Satgas Pangan Polres Bojonegoro Pantau Stabilitas Harga Bahan Pokok Hingga Jelang Idul Fitri

- Penulis

Rabu, 18 Februari 2026 - 10:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sentralmerahputih.id | BOJONEGORO – Menjelang bulan suci Ramadan 2026, jajaran kepolisian bersama instansi terkait kembali melakukan pengecekan dan pemantauan ketersediaan serta stabilitas harga bahan pokok (Bapok) di wilayah Kabupaten Bojonegoro sejak Minggu (15/2/2026).

Kegiatan tersebut menyasar sejumlah titik distribusi dan penjualan guna memastikan stok aman serta harga tetap terkendali di tengah meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Ramadan.

Pengecekan dipimpin oleh Kanit Pidana Khusus (Pidsus) Satreskrim, Ipda A. Zaenan Na’im bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas), Disperindagkop, Perum Bulog Kabupaten Bojonegoro, serta DKPP.

Sinergi lintas instansi ini dilakukan untuk memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar dan tidak terjadi lonjakan harga yang signifikan.

Lokasi yang menjadi sasaran pemantauan meliputi Pasar Kota Bojonegoro, Bravo Swalayan, serta gudang Bulog Kabupaten Bojonegoro.

Tim gabungan melakukan pengecekan langsung terhadap harga jual di tingkat pasar tradisional dan ritel modern, sekaligus memantau ketersediaan stok di gudang penyimpanan.

Baca Juga:  Polresta Sidoarjo Ungkap Perdagangan Ilegal Satwa Lindung Jaringan Internasional

“Secara keseluruhan, ketersediaan bahan pokok di Kabupaten Bojonegoro dalam kondisi mencukupi dan harga relatif stabil tanpa kenaikan signifikan menjelang Ramadan 2026,” ujar Ipda A. Zaenan Na’im, Rabu (18/2/26).

Sementara itu, hasil pengecekan di gudang Bulog Kabupaten Bojonegoro menunjukkan stok beras mencapai 6.200 ton, Minyakita sebanyak 250 karton, serta gula Maniskita sebanyak 10 ton.

“Pemantauan dan pengawasan akan terus dilakukan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri,”tegas Ipda Na’im.

Kanit Pidsus juga mengimbau masyarakat agar tetap berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan.

Masyarakat diminta tidak mudah terpengaruh isu kenaikan harga maupun kelangkaan barang, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan indikasi penimbunan atau lonjakan harga yang tidak wajar. (*)

Berita Terkait

Satu Dekade HNN, Ustadz Hasan Basri Fuk Tekankan Integritas Kawal Informasi Bangsa
Garda Semeru Nusantara Sosialisasi P4GN di Desa Tanggul
Kelurahan Ngrowo Lolos Seleksi Tahap II BIA 2026, Optimistis Tembus 10 Besar
GSN Hadiri Semarak HUT RI ke-81 Desa Jumputrejo, Edukasi Warga Bahaya Narkoba
Syaiful Baiturrahman Ditunjuk Sebagai Ketua Umum PWRK Nusantara
Kades Sidokerto: Pengelola TPST Harus Dipilih Melalui Musyawarah Desa
Lomba Pop Singer HUT ke-48 GM FKPPI Resmi Dibuka, Diikuti 75 Peserta
Pemuda Pancasila Surabaya Prioritaskan Ngopi Bareng untuk Perkuat Kaderisasi
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 07:37 WIB

Polri Perkuat Tata Kelola Melalui Rekomendasi Kprp Dalam Buku Police Governance

Rabu, 23 September 2026 - 07:36 WIB

Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke -71, Polres Jember Perkuat Sinergi dan Transformasi Pelayanan Prima

Selasa, 22 September 2026 - 18:57 WIB

DVI Polri Terus Perkuat Proses Identifikasi Korban KM Virgo Transport 8

Selasa, 22 September 2026 - 18:55 WIB

Wamen PPPA Jadi Pembicara IAWP 2026, Dorong Penguatan Layanan bagi Korban Kekerasan

Selasa, 22 September 2026 - 18:53 WIB

Saat Galodo Menerjang Solok, Polri Hadir Melayani: SAR Dikerahkan, Mapolres Jadi Tempat Pengungsian

Selasa, 22 September 2026 - 13:46 WIB

Polda Jambi Gunakan 1.400 Liter Cairan X-Fire untuk Percepat Penanganan Karhutla di Taman Nasional Berbak

Selasa, 22 September 2026 - 13:45 WIB

Sambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Polresta Malang Kota Gelar Doa Bersama Ojol

Selasa, 22 September 2026 - 13:44 WIB

Polwan Polres Blitar Berikan Pelayanan Humanis, Berbagi Air hingga Bersihkan Sampah Bersama Massa Aksi

Berita Terbaru