sentralmerahputih.id | Ngawi- Satgas Pangan Polres Ngawi melakukan pengecekan langsung ketersediaan stok dan harga bahan pokok penting (bapokting) di Pasar Walikukun, Desa Walikukun, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Pengecekan dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Ngawi AKP Aris Gunadi, S.I.K., M.H., didampingi Kanit II Pidsus IPDA Agus Marsanto, S.H., bersama anggota Satgas Pangan Unit II Pidsus Satreskrim Polres Ngawi.
Dari hasil monitoring di lapangan, stok bahan pokok terpantau aman dan tersedia, serta tidak ditemukan adanya kelangkaan maupun lonjakan harga yang signifikan.
Adapun sejumlah harga bahan pokok di Pasar Walikukun di antaranya beras SPHP Rp11.600 per kilogram, beras premium Rp14.900 per kilogram, gula pasir Rp17.000 per kilogram, Minyakita Rp15.700 per liter, daging sapi Rp130.000 per kilogram, hingga telur ayam Rp26.000 per kilogram.
Sementara itu, harga cabai masih mengalami fluktuasi akibat pengaruh hasil panen petani dan tingginya permintaan pasar.
Cabai rawit merah tercatat Rp70.000 per kilogram, cabai merah keriting Rp45.000 per kilogram, dan cabai merah besar Rp30.000 per kilogram.
Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Reskrim AKP Aris Gunadi menyampaikan bahwa kegiatan pengawasan ini merupakan bentuk komitmen Polres Ngawi dalam menjaga stabilitas pangan di wilayah Kabupaten Ngawi.
“Dari hasil pengecekan, ketersediaan bahan pokok penting masih dalam kondisi aman dan harga relatif stabil. Memang ada beberapa komoditas seperti cabai yang masih fluktuatif, namun secara umum masih terkendali,” ujar AKP Aris Gunadi, pada Kamis (21/5/2026)
Ia menambahkan, Satgas Pangan Polres Ngawi akan terus melakukan monitoring secara berkala untuk mencegah terjadinya penimbunan maupun permainan harga yang dapat merugikan masyarakat.
“Kami akan terus melakukan pengawasan dan pemantauan di lapangan agar distribusi bahan pokok tetap lancar serta tidak ada pihak yang menaikkan harga secara tidak wajar,” tegasnya.












