Telur Program Gayatri Bojonegoro Tak Terserap MBG, Peternak Ngeluh

- Penulis

Senin, 26 Januari 2026 - 20:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sentralmerahputih.id | BOJONEGORO – Peternak ayam petelur program Gayatri di Kabupaten Bojonegoro menginginkan program unggulan Presiden RI Prabowo Subianto yakni makan bergizi gratis (MBG) bisa menyerap maksimal produksi telur. Apalagi, Kabupaten Bojonegoro Peternak Ayam Petelur Program Gayatri Sudah memasuki Tahap Produksi.

Hal ini dikatakan dan dikeluhkan oleh Ponco selaku pemasok pakan Ayam dan penerima hasil telur Program Gayatri di Kabupaten Bojonegoro.

“Program Gayatri Ayam Petelur di Kabupaten Bojonegoro yang dicanangkan oleh Bupati Setyo Wahono saat ini sudah memasuki tahap produksi telurnya, namun yang saya sayangkan pihak SPPG wilayah Kabupaten Bojonegoro belum bisa menerima hasil telur dari Program Gayatri secara merata dan menyeluruh,” ujar Ponco.

Ditambahkan oleh Ponco, bahwasanya keluhan itu dirasakan oleh penerima Program Gayatri dari beberapa wilayah di Kabupaten Bojonegoro.

Baca Juga:  Brimob Polda Jatim Buka Layanan Kesehatan Gratis di Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

“Kami sering mengambil hasil produksi telur dari Program Gayatri di beberapa wilayah, namun setelah kami kirim ke pihak MBG yang sudah kerja sama dengan kami, mereka tidak mau menerima semua dan dilakukan pemilahan, yang kecil mereka tidak mau menerima, dengan alasan kekecilan, yang akhirnya pihak SPPG mencari pemasok sendiri, sehingga membuat harga telur produk lokalan dari Program Gayatri turun drastis,” tambah Ponco.

Melalui media ini, Ponco berharap agar pihak Pemerintah Kabupaten dalam hal ini Bupati Bojonegoro mendesak pihak SPPG dan pengelola MBG agar bisa mengambil hasil produksi telur Program Gayatri semua tanpa terkecuali, agar dengan adanya MBG ini Program Gayatri bisa berjalan maksimal.(Bud)

Berita Terkait

Polri: Puncak Arus Balik Diprediksi 24 dan 28–29 Maret 2026
Kapolri-Titiek Soeharto Tinjau Tesso Nilo, Pastikan Konservasi Gajah Aman
Viral Buka Bersama Sekda Sidoarjo, Sujani: Jangan Dibesar-besarkan, Kembali Fokus Demi Kemajuan Sidoarjo
Polisi Ngawi Tangani Kebakaran Motor di Monumen Suryo, Korban Ucapkan Terima Kasih
Tinjau Kalikangkung, Kapolri Pastikan Pelayanan hingga Rekayasa Lalin Optimal Hadapi Mudik
Sinergi DPRD dan Wartawan Bojonegoro Diperkuat Melalui Forum Silaturahmi Ramadhan
Dewan Pengawas BPJS Apresiasi Pelayanan RS Bhayangkara Surabaya
Perkuat Kebijakan Berbasis Data, Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo Rilis Dua Buku
Berita ini 22 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Minggu, 22 Maret 2026 - 15:03 WIB

Polri Imbau Masyarakat Waspadai Lonjakan Arus Balik dan Manfaatkan WFA Pasca Idul Fitri 1447 H

Sabtu, 21 Maret 2026 - 16:42 WIB

Polda Jatim Antisipasi 488 Lokasi Wisata di Libur Lebaran

Jumat, 20 Maret 2026 - 19:15 WIB

Korlantas Polri Resmi Akhiri One Way Nasional Arus Mudik Lebaran, Fokus Pengamanan Idulfitri

Jumat, 20 Maret 2026 - 19:13 WIB

Polri Siap Amankan Malam Takbiran Idulfitri 1447 H, 317 Ribu Personel Disiagakan

Jumat, 20 Maret 2026 - 12:42 WIB

Polda Jatim Imbau Masyarakat Tak Lakukan Takbir Keliling di Jalan Raya

Jumat, 20 Maret 2026 - 09:12 WIB

Arus Mudik di Bandara Soekarno-Hatta Lancar, Polri Pastikan Pelayanan Optimal bagi Masyarakat

Jumat, 20 Maret 2026 - 09:08 WIB

Puncak Mudik, Polres Pelabuhan Tanjungperak Lakukan Rekayasa Lalu Lintas di Suramadu

Jumat, 20 Maret 2026 - 09:04 WIB

47 Perwira Tinggi Polri Naik Pangkat, 1 Perwira Raih Bintang Tiga

Berita Terbaru

PERISTIWA

Polri: Puncak Arus Balik Diprediksi 24 dan 28–29 Maret 2026

Minggu, 22 Mar 2026 - 15:00 WIB