Kadindik Jatim Resmikan TEFA Pawon Satu & Cafe Satu SMKN 1 Buduran Sidoarjo

- Penulis

Jumat, 9 Januari 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sentralmerahputih.id | Sidoarjo – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, meresmikan Teaching Factory (TEFA) kolaborasi Resto dan Catering Pawon Satu serta Cafe Satu di SMKN 1 Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Rabu (7/1).

Peresmian ini menjadi wujud nyata komitmen Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dalam memperkuat pendidikan vokasi yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja dan dunia industri.

Peresmian TEFA Pawon Satu dan Cafe Satu menandai langkah strategis dalam menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berbasis teori, tetapi juga menitikberatkan pada praktik langsung sesuai standar industri.

Melalui konsep Teaching Factory, peserta didik dibekali pengalaman riil dalam proses produksi, pelayanan, hingga pengelolaan usaha secara profesional.

TEFA tersebut dirancang sebagai ruang belajar produktif bagi peserta didik, khususnya pada kompetensi keahlian kuliner dan layanan usaha.

Pawon Satu dan Cafe Satu menjadi media pembelajaran yang mengintegrasikan aspek akademik dengan praktik, sekaligus melatih keterampilan teknis dan nonteknis peserta didik.

Dalam tinjauannya, Aries menegaskan bahwa kehadiran Teaching Factory merupakan jembatan penting antara dunia pendidikan dan dunia industri.

Ia menilai SMKN 1 Buduran telah menunjukkan kesiapan sarana, konsep pembelajaran, serta komitmen kuat dalam mengembangkan kompetensi peserta didik.

“Melalui TEFA ini, diharapkan murid-murid memiliki keterampilan yang tidak hanya dikembangkan melalui proses akademik, tetapi juga melalui praktik. Saya melihat di sini fasilitasnya sudah lengkap, akademik yang menunjang dan diiringi dengan proses praktik pada setiap kompetensi. Harapannya, tempat ini menjadi wadah bagi siswa untuk menempah ilmu dan pengalaman sebelum terjun langsung ke dunia industri,” ujar Aries.

Aries menambahkan, pendidikan vokasi harus mampu melahirkan lulusan yang adaptif, kompeten, dan siap kerja.

Oleh karena itu, Teaching Factory menjadi instrumen strategis dalam menciptakan ekosistem pembelajaran yang kontekstual, relevan, dan berorientasi pada kebutuhan pasar kerja.

Pawon Satu dan Cafe Satu tidak hanya berfungsi sebagai sarana praktik pembelajaran, tetapi juga sebagai unit produksi yang melatih jiwa kewirausahaan, kedisiplinan, kerja sama tim, serta tanggung jawab profesional peserta didik sejak dini.

Baca Juga:  Pimpin Sertijab Kepala SMAN 5 Taruna Brawijaya, Kadindik Jatim Tekankan Kolaborasi dan Karakter Disiplin

Usai peresmian TEFA, kegiatan dilanjutkan dengan agenda Coffee Morning bersama jajaran manajemen sekolah dan peserta didik di lingkungan SMKN 1 Buduran.

Suasana santai dan penuh keakraban mewarnai interaksi antara Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dengan warga sekolah.

Dalam kesempatan tersebut, Aries berkesempatan mencicipi langsung sekaligus memborong berbagai produk bakery hasil karya siswa.

Produk yang disajikan merupakan hasil pembelajaran berbasis Teaching Factory yang dirancang menyerupai standar produksi industri, baik dari sisi rasa, tampilan, maupun pengemasan.

“Rasanya tidak kalah dengan hidangan yang disajikan di restoran maupun hotel-hotel di industri. Biasanya saya tidak mengonsumsi gorengan di pagi hari, namun karena melihat langsung proses pengolahannya di dapur, saya jadi tertarik untuk mencicipi gorengan olahan anak-anak ini di pagi hari,” ungkap Aries.

Menurutnya, kualitas produk yang dihasilkan menunjukkan bahwa pembelajaran vokasi yang dilaksanakan telah berjalan dengan baik dan tepat sasaran.

Hal ini menjadi bukti bahwa peserta didik mampu menghasilkan produk bernilai jual melalui proses pembelajaran yang terstruktur dan terstandar.

Aries juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga pendidik dan manajemen sekolah atas komitmen dalam menghadirkan pembelajaran vokasi yang inovatif dan berkelanjutan.

Ia berharap SMKN 1 Buduran dapat terus mengembangkan Teaching Factory sebagai pusat pembelajaran berbasis produksi.

Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur terus mendorong satuan pendidikan vokasi untuk mengoptimalkan Teaching Factory sebagai sarana penguatan kompetensi, pengembangan karakter kerja, serta peningkatan daya saing lulusan.

Melalui peresmian TEFA Pawon Satu dan Cafe Satu ini, diharapkan SMKN 1 Buduran mampu menjadi contoh praktik baik pengembangan pendidikan vokasi di Jawa Timur, yang tidak hanya mencetak lulusan siap kerja, tetapi juga siap berwirausaha dan berdaya saing di masa depan.(*)

Berita Terkait

Untag Surabaya Gandeng KONI Jatim, Siapkan Beasiswa Atlet Berprestasi
Polresta Sumenep Ajak Pelajar Cerdas dan Bertanggung Jawab Hadapi Era Kecerdasan Buatan
Polres Jombang Sosialisasikan Pemanfaatan AI Secara Bijak kepada Pelajar SMA PGRI 1 Jombang
Polres Jombang Edukasi Literasi AI kepada Pelajar SMK 1 Muhammadiyah Jogoroto
KASBI Jatim Bongkar Potensi Korupsi SPMB 2026, Desak Kapolda Kawal Tanpa Kompromi
Kadindik Jatim Saksikan MoU PT Indobismar dengan 137 SLB, Perluas Akses Magang bagi Siswa Berkebutuhan Khusus
Pimpin Sertijab Kepala SMAN 5 Taruna Brawijaya, Kadindik Jatim Tekankan Kolaborasi dan Karakter Disiplin
Polri Resmikan Laboratorium Sosial Sains di Akpol, Dorong Transformasi SDM dari Reaktif ke Proaktif
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 18:10 WIB

Respon Laporan Warga, Polresta Sidoarjo Bongkar Arena Sabung Ayam di Dua Lokasi

Minggu, 20 September 2026 - 18:09 WIB

Indonesia Dua Kali Jadi Tuan Rumah IAWP, Kapolri: Sebuah Kehormatan

Minggu, 20 September 2026 - 18:07 WIB

IAWP Diikuti 43 Negara, Kapolri Dorong Polwan RI Makin Kompetitif di Tingkat Internasional

Minggu, 20 September 2026 - 13:46 WIB

Kapolri Ajak Jawara Banten Jadi Sabuk Kamtibmas

Minggu, 20 September 2026 - 13:44 WIB

DVI Polri Berhasil Identifikasi 9 Korban KM Virgo Transport 8, Seluruhnya Telah Diserahkan Kepada Keluarga

Sabtu, 19 September 2026 - 18:38 WIB

Kapolri Minta Pesanggrahan Tjimande Dibuka untuk Semua Peguron

Sabtu, 19 September 2026 - 18:37 WIB

Riding ke Gunung Kelud, Polres Kediri dan Awak Media Suarakan Kesiapsiagaan Bencana

Sabtu, 19 September 2026 - 18:36 WIB

Polres Lamongan Beri Penghargaan Empat Warga yang Gagalkan Curanmor di Puskesmas Deket

Berita Terbaru

BERITA POLRI

Indonesia Dua Kali Jadi Tuan Rumah IAWP, Kapolri: Sebuah Kehormatan

Minggu, 20 Sep 2026 - 18:09 WIB