduanya mengalami luka dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Peristiwa yang diperkirakan terjadi sekitar pukul 08.00 WIB itu membuat suasana kawasan pertokoan mendadak mencekam.

Sejumlah pegawai toko dan warga sekitar berupaya menyelamatkan diri setelah mengetahui adanya penyerangan.

Berdasarkan video yang diterima redaksi, kondisi di depan Toko Emas Murni tampak memprihatinkan.

Sejumlah warga terlihat berkumpul di sekitar lokasi, sementara korban yang mengalami luka serius dibantu untuk dipindahkan ke kendaraan guna mendapatkan pertolongan medis.

Dalam rekaman tersebut, darah terlihat berceceran di lantai dan trotoar depan toko.

Beberapa warga tampak membantu proses evakuasi korban, sedangkan petugas kepolisian terlihat berada di sekitar lokasi setelah kejadian.

Video itu juga memperlihatkan korban dibawa menggunakan kendaraan untuk mendapatkan penanganan medis.

Namun, rekaman tersebut tidak memperlihatkan secara utuh awal penyerangan maupun memastikan apakah pelaku berhasil membawa kabur perhiasan emas dari dalam toko.

Informasi yang dihimpun, kedua korban diketahui bernama Lili Liong, sekitar 70 tahun, dan Ayong, sekitar 48 tahun. Keduanya merupakan ibu dan anak yang berada di lingkungan toko emas tersebut.

Ayong mengalami luka pada bagian tangan saat diduga berusaha menghalau pelaku, sedangkan Lili mengalami luka serius di bagian kepala.

Keduanya kemudian dievakuasi untuk mendapatkan perawatan di RSD dr. Soebandi Jember.

Salah seorang pegawai toko, Siti Kholifah (51), menuturkan bahwa dirinya sedang membersihkan area depan toko ketika seorang pria yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut datang dan memintanya masuk ke dalam.

Situasi mulai terasa mencurigakan ketika ia melihat adanya senjata tajam.

Siti kemudian menyelamatkan diri bersama rekannya setelah diperingatkan bahwa situasi di dalam toko berbahaya.

Pegawai lainnya, Riska Suciati (41), juga mengaku tidak mengetahui secara terperinci bagaimana penyerangan berlangsung.

Ia memilih menyelamatkan diri dan meminta pertolongan warga.

Keterangan para pegawai tersebut mengindikasikan bahwa ancaman terjadi ketika aktivitas pertokoan baru dimulai.

Baca Juga:  Polres Jember Maksimalkan Program Road Safety Edukasi Keselamatan Berlalulintas Bagi Pelajar dan Santri

Meski demikian, kronologi lengkap penyerangan masih harus dipastikan melalui pemeriksaan saksi dan bukti-bukti yang dikumpulkan penyidik.

Sejumlah laporan menyebutkan terdapat dua orang yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut.

Keduanya dilaporkan mengenakan masker hitam dan jaket bertudung untuk menutupi identitas.

Setelah kejadian, kedua terduga pelaku disebut meninggalkan lokasi menggunakan kendaraan roda empat.

Informasi menyebut kendaraan yang digunakan berupa Toyota Yaris berwarna putih, tetapi informasi tersebut masih perlu dipastikan melalui keterangan resmi kepolisian.

Kanit Pidum Satreskrim Polres Jember, Ipda Andry Yunni Prasetiyo, menyatakan bahwa polisi sedang melakukan pengejaran terhadap kedua terduga pelaku.

“Terkait kasus itu, sedang dilakukan pengejaran terhadap terduga pelaku, kami bersama anggota. Masih mengejar pelaku dan terkait perkembangan kasus akan kami kabari lebih lanjut,” ujarnya.

Penyidik masih mendalami motif penyerangan, kronologi kejadian, serta kemungkinan adanya barang yang berhasil dibawa dari toko.

Peristiwa di Toko Emas Murni ini menjadi perhatian karena terjadi pada pagi hari ketika kawasan pertokoan mulai beraktivitas.

Selain mengakibatkan dua orang mengalami luka, kejadian tersebut juga menimbulkan kepanikan di antara pegawai dan warga sekitar.

Sejumlah aspek penting masih menunggu penjelasan lebih lanjut, termasuk apakah emas benar-benar dibawa kabur, berapa nilai kerugian yang dialami pemilik toko, serta bagaimana kedua terduga pelaku melarikan diri setelah melakukan penyerangan.

Polisi juga perlu memastikan rangkaian peristiwa melalui pemeriksaan saksi, rekaman kamera pengawas (CCTV), dan bukti-bukti yang ditemukan di tempat kejadian perkara.

Sementara itu, beredar pula laporan media lain mengenai dugaan kendaraan pelarian yang mengalami kecelakaan dan menabrak anak-anak TK di kawasan berbeda di Jember.

Namun, keterkaitan insiden tersebut dengan dugaan perampokan Toko Emas Murni belum dapat dipastikan berdasarkan keterangan resmi yang tersedia.

Karena itu, informasi tersebut perlu diverifikasi lebih lanjut sebelum dinyatakan sebagai bagian dari rangkaian peristiwa ini.

Hingga berita ini disusun, belum ditemukan keterangan resmi lengkap dari Polres Jember yang memastikan seluruh kronologi, identitas para terduga pelaku, kondisi terkini kedua korban, serta ada atau tidaknya emas yang berhasil dibawa kabur.(red)

Berita Terkait

Touring Religi Hari Santri Nasional 2026, PCNU Kota Kediri Napak Tilas Jejak Ulama dan Sejarah Islam
Bang Yahya Desak Banyuwangi Bentuk Crisis Center Anti-Bullying, Korban Jangan Dibungkam!
Merajut Kebersamaan, Ansor dan PRKB Rabasan Rutinkan Dzikir-Sholawat
Kasat Narkoba Jombang Tanggapi Berita Polsek yang Masih Tangani Kasus Narkoba, Dugaan Rp20 Juta di Polsek Peterongan Masih Misteri
PRKB Sampaikan Ucapan HUT TNI ke-81
Bang Yahya: Tunggu Kejelasan, Hormati Proses Hukum Terkait Dugaan Kasus ADR
Satu Dekade HNN, Ustadz Hasan Basri Fuk Tekankan Integritas Kawal Informasi Bangsa
Garda Semeru Nusantara Sosialisasi P4GN di Desa Tanggul
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Bareskrim Ungkap Penyalahgunaan LPG Bersubsidi di Sidoarjo, Sita 1.820 Tabung dan Tetapkan Dua Tersangka

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Matangkan Program POLIRAN, Polda Jatim Siapkan Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Ketahanan Pangan dan Bank Sampah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Kapolresta Sidoarjo Gelar Silaturahmi Kamtibmas, Perkuat Sinergi dan Semangat Polisi Bersama Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Personel BKO Polda Jatim Gerak Cepat Padamkan Titik Api, Cegah Karhutla TNBTS Meluas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Atasi Kekeringan, Polres Blitar Kota Salurkan 3.000 Liter Air Bersih ke Kelurahan Sentul

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Kapolres Magetan Turun Langsung Pantau Gatur Pagi, Pastikan Pelajar dan Warga Aman di Jalan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Kapolri Suyudi Beri Dukungan kepada Iptu Agus yang Alami ISPA saat Bertugas Padamkan Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Polres Lumajang dan Tim Gabungan Berjibaku Taklukkan Karhutla di TNBTS

Berita Terbaru