Hiswana Migas Jatim Pastikan Pasokan LPG Terkendali di Tengah Isu Kenaikan Harga

- Penulis

Kamis, 23 April 2026 - 11:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sentralmerahputih.id | SURABAYA – Menanggapi isu kenaikan harga BBM dan LPG di tengah dinamika global, Sekretaris DPD V Hiswana Migas Jawa Timur, Tri Prakoso, menegaskan bahwa distribusi LPG bersubsidi tetap berjalan dengan pengawasan ketat, meskipun dalam beberapa hari terakhir terjadi penyesuaian pasokan.

Tri menjelaskan bahwa dalam kondisi tertentu distribusi dari agen ke pangkalan tidak selalu terpenuhi 100 persen. Namun, langkah tersebut dilakukan sebagai strategi untuk memastikan pemerataan pasokan di seluruh wilayah.

“Kalau biasanya pangkalan mendapat alokasi penuh, kini disesuaikan menjadi sekitar 75 persen. Yang penting semua wilayah tetap mendapatkan distribusi,” ujarnya.

Menurutnya, kebijakan ini penting untuk mencegah kekosongan di wilayah tertentu. Hiswana Migas juga terus memantau pola konsumsi di lapangan, khususnya pada pangkalan dengan tingkat penarikan tinggi.

“Indikasinya terlihat ketika stok pangkalan habis sebelum pukul 12 siang. Ini menjadi perhatian kami, apakah karena kebutuhan riil masyarakat atau ada potensi lain,” jelasnya.

Untuk mempercepat respons terhadap potensi kelangkaan, sistem pelaporan stok juga diterapkan secara rutin. Setiap pangkalan diwajibkan melaporkan kondisi persediaan setiap hari pada pukul 11.00 melalui sistem terintegrasi.

“Dengan laporan harian tersebut, potensi kekosongan bisa segera diantisipasi,” tambahnya.

Tri menegaskan bahwa seluruh pelaku usaha di sektor hilir migas wajib mematuhi regulasi yang ditetapkan pemerintah, baik oleh Kementerian ESDM maupun Pertamina. Kepatuhan tersebut dinilai menjadi kunci dalam menjaga stabilitas distribusi dan mencegah penyimpangan.

“Kami diaudit oleh berbagai lembaga. Kalau tidak mengikuti aturan, konsekuensinya jelas dan bisa merugikan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Hiswana Migas Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk tegak lurus mendukung seluruh kebijakan pemerintah di sektor energi.

Baca Juga:  Hadiri Musprov Kadin Jatim, LaNyalla Tegaskan Ekonomi Kerakyatan Bukan Sebatas Usaha Mikro dan PKL

“Pada prinsipnya, kami di Hiswana Migas Jawa Timur tegak lurus mendukung kebijakan pemerintah. Apa pun langkah yang diambil pemerintah, kami siap menjalankan dan mengawal di lapangan,” ujar Tri.

Di lapangan, sejumlah pedagang LPG di tingkat toko rumahan di Surabaya memastikan kondisi stok masih relatif aman dan harga tetap stabil.

Cak Mat (45), pedagang LPG di kawasan Bulak Banteng, mengaku pasokan yang diterimanya masih berjalan normal.

“Stok tidak pernah kurang, tetap ada terus. Harga juga masih normal, tidak ada kenaikan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Mbak Kar, pedagang di wilayah Setro, Surabaya. Ia memastikan distribusi LPG masih lancar dan masyarakat tetap bisa membeli seperti biasa.

“Selama ini aman, tidak ada kelangkaan. Harga juga tetap sesuai ketentuan,” katanya.

Di tengah dinamika global yang memengaruhi sektor energi, termasuk potensi kenaikan harga BBM dan LPG, pihaknya mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang belum pasti.

“Kondisi geopolitik dan ekonomi global memang dinamis. Potensi kenaikan itu ada, tetapi kami yakin pemerintah akan mengambil langkah terbaik untuk melindungi masyarakat,” kata Tri.

Ia juga mengingatkan bahwa pemerintah selama ini telah menanggung beban besar untuk menjaga harga energi tetap terjangkau.

“Selisih harga antara subsidi dan harga pasar sangat besar. Artinya pemerintah benar-benar hadir untuk masyarakat,” jelasnya.

Menutup pernyataannya, Tri Prakoso mengimbau masyarakat, khususnya di Jawa Timur, untuk tetap tenang dan bijak dalam menyikapi situasi.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan sabar. Pemerintah pasti memiliki solusi terbaik di tengah kondisi global yang tidak menentu,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Dinilai Punya Visi Nasional Kuat, Hipmi Jatim All Out Dukung Ade Jona Sebagai Ketum Hipmi Periode 2026-2029
Harga Avtur Melonjak Hingga 70 Persen, INACA Desak Pemerintah Naikkan Fuel Surcharge dan TBA Tiket Pesawat
Pastikan Harga Bapokting Stabil, Bapanas RI dan Polres Gresik Lakukan Sidak Pasar
Tingkatkan SDM Sektor Konstruksi, Disperindag Gandeng Gapeknas Surabaya Beri Pelatihan Tukang Bangunan Gedung
Silaturahmi Dengan Gapeknas Surabaya, Bank Surya Artha Utama Siap Bantu Kontraktor Hadapi Penundaan Pembayaran Proyek
Ini Keuntungan Gabung Gapeknas Surabaya, Jaringan Bisnis Luas, Advokasi, Hingga Peningkatan Daya Saing
DPD Gapeknas Surabaya Dukung Percepatan Sertifikasi Tenaga Tukang Warga Surabaya
DPD Gapeknas Jatim Soroti Anjloknya Jumlah Badan Usaha Konstruksi
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:30 WIB

Kapolres Bojonegoro Kulonuwun ke Ketua MUI, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:55 WIB

Polsek Kebomas Gandeng YALPK Group Gelar Baksos Ojol Gresik Sumringah Dapat Sembako dan BBM Gratis

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:54 WIB

Kapolda Jatim Dampingi Wamenhub Serahkan Santunan Korban KM Mutiara Sentosa II

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:05 WIB

Kapolres Bojonegoro Sambangi Padepokan PSHT, Ajak Jaga Kerukunan dan ‘Jogo Bojonegoro

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:01 WIB

Polres Pelabuhan Tanjungperak Dampingi Korban Peristiwa KM Mutiara Sentosa II, Pastikan Penanganan Maksimal

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Tim DVI Polda Jatim Serahkan Dua Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II kepada Keluarga

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:57 WIB

Tim DVI Polda Jatim Berhasil Identifikasi Lima Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:20 WIB

Polri Gerak Cepat Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Padang

Berita Terbaru