Jelang Haul H.R. Djimat Hendro Soewarno, Polres Ponorogo Matangkan Pengamanan

- Penulis

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sentralmerahputih.id | PONOROGO – Polres Ponorogo mulai mematangkan persiapan pengamanan rangkaian Haul H.R. Djimat Hendro Soewarno Tahun 2026 yang diselenggarakan Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda (PSHWTM) Cabang Ponorogo. Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi lintas sektoral di Aula Wengker Polres Ponorogo, Kamis (29/10/2026).

Rapat yang berlangsung pukul 10.00 hingga 12.45 WIB itu dipimpin Kapolres Ponorogo AKBP Damus Asa. Sekitar 70 peserta dari unsur kepolisian, pemerintah daerah, organisasi pencak silat, dan panitia penyelenggara hadir untuk membahas kesiapan teknis serta langkah antisipasi guna menjaga keamanan selama kegiatan berlangsung.

Dalam pertemuan tersebut, koordinasi antarpihak menjadi perhatian utama. Selain memastikan kesiapan personel, pembahasan juga mencakup pengaturan lalu lintas, pengendalian massa, penataan parkir, hingga upaya mencegah potensi gangguan ketertiban masyarakat.

Kapolres Ponorogo AKBP Damus Asa menegaskan bahwa kelancaran kegiatan tidak hanya ditentukan oleh kesiapan aparat keamanan. Dukungan panitia, pengurus organisasi, koordinator lapangan, dan seluruh peserta juga diperlukan agar kesepakatan yang telah dirumuskan dapat diterapkan secara konsisten.

“Pengamanan kegiatan ini merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh pihak untuk membangun komunikasi dan koordinasi yang baik, mematuhi ketentuan yang telah disepakati, serta bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif. Kami ingin seluruh rangkaian kegiatan haul berjalan lancar, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman dan hubungan baik antar organisasi pencak silat tetap terjaga,” tegas Damus Asa.

Berdasarkan pemaparan panitia, rangkaian haul tahun ini meliputi tiga agenda utama. Kegiatan diawali dengan ziarah makam pada Kamis (5/11/2026) di Makam Batoro Katong dan TPU Tamanarum. Selanjutnya, pengajian akbar dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (7/11/2026) di Jalan H.O.S. Cokroaminoto, sebelum ditutup dengan puncak haul pada Minggu (15/11/2026) mendatang di Alun-Alun Ponorogo.

Jumlah peserta pada setiap agenda diperkirakan berbeda. Ziarah makam dibatasi sebanyak 100 orang, sedangkan pengajian akbar diproyeksikan dihadiri sekitar 3.000 orang. Adapun puncak haul diperkirakan menarik kehadiran sekitar 8.600 orang.

Besarnya potensi kehadiran peserta membuat pengaturan mobilitas dan keamanan menjadi bagian penting dalam perencanaan. Polres Ponorogo bersama instansi terkait perlu memastikan arus kendaraan tetap terkendali, lokasi parkir tertata, serta pelayanan kesehatan tersedia sesuai kebutuhan kegiatan.

Dalam rakor tersebut, jajaran Polres Ponorogo turut mengidentifikasi sejumlah potensi kerawanan yang perlu diantisipasi. Di antaranya kemungkinan jumlah peserta melebihi perkiraan, kedatangan rombongan dari luar daerah, gangguan ketertiban selama perjalanan, penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis, konsumsi minuman keras, hingga potensi gesekan dengan kelompok lain.

Baca Juga:  Warnai HUT Bhayangkara ke-79, Polres Ponorogo Gelar Donor Darah Gandeng PMI

Pemetaan itu menjadi dasar untuk menyusun langkah pencegahan sesuai kondisi lapangan. Pengamanan juga akan memperhatikan lokasi kegiatan, jalur yang dilalui rombongan, titik parkir, serta kawasan pusat kota yang berpotensi mengalami peningkatan kepadatan kendaraan.

Koordinasi lintas instansi diperkuat dengan melibatkan Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Bakesbangpol, dan unsur terkait lainnya. Masing-masing pihak diharapkan menjalankan tugas sesuai kewenangannya untuk mendukung kelancaran seluruh agenda.

Kabagops Polres Ponorogo dalam kesempatan tersebut juga menekankan pentingnya kepastian jadwal kegiatan, kesiapan personel, serta koordinasi lanjutan dengan instansi terkait dan kepolisian di wilayah sekitar.

Sementara itu, panitia penyelenggara diminta mempersiapkan identitas kepanitiaan, menyampaikan tata tertib kepada peserta, melengkapi administrasi, dan mengoptimalkan peran koordinator lapangan. Langkah tersebut diperlukan agar pergerakan peserta dapat terorganisasi dan setiap ketentuan pengamanan dipahami sejak sebelum kegiatan berlangsung.

Sebagai tindak lanjut, rakor ditutup dengan penandatanganan kesepakatan antara pihak terkait dan PSHWTM Cabang Ponorogo. Kesepakatan itu memuat sejumlah ketentuan, antara lain pembatasan undangan bagi warga PSHWTM Cabang Ponorogo, pengaturan kendaraan rombongan, larangan membawa benda berbahaya, serta larangan menyalakan petasan dan flare.
Seluruh peserta juga diwajibkan menjaga ketertiban dan mematuhi peraturan perundang-undangan. Kesepakatan tersebut diharapkan menjadi pedoman bersama selama rangkaian kegiatan, baik ketika peserta melakukan perjalanan maupun saat berada di lokasi acara.

Ketua PSHWTM Cabang Ponorogo menyatakan kesiapan pihaknya untuk menindaklanjuti masukan yang disampaikan dalam rapat koordinasi. Panitia juga berkomitmen memperkuat komunikasi dengan koordinator lapangan dan tokoh organisasi pencak silat lainnya demi mendukung pelaksanaan haul yang tertib.

Polres Ponorogo berharap seluruh pihak dapat menjalankan tanggung jawab masing-masing dengan mengedepankan koordinasi dan sikap saling menghormati. Pengamanan tidak hanya berorientasi pada pencegahan gangguan keamanan, tetapi juga untuk memastikan kegiatan keagamaan dan tradisi organisasi berjalan tanpa mengabaikan kenyamanan masyarakat umum.

Kepada seluruh peserta, Polres Ponorogo mengimbau agar senantiasa mematuhi tata tertib, mengikuti arahan petugas, menjaga perilaku selama perjalanan, serta menghindari tindakan yang dapat memicu gangguan keamanan.

Melalui persiapan dan kerja sama lintas sektor tersebut, rangkaian Haul H.R. Djimat Hendro Soewarno Tahun 2026 diharapkan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Sinergi antara aparat, panitia, organisasi pencak silat, dan masyarakat menjadi kunci untuk menjaga kondusivitas Kabupaten Ponorogo selama kegiatan berlangsung.(Tyaz)

Berita Terkait

Jalin Kedekatan dengan Penyelenggara Pemilu, Kapolres Magetan Kunjungi KPU
Jalin Sinergitas, Kapolres Jombang Silaturahmi dengan Paguyuban SPBU dan SBM Pertamina Surabaya
Dukung Kapolri, SSDM Polri Perkuat Kompetensi Calon Direktur dan Kapolres
Karhutla Mereda, Polda Riau Siapkan 260 Plang Cegah Kebakaran Berulang
Gelar Operasi KRYD, Polrestabes Surabaya Sita 5.385 Botol Miras Ilegal
POLINDIK : Polres Kediri Perkuat Pendidikan Karakter Pelajar Cegah Hoaks dan Kenakalan Remaja
Cangkrukan Kamtibmas, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Serap Aspirasi Pekerja Pasar Pabean
Polres Blitar Ungkap Kasus Dugaan Penimbunan 1.030 Liter BBM Bersubsidi
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:31 WIB

Jelang Haul H.R. Djimat Hendro Soewarno, Polres Ponorogo Matangkan Pengamanan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:20 WIB

Jalin Kedekatan dengan Penyelenggara Pemilu, Kapolres Magetan Kunjungi KPU

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Jalin Sinergitas, Kapolres Jombang Silaturahmi dengan Paguyuban SPBU dan SBM Pertamina Surabaya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:17 WIB

Dukung Kapolri, SSDM Polri Perkuat Kompetensi Calon Direktur dan Kapolres

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:14 WIB

Gelar Operasi KRYD, Polrestabes Surabaya Sita 5.385 Botol Miras Ilegal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:09 WIB

POLINDIK : Polres Kediri Perkuat Pendidikan Karakter Pelajar Cegah Hoaks dan Kenakalan Remaja

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Cangkrukan Kamtibmas, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Serap Aspirasi Pekerja Pasar Pabean

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Polres Blitar Ungkap Kasus Dugaan Penimbunan 1.030 Liter BBM Bersubsidi

Berita Terbaru