Ratusan Awak Media dan LSM Datangi Mapolresta Pekanbaru: Tuntut Klarifikasi dari Kasat Reskrim

- Penulis

Selasa, 6 Agustus 2024 - 16:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy



Pekanbaru, BrilyantNews.com — Ratusan orang yang tergabung dari berbagai organisasi media, LSM, dan insan pers hari ini mendatangi Mapolresta Pekanbaru untuk meminta klarifikasi dari Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol. Berry Juana Putra, Selasa (6/8/2024).
Dari pantauan media ini, ratusan awak media sudah mulai berdatangan sejak pagi pukul 08.00 WIB. Kedatangan mereka ini dipicu oleh janji yang diberikan oleh Kompol. Berry sehari sebelumnya untuk bertemu dan memberikan klarifikasi.
Salah satu perwakilan dari awak media, Saidina Umar, menerangkan kepada media ini bahwa sejak pagi hari pukul 08.00 WIB mereka sudah berada di Polresta Pekanbaru. Namun, hingga pukul 13.30 WIB, Kompol. Berry tak kunjung menampakkan diri.
“Padahal kemarin beliau (Kompol. Berry) sudah menjanjikan untuk berjumpa dengan kami,” ungkap Saidina Umar dengan nada kecewa.
Ketidakhadiran Kompol. Berry membuat ratusan awak media yang awalnya menunggu di kantin Mapolresta Pekanbaru kemudian melakukan aksi orasi di depan pintu masuk Mapolresta sebelum membubarkan diri.
“Kami ratusan wartawan sangat kecewa terhadap Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol. Berry. Dari pagi hingga saat ini pukul 13.30 WIB, beliau belum juga menjumpai kami. Kami yang tergabung dalam Aliansi Wartawan Bersatu (AWB) tetap akan melakukan aksi demo yang rencananya akan kami gelar besok di depan Polresta dan Mapolda Riau,” tegas Umar dalam orasinya.
Aksi ini dipicu oleh pernyataan Kompol. Berry di beberapa media yang mengatakan bahwa media yang tidak terdaftar di Dewan Pers adalah media abal-abal. Pernyataan tersebut dinilai sangat melukai hati insan pers.
“Terkait pernyataannya tersebut, tentunya telah melukai hati insan pers. Kita semua tahu bahwa media yang belum terverifikasi di Dewan Pers tetap diakui asalkan berbadan hukum,” pungkas Saidina Umar dalam orasi singkatnya.
Lebih lanjut, Umar menambahkan bahwa dirinya sangat menyesalkan pernyataan dari Kompol. Berry tersebut. Menurutnya, pernyataan itu telah menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.
“Untuk itu, saya mewakili ratusan rekan media meminta kepada Kompol. Berry agar segera mengklarifikasi pernyataannya dan meminta maaf kepada seluruh awak media, khususnya yang tergabung di AWB. Hal ini penting agar kota Pekanbaru tetap kondusif,” tegas Umar.
Umar juga mengingatkan bahwa selama ini media selalu membantu dan telah lama bersinergi dengan pihak kepolisian Polda Riau dan Polresta Pekanbaru. Ia berharap pernyataan Kompol. Berry tidak merusak hubungan baik yang sudah terjalin.
“Selama ini kami selalu membantu dan sudah lama bersinergi dengan pihak kepolisian Polda Riau dan Polresta Pekanbaru. Jangan sampai pernyataan Kompol. Berry merusak hubungan sinergitas antara awak media dengan pihak kepolisian,” tutupnya.
Ratusan awak media yang hadir merasa sangat kecewa dan mendesak agar Kompol. Berry segera memberikan klarifikasi atas pernyataannya. Mereka menuntut keadilan dan penghormatan terhadap profesi jurnalis yang selama ini telah bekerja keras memberikan informasi kepada masyarakat.
Mereka juga mengingatkan pentingnya kebebasan pers dan keberadaan media dalam masyarakat demokratis. Kebebasan pers adalah pilar penting dalam demokrasi, dan segala bentuk upaya untuk melemahkan peran media harus dilawan.
Sementara itu, suasana di Mapolresta Pekanbaru tetap kondusif meskipun dipenuhi oleh ratusan awak media dan LSM. Pihak kepolisian terlihat menjaga situasi agar tetap aman dan terkendali.
Namun, absennya Kompol. Berry membuat ketidakpuasan di kalangan awak media semakin membesar.
Aksi ini menjadi bukti bahwa insan pers Pekanbaru bersatu dalam menuntut keadilan dan klarifikasi atas pernyataan yang dianggap merugikan profesi mereka. Mereka berkomitmen untuk terus memperjuangkan hak-hak mereka sebagai jurnalis dan memastikan bahwa suara mereka didengar.
Aliansi Wartawan Bersatu (AWB) yang terdiri dari berbagai media dan LSM berencana melanjutkan aksi mereka jika tuntutan mereka tidak dipenuhi.
Mereka berharap dengan adanya aksi ini, pihak kepolisian lebih menghargai peran dan kontribusi media dalam masyarakat.
Senada disampaikan KEND ZAI, salah satu Koorlap AMB menegaskan bahwa klarifikasi dan permintaan maaf dari Kompol. Berry adalah hal yang sangat penting untuk menjaga hubungan baik antara media dan kepolisian. Ia berharap ke depannya tidak ada lagi pernyataan yang merugikan profesi jurnalis.
“Kami berharap klarifikasi dan permintaan maaf segera dilakukan oleh Kompol. Berry. Hal ini penting untuk menjaga hubungan baik antara media dan kepolisian serta memastikan Pekanbaru tetap kondusif,” tegas KEND ZAI
“Oleh karena itu, besok kami ratusan wartawan menggelar Demontrasi di dua titik yaitu depan Polresta dan Mapolda Riau. Kami menuntut agar Kasat Reskrim mencabut pernyataan nya itu di media dan meminta maaf kepada seluruh insan pers di seluruh Indonesia, bagi kami pernyataan beliau tidak berdasar. Hari ini surat pemberitahuan aksi sudah kita masukan ke Intelkam Polresta Pekanbaru,” tutup Pemred di dua media online itu.
Editor. “EdG,”
Baca Juga:  Paslon RIDHO, Tri Adhianto dan Bobihoe Ziarah ke Makam Ulama Besar Bekasi "KH Noer Ali"

Berita Terkait

Pimred Locusdelictinews Ucapkan Salamat Idul Fitri 1447 H, Saatnya Kembali ke Fitrah dan Rayakan Kemenangan
Jaga Keutuhan Bangsa di Era Moderen, Ulama dan Umarah Silaturahmi di Rumah Ustadz Anton Susanto
Buku Rasa Bhayangkara Nusantara Terbit dalam Bahasa Inggris, Diberikan pada Dubes
Wakapolri Resmikan Kembali Operasional Pabrik Garmen Wonghang Bersaudara di Pemalang
Polres Gresik Bongkar Aplikasi Gomatel Data R4 Telat Bayar, Sebar 1,7 Juta Data Debitur
Polri Peringkat Pertama Nasional Monev KIP 2025, Kapolri: Ini Sebuah Apresiasi namun juga menjadi Sebuah Tantangan
Reformasi Birokrasi Polri Berbuah Penghargaan KIP 2025, Jadi Teladan Nasional
Optimalisasi Layanan 110, Jaminan Kesiapsiagaan Polri di Tengah Masyarakat
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 24 Maret 2026 - 13:58 WIB

Polres Lumajang Bersama Forkopimda Sidak SPPBE, Cegah Kelangkaan Elpiji 3 Kg

Selasa, 24 Maret 2026 - 13:05 WIB

Polda Jatim Terapkan Mobile Reader di Gerbang Tol Situbondo Barat

Selasa, 24 Maret 2026 - 13:02 WIB

Polres Blitar Intensifkan Patroli Pemukiman Rumah Kosong Selama Ops Ketupat 2026

Selasa, 24 Maret 2026 - 12:59 WIB

Anggota Ditlantas Polda Metro Jaya Gugur Usai Tugas Pengamanan Mudik

Selasa, 24 Maret 2026 - 10:40 WIB

Libur Lebaran Polres Probolinggo Intensifkan Patroli di Gunung Bromo

Selasa, 24 Maret 2026 - 10:38 WIB

Respons Cepat Polantas Gresik Bantu Kendaraan Pemudik Mogok di Sembayat

Selasa, 24 Maret 2026 - 10:34 WIB

Kapolres Ngawi Cek Pos Yan Rest Area Km 575 A, Imbau Pemudik Utamakan Keselamatan

Senin, 23 Maret 2026 - 18:54 WIB

Aksi Heroik Kapolres Mojokerto Kota Dorong Mobil Pemudik Mogok

Berita Terbaru