Kadindik Jatim Apresiasi Implementasi Program SIKAP di SMKN 1 Tulungagung

- Penulis

Selasa, 27 Januari 2026 - 08:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sentralmerahputih.id | Tulungagung —
Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus memperkuat ketahanan pangan melalui dunia pendidikan.

Salah satunya dengan mengimplementasikan Program Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan (SIKAP) yang kini telah diterapkan di 754 sekolah negeri dan swasta jenjang SMA, SMK, dan SLB di seluruh Jawa Timur. Program inipun telah resmi diluncurkan secara serentak, Minggu (25/1).

Salah satu sekolah yang menjalankan program tersebut adalah SMKN 1 Tulungagung. Implementasi Program SIKAP di sekolah ini ditinjau langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, Minggu (25/1).

Kunjungan Kepala Dindik Jatim didampingi Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Tulungagung serta Kepala SMKN 1 Tulungagung, dan disambut antusias oleh warga sekolah.

Dalam kunjungan tersebut, Aries terlibat langsung dalam sejumlah aktivitas, mulai dari penanaman komoditas produktif, penebaran benih ikan konsumsi, hingga panen hasil kebun dan perikanan sekolah.

Aktivitas ini menunjukkan bahwa Program SIKAP telah terintegrasi dalam pembelajaran berbasis praktik di lingkungan SMK.

Kadindik kelahiran Makassar ini juga mengapresiasi proses pembelajaran yang berlangsung secara kontekstual dan hidup.

Menurutnya, Program SIKAP dirancang agar siswa tidak hanya menerima teori di dalam kelas, tetapi juga mendapatkan pengalaman belajar secara langsung di lapangan.

“Kami berharap anak-anak bisa terkoneksi antara materi kurikulum dengan praktik di lapangan. Proses belajar menjadi lebih linier, anak-anak lebih bersemangat dan proaktif karena mereka tidak hanya duduk di kelas,” ujar Aries.

Baca Juga:  Dukung Penuh SPI Pendidikan 2026, Kadindik Jatim Tegaskan Komitmen Perkuat Integritas Pendidikan

Kadindik Jatim lulusan IPDN itu juga menekankan peran guru sebagai fasilitator dan mentor dalam pembelajaran vokasi. Ia menilai antusiasme murid meningkat karena pembelajaran dilakukan langsung dengan objek nyata di alam.

“Guru menjadi penguat dan pendamping, sementara murid belajar langsung dengan obyeknya. Ini yang membuat pembelajaran lebih bermakna,” imbuhnya.

Selain itu, Aries menyoroti potensi pengembangan kopi lokal di SMKN 1 Tulungagung serta keberadaan Ruang Praktik Lapangan (RPL) yang dibangun pada 2025 sebagai penguat pembelajaran vokasi berbasis produksi.

Menurutnya, Program SIKAP yang diinisiasi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa merupakan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan vokasi.

“Kami berharap SMKN 1 Tulungagung bisa menjadi role model pendidikan vokasi berbasis ketahanan pangan yang unggul, berdaya saing, dan berdampak nyata bagi masa depan peserta didik,” pungkasnya.

SMKN 1 Tulungagung merupakan sekolah vokasi dengan kompetensi keahlian di bidang pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan.

Karena itu, pelaksanaan Program SIKAP dinilai berjalan optimal dan implementatif, baik bagi murid maupun guru.

Beragam komoditas dikembangkan, seperti kopi, alpukat, jambu kristal, melon, mangga, serta berbagai sayuran di antaranya pokcoy, bawang, selada, dan cabai.(*)

Berita Terkait

Untag Surabaya Gandeng KONI Jatim, Siapkan Beasiswa Atlet Berprestasi
Polresta Sumenep Ajak Pelajar Cerdas dan Bertanggung Jawab Hadapi Era Kecerdasan Buatan
Polres Jombang Sosialisasikan Pemanfaatan AI Secara Bijak kepada Pelajar SMA PGRI 1 Jombang
Polres Jombang Edukasi Literasi AI kepada Pelajar SMK 1 Muhammadiyah Jogoroto
KASBI Jatim Bongkar Potensi Korupsi SPMB 2026, Desak Kapolda Kawal Tanpa Kompromi
Kadindik Jatim Saksikan MoU PT Indobismar dengan 137 SLB, Perluas Akses Magang bagi Siswa Berkebutuhan Khusus
Pimpin Sertijab Kepala SMAN 5 Taruna Brawijaya, Kadindik Jatim Tekankan Kolaborasi dan Karakter Disiplin
Polri Resmikan Laboratorium Sosial Sains di Akpol, Dorong Transformasi SDM dari Reaktif ke Proaktif
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 18:38 WIB

Kapolri Minta Pesanggrahan Tjimande Dibuka untuk Semua Peguron

Sabtu, 19 September 2026 - 18:37 WIB

Riding ke Gunung Kelud, Polres Kediri dan Awak Media Suarakan Kesiapsiagaan Bencana

Sabtu, 19 September 2026 - 18:36 WIB

Polres Lamongan Beri Penghargaan Empat Warga yang Gagalkan Curanmor di Puskesmas Deket

Sabtu, 19 September 2026 - 14:58 WIB

Kapolri: Kompolnas Awards Motivasi Polri Berikan Pelayanan Terbaik

Sabtu, 19 September 2026 - 14:57 WIB

Polresta Malang Kota Raih Kompolnas Awards 2026, Terbaik Nasional Kategori Polres Kelompok C

Sabtu, 19 September 2026 - 13:37 WIB

Komjen Pol. (P) Prof. Dr. Chrysnanda Dwilaksana, Dorong Penguatan Ilmu Kepolisian Bidang Lingkungan di Universitas Riau

Sabtu, 19 September 2026 - 13:35 WIB

Polres Blitar dan Tim Gabungan Dirikan Posko Darurat Tangani Karhutla Gunung Butak

Sabtu, 19 September 2026 - 13:34 WIB

Kapolri Dorong Silat dan Debus Banten Jadi Sumber Devisa Daerah

Berita Terbaru

BERITA POLRI

Kapolri Minta Pesanggrahan Tjimande Dibuka untuk Semua Peguron

Sabtu, 19 Sep 2026 - 18:38 WIB

BERITA POLRI

Kapolri: Kompolnas Awards Motivasi Polri Berikan Pelayanan Terbaik

Sabtu, 19 Sep 2026 - 14:58 WIB