SENTRALMERAHPUTIH.ID | BANJARMASIN – Kapal Virgo Transport 8 yang berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dilaporkan hilang kontak di perairan Laut Jawa, Minggu (13/9/2026) dini hari.
Kapal tersebut membawa 243 orang dan sebelumnya dilaporkan menghadapi kondisi cuaca buruk sebelum komunikasi dengan kapal terputus.
Hingga perkembangan terbaru sekitar pukul 12.40 WIB, tim SAR gabungan terus melakukan pencarian dan evakuasi terhadap penumpang yang masih belum ditemukan.
Berangkat dari Surabaya
Virgo Transport 8 diketahui bertolak dari Surabaya pada Sabtu (12/9/2026).
Berdasarkan data yang disampaikan Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin, kapal berangkat sekitar pukul 10.13 GMT atau 17.13 WIB.
Dalam pelayaran menuju Banjarmasin, kapal kemudian menghadapi kondisi cuaca buruk di perairan Laut Jawa.
Sekitar pukul 02.00 WITA, Minggu (13/9/2026), Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak.
Laporan mengenai kejadian tersebut diterima Kantor SAR Banjarmasin sekitar pukul 04.10 WITA dari General Manager PT Virgo, Yoel Rihi.
Posisi terakhir kapal yang diterima petugas berada sekitar 80 mil laut dari Dermaga SAR Basirih, Banjarmasin.
Mendapat laporan tersebut, Kantor SAR Banjarmasin langsung mengerahkan personel dan armada pencarian.
Pada sekitar pukul 04.30 WITA, enam personel rescue diberangkatkan menuju Dermaga SAR Basirih. Tim kemudian bergerak menggunakan KN SAR Laksmana 241 menuju perkiraan lokasi terakhir kapal.
Tim SAR Gabungan Bergerak
Operasi pencarian tidak hanya melibatkan Basarnas. Sejumlah unsur turut dikerahkan dan dikoordinasikan, antara lain KSOP Banjarmasin, Lanal Banjarmasin, Ditpolairud Polda Kalimantan Selatan, Distrik Navigasi Banjarmasin, Pelindo, serta agen kapal Virgo.
Sejumlah kapal juga dilibatkan dalam operasi, termasuk KN SAR Laksmana, KRI Nala, TB Mauhaw IX, TB TCP, MV Haida dan KM Kunyit.
Puluhan Penumpang Berhasil Dievakuasi
Perkembangan operasi kemudian menunjukkan adanya penumpang yang berhasil ditemukan dan dievakuasi oleh kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi.
Dalam pembaruan Basarnas hingga sekitar pukul 12.00 WITA, sebanyak 103 orang telah dievakuasi.
Rinciannya, TB Mauhaw IX mengevakuasi 16 orang, terdiri atas 15 orang selamat dan satu orang meninggal dunia.
Kemudian TB TCP mengevakuasi 38 orang dalam kondisi selamat, sedangkan MV Haida menyelamatkan 49 orang.
Namun, perkembangan berikutnya yang disampaikan sekitar pukul 12.39 WIB menyebut total 115 orang telah dievakuasi, dengan satu orang meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka-luka.
Dengan total 243 orang di dalam kapal, sebanyak 128 orang masih dalam pencarian berdasarkan pembaruan tersebut.
Perbedaan angka tersebut terjadi karena operasi evakuasi masih berlangsung dan jumlah korban yang berhasil diselamatkan terus diperbarui.
Helikopter Dikerahkan dari Surabaya
Untuk memperluas pencarian, Basarnas juga mengerahkan unsur udara.
Satu helikopter Basarnas diberangkatkan dari Surabaya menuju wilayah operasi.
Setelah tiba di Lanud Syamsudin Noor, Banjarbaru, helikopter kemudian melanjutkan pencarian dari udara sekitar pukul 12.30 WITA.
Pengerahan unsur udara dilakukan untuk membantu pencarian kapal maupun penumpang yang masih belum ditemukan, sekaligus memperluas cakupan operasi di perairan Laut Jawa.
Menhub dan Kepala Basarnas Dijadwalkan ke Banjarmasin
Perkembangan terbaru juga menyebutkan bahwa Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bersama Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii dijadwalkan menuju Banjarmasin.
Keduanya akan memberikan arahan langsung serta penguatan terhadap operasi pencarian dan pertolongan yang sedang berlangsung.
Sementara itu, pusat penanganan para korban dan penyintas berada di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin.
Sejumlah keluarga penumpang juga mulai berdatangan untuk mendapatkan informasi mengenai kondisi anggota keluarga mereka.
Pencarian Berpacu dengan Waktu
Hilang kontaknya Virgo Transport 8 menjadi perhatian serius karena kapal membawa ratusan orang dan kejadian berlangsung setelah kapal dilaporkan menghadapi cuaca buruk.
Basarnas hingga kini masih mengoptimalkan seluruh unsur yang tersedia untuk menemukan penumpang yang belum berhasil dievakuasi.
Masyarakat dan keluarga penumpang juga diminta tetap tenang serta menunggu informasi resmi dari petugas karena data korban maupun proses evakuasi masih dapat berubah seiring berlangsungnya operasi SAR.
Hingga pembaruan terbaru sekitar pukul 12.40 WIB, Minggu (13/9/2026), operasi pencarian dan pertolongan terhadap Virgo Transport 8 masih berlangsung.
Tim SAR gabungan terus menyisir wilayah perairan Laut Jawa, sementara proses evakuasi korban dilakukan secara bertahap oleh kapal-kapal yang berada di lokasi.(red)












