sentralmerahputih.id | SURABAYA – Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa menjadi Inspektur Upacara (Irup) dalam kegiatan Goes to School yang digelar di SMA Negeri 2 Surabaya, Senin (9/2/2026) mulai pukul 07.00 WIB. Kegiatan yang berlangsung di halaman SMAN 2 Surabaya ini dirangkaikan dengan pemberian penyuluhan terkait keselamatan lalu lintas, bahaya narkoba, serta penanaman nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda.
Kehadiran Kapolres Magetan sebagai inspektur upacara merupakan bentuk sinergi Polri dengan dunia pendidikan, sekaligus memenuhi undangan Kepala Sekolah SMAN 2 Surabaya, Dra. Titik Hariani, M.M. Menariknya, dalam kegiatan ini AKBP Raden Erik Bangun Prakasa tidak hanya hadir sebagai pimpinan kepolisian, namun juga sebagai wali murid, di mana salah satu putranya saat ini tengah menempuh pendidikan di SMAN 2 Surabaya.
Dalam amanatnya, Kapolres Magetan menekankan pentingnya rasa bangga menjadi bagian dari keluarga besar SMAN 2 Surabaya. Menurutnya, sekolah ini merupakan salah satu institusi pendidikan unggulan yang telah banyak melahirkan alumni berprestasi, mulai dari tokoh nasional hingga figur publik yang dikenal luas masyarakat.
“Adik-adik harus berbangga diri menjadi bagian dari SMAN 2 Surabaya. Dari sekolah ini telah lahir banyak alumni hebat yang sukses di berbagai bidang. Kebanggaan ini harus dibarengi dengan semangat belajar dan prestasi,” ujar AKBP Raden Erik Bangun Prakasa.
Kapolres Magetan juga menyoroti peran media sosial di kalangan generasi Z. Ia mengajak para siswa untuk tetap bijak dalam bermedia sosial, mengingat pesatnya perkembangan teknologi dapat membawa dampak positif maupun negatif apabila tidak disikapi secara cerdas.
“Media sosial adalah bagian dari kehidupan generasi Z. Gunakan untuk hal-hal positif, membangun prestasi, dan menunjukkan karakter pelajar yang beretika. Jangan sampai teknologi justru merusak masa depan kalian,” pesannya.
Selain itu, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa mengajak seluruh peserta upacara untuk bersama-sama memerangi penyalahgunaan narkoba. Ia menegaskan bahwa narkoba merupakan ancaman serius bagi generasi muda dan menjadi penghambat utama dalam meraih prestasi.
“Mari kita bersama-sama memerangi narkoba. Ingat, Narkoba No, Prestasi Yes. Generasi muda harus sehat, kuat, dan fokus meraih cita-cita,” tegasnya.
Dalam momentum pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2026, Kapolres Magetan juga mengingatkan pentingnya kesadaran berlalu lintas sejak dini. Ia mengajak para pelajar untuk menjadi pelopor keselamatan lalu lintas, baik sebagai pengendara maupun pengguna jalan.
“Keselamatan berlalu lintas dimulai dari diri sendiri. Patuhi aturan, gunakan perlengkapan keselamatan, dan jadilah pelopor keselamatan lalu lintas demi melindungi diri dan orang lain,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 2 Surabaya Dra. Titik Hariani, M.M. menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Kapolres Magetan yang telah memberikan motivasi dan edukasi langsung kepada siswa-siswi.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Kapolres Magetan. Kehadiran beliau, baik sebagai pejabat Polri maupun sebagai wali murid, menjadi motivasi tersendiri bagi seluruh siswa SMAN 2 Surabaya,” ungkapnya.
Kegiatan Goes to School berlangsung semakin menarik dan penuh keceriaan saat Kapolres Magetan mengadakan kuis interaktif kepada para siswa. Antusiasme peserta upacara terlihat saat para siswa berebut menjawab pertanyaan, dengan hadiah menarik berupa cokelat, jam dinding, hingga helm keselamatan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun karakter generasi muda yang berprestasi, berakhlak, sadar hukum, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap keselamatan diri dan lingkungan sekitar. (Tyaz)












