Pendaki Cianjur, Asep Supriana Nugraha, Berhasil Gapai Puncak Tertinggi Jawa Barat di Malam Tahun Baru Imlek

- Penulis

Kamis, 30 Januari 2025 - 17:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pendaki: Asep Supriana, Fauziah, Doni dan Ferri
Sentralmerahputih.id – Majalengka, 29 Januari 2025 – Semangat petualangan dan tekad kuat kembali ditunjukkan oleh pendaki asal Cianjur, Asep Supriana Nugraha. Bersama tiga rekannya, ia berhasil mencapai puncak Gunung Ciremai (3.078 meter di atas permukaan laut) pada malam Tahun Baru Imlek, 28-29 Januari 2025.

Pendakian ini menjadi tantangan tersendiri bagi Asep dan timnya, yang terdiri dari Fauziah asal Sukabumi, serta Ferri Avey dan Doni Damara dari Sumedang. Dengan persiapan matang, mereka memulai perjalanan dari basecamp dengan penuh optimisme, meski cuaca tidak bersahabat sejak awal.

Perjalanan Menuju Puncak di Tengah Badai

Tim pendaki memulai pendakian dari basecamp menuju Pos 5, yang merupakan area camp utama, dengan waktu tempuh sekitar enam jam. Perjalanan tidak mudah, karena hujan terus mengguyur sejak awal pendakian. Angin kencang dan suhu dingin menambah tantangan bagi tim dalam menembus jalur yang licin dan berlumpur.

Setibanya di Pos 5, tim beristirahat dan mendirikan tenda untuk memulihkan tenaga sebelum melakukan pendakian menuju puncak. Namun, hujan yang tak kunjung reda membuat kondisi semakin berat.

Tepat pada dini hari, sekitar pukul 05.00 WIB, mereka melanjutkan perjalanan menuju puncak Gunung Ciremai. Dengan langkah yang mantap, mereka menempuh perjalanan sekitar 2,5 jam melewati jalur terjal berbatu, ditemani angin kencang yang semakin menggila.

Momen luar biasa terjadi saat mereka akhirnya mencapai puncak tertinggi Jawa Barat. Asep Supriana Nugraha dan tim berhasil menaklukkan puncak Ciremai di tengah cuaca ekstrem. Meskipun langit masih diselimuti kabut tebal dan hujan rintik, kebanggaan dan rasa syukur mereka tak terbendung.

Perjalanan Turun yang Tak Kalah Menantang

Baca Juga:  Perselisihan Hak Nafkah Anak Diselesaikan Secara Damai, Apresiasi Pihak Desa Datuk Purwodadi Kecamatan Kejuruan Muda Kabupaten Aceh Tamiang.

Setelah menikmati momen berharga di puncak, tim memutuskan untuk turun kembali ke Pos 5 dan kemudian melanjutkan perjalanan ke basecamp. Namun, hujan semakin deras, membuat jalur semakin licin dan berbahaya.

Ketahanan fisik dan mental kembali diuji saat perjalanan turun yang seharusnya lebih cepat justru terasa lebih sulit akibat cuaca ekstrem. Namun, dengan kerja sama yang solid dan kehati-hatian, tim berhasil kembali ke basecamp dengan selamat, meski tubuh mereka basah kuyup dan kelelahan.

Inspirasi dari Pendakian Ekstrem

Keberhasilan Asep Supriana Nugraha dan timnya dalam menaklukkan Gunung Ciremai menjadi bukti bahwa dengan persiapan yang matang, tekad yang kuat, dan kerja sama tim yang baik, tantangan sebesar apa pun bisa diatasi.

Pendakian ini juga menjadi pengingat bahwa alam memiliki kekuatan yang luar biasa dan harus selalu dihormati. Asep dan timnya membuktikan bahwa pendakian bukan sekadar mencapai puncak, tetapi juga tentang bagaimana menikmati setiap proses, menghadapi tantangan, dan kembali dengan selamat.

Gunung Ciremai, sebagai gunung tertinggi di Jawa Barat, tetap menjadi salah satu destinasi favorit para pendaki. Namun, kisah Asep dan timnya di malam Tahun Baru Imlek 2025 akan menjadi inspirasi bagi banyak orang yang ingin menaklukkan puncak-puncak tertinggi di Indonesia.

Berita Terkait

Buku Rasa Bhayangkara Nusantara Terbit dalam Bahasa Inggris, Diberikan pada Dubes
Wakapolri Resmikan Kembali Operasional Pabrik Garmen Wonghang Bersaudara di Pemalang
Polres Gresik Bongkar Aplikasi Gomatel Data R4 Telat Bayar, Sebar 1,7 Juta Data Debitur
Polri Peringkat Pertama Nasional Monev KIP 2025, Kapolri: Ini Sebuah Apresiasi namun juga menjadi Sebuah Tantangan
Reformasi Birokrasi Polri Berbuah Penghargaan KIP 2025, Jadi Teladan Nasional
Optimalisasi Layanan 110, Jaminan Kesiapsiagaan Polri di Tengah Masyarakat
SPPG Polres Trenggalek Bersertifikat Laik Higiene Sanitasi Resmi Dioperasikan
Surin Welangon : Menggambarkan Surealistik Figurativ Dalam Lukisannya
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 08:01 WIB

Untuk Keselamatan, Polres Lamongan Ramp Check Bus Pariwisata Jelang Harlah NU

Kamis, 5 Februari 2026 - 17:54 WIB

Peduli Lingkungan, Polisi Ngawi Bersih-bersih Masjid As Syafi’iah Jogorogo

Kamis, 5 Februari 2026 - 16:03 WIB

Jaga Kondusifitas Wilayah, Kapolres Pimpin Langsung Pengamanan Massa di Madigondo Perbatasan Magetan–Madiun

Kamis, 5 Februari 2026 - 13:30 WIB

Polrestabes Surabaya Masih Buka Layanan Pengambilan Motor Hasil Ungkap Curanmor Gratis!

Kamis, 5 Februari 2026 - 12:02 WIB

Operasi Keselamatan Semeru, Polres Malang Gelar Ramp Check dan Tes Urine Awak Bus

Kamis, 5 Februari 2026 - 12:00 WIB

Peduli Lingkungan Jajaran Polres Jember Bersih-bersih Pantai Puger

Kamis, 5 Februari 2026 - 11:58 WIB

Bedah Buku “Alter Ego Listyo Sigit Presisi”, Kalemdiklat Polri: Reformasi adalah Proses Berkelanjutan dalam Demokrasi

Rabu, 4 Februari 2026 - 16:46 WIB

Bedah Buku “Alter Ego Listyo Sigit Presisi”, Prof. Hermawan Paparkan Dinamika Kebijakan Kapolri di Tengah Reformasi Polri

Berita Terbaru