Teladani Akhlak Rasulullah, SPN Polda Jatim Gelar Peringatan Maulid Nabi

- Penulis

Minggu, 7 September 2025 - 11:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

​sentralmerahputih.id | MOJOKERTO – Suasana khidmat dan penuh nuansa religius menyelimuti Masjid Al Muttaqin di lingkungan Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jawa Timur, Sabtu (6/9/2025).

Segenap jajaran Pejabat Utama, Personel, Bhayangkari, serta para Siswa Pendidikan Pembentukan (Diktuk) Bintara Polri T.A. 2025 berkumpul untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H.

​Kegiatan yang sarat makna ini diawali dengan lantunan merdu ayat-ayat suci Al-Qur’an.

Suasana semakin syahdu saat grup hadrah banjari yang terdiri dari para siswa Diktuk Bintara Polri T.A. 2025 tampil membawakan sholawat.

Gema pujian kepada Rasulullah SAW yang mereka lantunkan dengan penuh semangat berhasil menghangatkan suasana dan menjadi cerminan sisi religius para calon Bhayangkara negara.

​Hadir dalam acara tersebut, Wakil Kepala SPN Polda Jatim, AKBP Dody Indra Eka Putra, S.I.K., M.H., yang mewakili Kepala SPN Polda Jatim, Kombes Pol Agus Wibowo, S.I.K.

​Dalam sambutannya, AKBP Dody Indra Eka Putra menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan sebuah momentum krusial untuk introspeksi dan meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW.

​”Pagi ini kita berkumpul bukan hanya untuk mengenang hari kelahiran Rasulullah SAW, tetapi untuk menyerap kembali esensi dari ajaran dan akhlak mulia beliau,” ungkap AKBP Dody.

Ia mengatakan kegiatan yang mengambil tema ‘Dengan meneladani akhlak Rasullullah SAW, Wujudkan Polri Presisi guna mendukung Asta Cita’, ini memiliki makna yang sangat mendalam.

​Menurutnya, Empat sifat utama Rasulullah yaitu Siddiq (jujur), Amanah (dapat dipercaya), Tabligh (menyampaikan kebenaran), dan Fathonah (cerdas) adalah pilar karakter yang relevan dan wajib dimiliki oleh setiap insan Bhayangkara.

​”Sifat Siddiq mengajarkan kita untuk selalu berkata dan bertindak benar dalam setiap tugas,” tutur AKBP Dody.

Amanah menurut AKBP Dody adalah ruh dari profesi Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Baca Juga:  Jelang Ramadhan, Polres Kediri Bangun Sumur Bor untuk Mushola di Desa Damarwulan

Sementara sifat Tabligh mengingatkan umat untuk menyampaikan informasi secara transparan dan tidak menutup-nutupi kebenaran.

“Dan Fathonah menuntut kita untuk cerdas dalam bertindak, mampu memetakan situasi, dan mengambil keputusan yang presisi,” tegasnya.

​AKBP Dody menekankan, implementasi akhlak tersebut adalah kunci untuk mewujudkan institusi Polri yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan).

Masih Menurut AKBP Dody, Polisi yang berakhlak mulia akan mampu menjalankan tugasnya dengan lebih profesional dan humanis, yang pada akhirnya akan mendukung terwujudnya program pembangunan nasional, Asta Cita, demi kemajuan Indonesia.

​Ia menghimbau kepada para siswa Diktuk Bintara untuk menanamkan akhlak Rasulullah dalam sanubari dan menjadikanNya sebagai uswatun hasanah atau teladan terbaik.

“Dengan demikian, kelak kalian akan menjadi Polisi yang dicintai rakyat dan disegani karena integritasnya,” tutupnya.

​Sebagai puncak acara, tausiah atau ceramah agama disampaikan oleh K.H. Masykur Fadli Al Khafid.

K.H. Masykur Fadli menjelaskan bahwa merayakan maulid adalah wujud ekspresi cinta dan syukur umat manusia atas diutusnya Nabi Muhammad SAW sebagai rahmatan lil ‘alamin, rahmat bagi seluruh alam semesta.

​Ia menambahkan, kegiatan seperti ini memiliki kemuliaan yang luar biasa.

Di dalamnya, nama Rasulullah SAW disebut, sholawat dilantumkan, dan sirah (perjalanan hidup) Nabi dikisahkan kembali.

Menurutnya, ini adalah cara efektif untuk menyuburkan kembali rasa cinta (mahabbah) kepada sang Nabi.

​”Memperingati maulid adalah upaya kita untuk ‘mengisi ulang’ baterai spiritual kita. Di tengah kesibukan duniawi dan beratnya amanah tugas, kita berhenti sejenak untuk mengingat kembali pedoman hidup kita yang paling sempurna,” tuturnya.

​Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh K.H. Masykur Fadli, memohon keberkahan bagi institusi Polri dan bangsa Indonesia. (Tyaz)

Berita Terkait

Perayaan Imlek di Klenteng Shien Hien Kiong Ngawi Berlangsung Aman dan Kondusif
Kapolres Kediri Pimpin Patroli R2 Pastikan Libur Nataru Aman
Beri Rasa Aman Jemaat, Polres Ngawi Sterilisasi Gereja
Persatuan Muballigh Kota Batam Mantapkan Langkah Dakwah: Meneguhkan Ukhuwah, Menguatkan Spirit Keislaman
Kapolri Tekankan Jaga Persatuan-Kesatuan saat Silaturahmi ke Ponpes An-Nur Malang
Polres Ngawi Amankan Pelaksanaan Ibadah Umat Nasrani Di Sejumlah Gereja
Polda Jatim Gelar Doa Bersama dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H
Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Kapolres Mojokerto Kota Rangkul Anak Yatim Piatu
Berita ini 8 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Minggu, 22 Maret 2026 - 15:03 WIB

Polri Imbau Masyarakat Waspadai Lonjakan Arus Balik dan Manfaatkan WFA Pasca Idul Fitri 1447 H

Sabtu, 21 Maret 2026 - 16:42 WIB

Polda Jatim Antisipasi 488 Lokasi Wisata di Libur Lebaran

Jumat, 20 Maret 2026 - 19:15 WIB

Korlantas Polri Resmi Akhiri One Way Nasional Arus Mudik Lebaran, Fokus Pengamanan Idulfitri

Jumat, 20 Maret 2026 - 19:13 WIB

Polri Siap Amankan Malam Takbiran Idulfitri 1447 H, 317 Ribu Personel Disiagakan

Jumat, 20 Maret 2026 - 12:42 WIB

Polda Jatim Imbau Masyarakat Tak Lakukan Takbir Keliling di Jalan Raya

Jumat, 20 Maret 2026 - 09:12 WIB

Arus Mudik di Bandara Soekarno-Hatta Lancar, Polri Pastikan Pelayanan Optimal bagi Masyarakat

Jumat, 20 Maret 2026 - 09:08 WIB

Puncak Mudik, Polres Pelabuhan Tanjungperak Lakukan Rekayasa Lalu Lintas di Suramadu

Jumat, 20 Maret 2026 - 09:04 WIB

47 Perwira Tinggi Polri Naik Pangkat, 1 Perwira Raih Bintang Tiga

Berita Terbaru

PERISTIWA

Polri: Puncak Arus Balik Diprediksi 24 dan 28–29 Maret 2026

Minggu, 22 Mar 2026 - 15:00 WIB