LKHAI, Jimly School dan FORJASI Gelar Webinar Nasional Bahas Kompetensi Hukum Bisnis, Catat Jadwalnya!

- Penulis

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SENTRALMERAHPUTIH.ID | SURABAYA – Perubahan dunia usaha yang berlangsung semakin cepat di tengah kompleksitas kontrak, pengadaan barang dan jasa, serta meningkatnya potensi sengketa hukum mendorong kebutuhan terhadap sumber daya manusia (SDM) yang memiliki kompetensi profesional dan relevan dengan perkembangan dunia kerja.

Persoalan tersebut menjadi perhatian Lembaga Kajian Hukum dan Advokasi Indonesia (LKHAI) yang berkolaborasi dengan Jimly School of Law and Government serta PT Forjasi Lentera Indonesia (FORJASI) untuk menggelar Webinar Nasional bertajuk “Urgensi Pengembangan Kompetensi dalam Dinamika dan Perkembangan Hukum Bisnis.”

Kegiatan yang terbuka untuk masyarakat umum dan mahasiswa dari seluruh Indonesia tersebut akan digelar secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu, 21 Oktober 2026, mulai pukul 19.00 WIB hingga selesai.

Ketua Umum LKHAI sekaligus penanggung jawab kegiatan, Mohammad Syarifudin Abdillah, S.H., M.H., mengatakan perkembangan dunia usaha telah mengubah kebutuhan organisasi terhadap tenaga profesional di bidang hukum.

Menurutnya, pemahaman terhadap teori hukum saja tidak selalu cukup untuk menghadapi persoalan yang muncul dalam praktik bisnis. Kemampuan menyusun dan menganalisis kontrak, melakukan mediasi, memahami proses pengadaan, audit hukum hingga penyelesaian sengketa menjadi kompetensi yang semakin dibutuhkan.

“Gelar akademik tetap penting, tetapi di tengah perubahan kebutuhan dunia kerja, kompetensi praktis juga semakin diperlukan. Karena itu, mahasiswa, lulusan hukum, aparatur pemerintah, praktisi maupun pelaku usaha perlu memahami bagaimana kompetensi profesional dapat dikembangkan dan dibuktikan,” ujar Mohammad Syarifudin Abdillah dalam keterangan tertulis, Kamis (1/10/2026).

Ia menilai kesalahan dalam memahami maupun menyusun klausul perjanjian dapat menimbulkan konsekuensi bagi perusahaan maupun pemerintah.

Karena itu, peningkatan kapasitas SDM dinilai penting sebagai bagian dari upaya mengantisipasi risiko hukum, sengketa dan potensi kerugian.

Hadirkan Akademisi dan Praktisi Dunia Usaha

Webinar nasional tersebut akan menghadirkan dua narasumber dari latar belakang yang berbeda.

Prof. Dr. Hesti Armiwulan, S.H., M.Hum., C.C.D., C.M.C., Direktur LSP Jimly sekaligus Guru Besar Universitas Surabaya, dijadwalkan membahas perkembangan kompetensi profesional di bidang hukum, termasuk sertifikasi kompetensi dan pengembangan karier yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Sementara Lutfil Hakim, pengamat ekonomi dan bisnis sekaligus praktisi dunia usaha, akan memberikan perspektif mengenai persoalan yang dihadapi pelaku usaha, termasuk risiko hukum dalam hubungan kontraktual dan pentingnya memahami substansi perjanjian bisnis.

Baca Juga:  Himbara Solid di Tengah Guncangan Ekonomi Global

Acara tersebut akan dipandu Mohammad Syarifudin Abdillah sebagai moderator.

Tak Sekadar Membahas Teori

Panitia menyebut webinar tersebut tidak hanya ditujukan sebagai forum penyampaian materi, tetapi juga sebagai ruang edukasi dan pertukaran pengalaman antara dunia pendidikan, pemerintah, profesi hukum dan dunia usaha.

Bagi aparatur pemerintah dan pemerintah daerah, materi webinar diharapkan dapat memperluas pemahaman terkait kompetensi dalam pengadaan, penyusunan kontrak, mediasi dan pengelolaan risiko hukum.

Sementara bagi perguruan tinggi, kegiatan tersebut dapat menjadi tambahan wawasan dalam mempersiapkan mahasiswa agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Adapun bagi mahasiswa dan lulusan hukum, kegiatan ini diharapkan dapat membuka wawasan mengenai perkembangan profesi dan kompetensi yang dibutuhkan dalam bidang hukum bisnis.

Sedangkan bagi praktisi hukum dan pelaku usaha, forum tersebut menjadi kesempatan untuk memperoleh perspektif mengenai perkembangan hukum bisnis sekaligus membangun jejaring profesional.

Peserta Mendapat E-Sertifikat dan Materi

Ketua Panitia Pelaksana dari FORJASI, Rachmatika Ramadhani, S.Psi., mengatakan panitia juga menyiapkan sejumlah fasilitas bagi peserta.

“Kami ingin peserta tidak hanya mengikuti webinar kemudian selesai. Karena itu, panitia menyiapkan E-Sertifikat Nasional, E-Materi, fasilitas SKPI khusus mahasiswa, serta networking nasional,” jelas Rachmatika.

Peserta umum dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp200 ribu, sedangkan mahasiswa sebesar Rp150 ribu. Panitia menyebut biaya tersebut merupakan harga promo kegiatan.

Pembayaran pendaftaran melalui rekening BRI 0412-01-002586-56-4 atas nama PT Forjasi Lentera Indonesia.

Panitia juga mengingatkan bahwa kegiatan berlangsung melalui Zoom dengan kuota peserta yang terbatas.

Pendaftaran terbuka bagi berbagai kalangan, mulai dari kepala daerah, kepala dinas, pimpinan dan dosen perguruan tinggi, praktisi hukum, pelaku usaha, mahasiswa hingga masyarakat umum.

Informasi dan pendaftaran dapat diperoleh melalui kontak resmi panitia, yakni Rachmatika (0813-3175-1007), Dimas (0813-3066-7554), Izza (0895-3352-37032), serta Dedy Otto, S.H., M.H. (0878-5580-7547).

Melalui kegiatan tersebut, penyelenggara berharap pembahasan mengenai kompetensi hukum bisnis dapat mempertemukan perspektif dunia pendidikan, pemerintah, profesi hukum dan dunia usaha.

Hal tersebut dinilai penting seiring perubahan dunia kerja dan semakin kompleksnya persoalan hukum yang muncul dalam aktivitas bisnis.(*)

Berita Terkait

HIPMI Jatim Gandeng BYC Consulindo Perkuat Literasi Perpajakan Pengusaha di Kediri
Hiswana Migas Jatim Pastikan Pasokan LPG Terkendali di Tengah Isu Kenaikan Harga
Dinilai Punya Visi Nasional Kuat, Hipmi Jatim All Out Dukung Ade Jona Sebagai Ketum Hipmi Periode 2026-2029
Harga Avtur Melonjak Hingga 70 Persen, INACA Desak Pemerintah Naikkan Fuel Surcharge dan TBA Tiket Pesawat
Pastikan Harga Bapokting Stabil, Bapanas RI dan Polres Gresik Lakukan Sidak Pasar
Tingkatkan SDM Sektor Konstruksi, Disperindag Gandeng Gapeknas Surabaya Beri Pelatihan Tukang Bangunan Gedung
Silaturahmi Dengan Gapeknas Surabaya, Bank Surya Artha Utama Siap Bantu Kontraktor Hadapi Penundaan Pembayaran Proyek
Ini Keuntungan Gabung Gapeknas Surabaya, Jaringan Bisnis Luas, Advokasi, Hingga Peningkatan Daya Saing
Tag :
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Tradisi Pedang Pora Iringi Pisah Sambut Kapolres Jombang

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Bareskrim Polri Ungkap Dugaan Penyelundupan Ribuan Burung Tanpa Dokumen Karantina di Sidoarjo, Dua WNA Vietnam Jadi Tersangka

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Polresta Sidoarjo Gandeng Dispendukcapil Bekali Bhabinkamtibmas Mekanisme IKD, Dukung Perlinsos

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:39 WIB

UKSW–PUSAT STUDI KEPOLISIAN: MEMAHAMI KEKERASAN, MERAWAT KEBHINEKAAN

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Lima Personel Polda Jatim Siap Jalankan Misi Perdamaian PBB di Afrika Tengah

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:27 WIB

Satgas Damai Cartenz Bagikan Tas dan Alat Tulis untuk Masa Depan Papua

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:21 WIB

Polres Malang Ungkap Curanmor Milik Mahasiswa, Tersangka Diamankan Saat Transaksi COD

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Respons Cepat, Polsek Widodaren dan Tim Gabungan Padamkan Titik Api Karhutla di Ngawi

Berita Terbaru

BERITA POLRI

Tradisi Pedang Pora Iringi Pisah Sambut Kapolres Jombang

Jumat, 2 Okt 2026 - 20:31 WIB