Bangun Kemitraan Pengelolaan Hutan, Perhutani Serahkan Dana Bagi Hasil Produksi Total Rp 32 Juta

- Penulis

Sabtu, 13 Januari 2024 - 03:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

BANYUWANGI –JANGKARNESIA COM. Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyuwangi Selatan menyerahkan Dana Bagi Hasil kemitraan atas kerjasama dalam pengelolaan hutan produksi Tanaman Sengon tahun 2017.

Administratur Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyuwangi Selatan, Wahyu Dwi Hadmojo secara langsung menyerahkan Dana Bagi hasil Kerjasama Produksi Tanaman Sengon tahun 2017 dengan total sebesar Rp. 32.080.331 kepada Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Huda dan Ketua LMDH Wono Rahayu sebagai bentuk komitmen atas kemitraan yang telah terjalin bersama Perhutani. Bertempat di Pondok Pesantren Mambaul Huda, Desa Barurejo, Kecamatan Siliragung, Kabupaten Banyuwangi, pada Jum’at (12-01-2024).

Dalam kesempatan tersebut Wahyu menyampaikan, Penyerahan dana bagi hasil produksi ini merupakan bentuk komitmen Perhutani dalam pengelolaan hutan yang bermitra dengan Pondok Pesantren dan masyarakat Desa Hutan yang tergabung dalam wadah Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH). 

“Bagi hasil produksi ini adalah bagian aspek sosial dari perusahaan, diharapkan masyarakat ataupun stakeholder dapat menikmati hasil pelaksanaan Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat yang berimplikasi peningkatan kesejahteraan bagi Ponpes dan masyarakat desa hutan (MDH),” terang Wahyu, Administratur KPH Banyuwangi Selatan.lanjut

“Selain itu, Perhutani juga akan terus melakukan kegiatan produksinya demi keberlanjutan perusahaan yang sekaligus menjadi aspek ekonomi, serta tetap menjaga kelestarian lingkungan hutan yang merupakan aspek ekologi,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Wahyu berharap dengan penerimaan dana bagi hasil produksi ini, dapat membantu kelancaran kegiatan Pondok Pesantren, meningkatkan usaha kreatif untuk lebih produktif, penguatan kelembagaan untuk lebih mandiri. Sedangkan untuk besaran bagi hasil yang diterima oleh masing-masing mitra yaitu untuk Ponpes Mambaul Huda sebesar Rp.29.612.613,- dan untuk LMDH Wono Rahayu sebesar Rp. 2.467.718,-.

Baca Juga:  Satreskrim Sambangi Remaja Nongkrong di Bengkel dan Ingatkan Nyoblos Tanggal 27 November

Ketua YPP Mambaul Huda Ahmad Muthoharur Rohman, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Perhutani atas kerjasama dan sinerginya dalam kemitraan pengelolaan hutan, dan untuk penyerahan bagi hasil kerjasama produksi tanaman sengon sangat berarti dan bermanfaat bagi kegiatan Ponpes.

“Kami berharap jalinan kemitraan yang sudah berjalan baik antara Perhutani dengan Ponpes termasuk pendampingan LMDH tetap terpelihara dan terus ditingkatkan, serta kami akan selalu mendukung program-program Perhutani termasuk turut menjaga kondusifitas dan kelestarian hutan,” ungkap Ketua YPP Mambaul Huda, Ahmad Muthoharur Rohman.

Sementara Ketua LMDH Wono Rahayu Didik Soepeno, menyampaikan terima kasih kepada Perhutani atas bagi hasil kerjasama produksi tanaman sengon yang diterimanya, dan berkomitmen turut menjaga kelestarian hutan.

“ini akan kami gunakan sebaik-baiknya sesuai rencana dari program-program LMDH kedepan,” ucap Didik Soepeno.

Diketahui, hadir dalam acara tersebut diantaranya Administratur Perhutani Banyuwangi Selatan beserta jajaran, Ketua dan Pengasuh Ponpes Mambaul Huda, Ketua dan pengurus LMDH Wono Rahayu serta Tenaga Pedamping Masyarakat (TPM) Perhutani. (*)

   ( Red sus )

Berita Terkait

Pimred Locusdelictinews Ucapkan Salamat Idul Fitri 1447 H, Saatnya Kembali ke Fitrah dan Rayakan Kemenangan
Jaga Keutuhan Bangsa di Era Moderen, Ulama dan Umarah Silaturahmi di Rumah Ustadz Anton Susanto
Buku Rasa Bhayangkara Nusantara Terbit dalam Bahasa Inggris, Diberikan pada Dubes
Wakapolri Resmikan Kembali Operasional Pabrik Garmen Wonghang Bersaudara di Pemalang
Polres Gresik Bongkar Aplikasi Gomatel Data R4 Telat Bayar, Sebar 1,7 Juta Data Debitur
Polri Peringkat Pertama Nasional Monev KIP 2025, Kapolri: Ini Sebuah Apresiasi namun juga menjadi Sebuah Tantangan
Reformasi Birokrasi Polri Berbuah Penghargaan KIP 2025, Jadi Teladan Nasional
Optimalisasi Layanan 110, Jaminan Kesiapsiagaan Polri di Tengah Masyarakat
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 22 Maret 2026 - 15:03 WIB

Polri Imbau Masyarakat Waspadai Lonjakan Arus Balik dan Manfaatkan WFA Pasca Idul Fitri 1447 H

Sabtu, 21 Maret 2026 - 16:42 WIB

Polda Jatim Antisipasi 488 Lokasi Wisata di Libur Lebaran

Jumat, 20 Maret 2026 - 19:15 WIB

Korlantas Polri Resmi Akhiri One Way Nasional Arus Mudik Lebaran, Fokus Pengamanan Idulfitri

Jumat, 20 Maret 2026 - 19:13 WIB

Polri Siap Amankan Malam Takbiran Idulfitri 1447 H, 317 Ribu Personel Disiagakan

Jumat, 20 Maret 2026 - 12:42 WIB

Polda Jatim Imbau Masyarakat Tak Lakukan Takbir Keliling di Jalan Raya

Jumat, 20 Maret 2026 - 09:12 WIB

Arus Mudik di Bandara Soekarno-Hatta Lancar, Polri Pastikan Pelayanan Optimal bagi Masyarakat

Jumat, 20 Maret 2026 - 09:08 WIB

Puncak Mudik, Polres Pelabuhan Tanjungperak Lakukan Rekayasa Lalu Lintas di Suramadu

Jumat, 20 Maret 2026 - 09:04 WIB

47 Perwira Tinggi Polri Naik Pangkat, 1 Perwira Raih Bintang Tiga

Berita Terbaru

PERISTIWA

Polri: Puncak Arus Balik Diprediksi 24 dan 28–29 Maret 2026

Minggu, 22 Mar 2026 - 15:00 WIB