Polri-TNI Terus Lakukan Penanganan Banjir Donggala, Akses Jalan Mulai Dibuka dan Pembersihan Rumah Warga Digencarkan

- Penulis

Sabtu, 17 Januari 2026 - 10:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sentralmerahputih.id | DONGGALA – Memasuki hari keenam pascabencana banjir bandang di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, personel gabungan TNI-Polri bersama instansi terkait terus melakukan upaya penanganan dan pemulihan di wilayah terdampak.
Pada Jumat (16/1/2026), bertempat di Kecamatan Tanantovea dan Kecamatan Labuan, Kabupaten Donggala, ratusan personel gabungan kembali diterjunkan untuk melaksanakan berbagai kegiatan penanganan bencana, mulai dari pembersihan lingkungan, perbaikan infrastruktur, hingga pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan diawali dengan apel pengecekan personel yang dipimpin oleh Kabag Ops Polres Donggala AKP Wakhidin, S.H. Apel tersebut diikuti oleh seluruh personel yang tergabung dalam Satuan Tugas Penanggulangan Bencana.

Selanjutnya, personel gabungan melaksanakan tugas sesuai pembagian sektor kerja. Di antaranya melakukan pembersihan lanjutan rumah warga terdampak di Desa Labuan Kungguma, Kecamatan Labuan, pemasangan jembatan gorong-gorong untuk membuka kembali akses menuju Desa Labuan Lumbubaka, serta pembersihan hunian tetap (huntap) I dan II di Desa Wani Lumbupetigi, Kecamatan Tanantovea.

Kapolres Donggala AKBP Angga Dewanto Basari, S.I.K., M.Si., juga turun langsung melakukan survei lokasi guna memastikan proses pembangunan jembatan gorong-gorong dapat berjalan cepat dan tepat sasaran.

Dalam kegiatan penanganan ini, total personel yang terlibat meliputi 92 personel Polres Donggala, 102 personel Sat Brimobda Sulteng, 30 personel TNI AD, 25 personel BPBD Kabupaten Donggala, serta tim kesehatan dari Bid Dokkes Polda Sulteng.

Berdasarkan data terbaru, sejumlah wilayah di Kabupaten Donggala masih terdampak cukup signifikan. Total keseluruhan dampak bencana hingga 14 Januari 2026 meliputi 4 unit rumah hanyut, 268 rumah tergenang air, 8 rumah rusak, serta 134 kepala keluarga atau 1.093 jiwa terdampak.

Selain itu, tercatat 10 unit jembatan rusak, 1 sekolah, 1 masjid, 3 ruas jalan raya, dan 1 kantor KUA turut mengalami dampak akibat banjir bandang tersebut.
Meski status tanggap darurat bencana telah berakhir pada 15 Januari 2026, penanganan bencana tetap dilanjutkan melalui Operasi Aman Nusa II hingga 17 Januari 2026 guna memastikan proses pemulihan berjalan optimal.

Baca Juga:  Polres Pacitan Gandeng Ipda Purnomo Rehabiltasi Lima ODGJ

Kabag Penum Ropenmas Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago menyampaikan bahwa langkah cepat yang dilakukan jajaran Polda Sulawesi Tengah merupakan wujud kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah.

“Polri bersama TNI dan instansi terkait terus bekerja maksimal untuk mempercepat pemulihan pascabencana di Kabupaten Donggala. Fokus utama saat ini adalah membuka akses jalan yang terputus, membersihkan rumah warga, serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi,” ujar Kombes Pol Erdi dalam keterangannya.

Ia menegaskan, keterlibatan personel di lapangan bukan hanya untuk membantu pemulihan fisik, tetapi juga membangun kembali rasa aman dan optimisme masyarakat.

“Kegiatan kerja bakti dan penanganan bencana ini adalah bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat. Kehadiran aparat di tengah warga diharapkan mampu meringankan beban korban sekaligus memperkuat kedekatan antara Polri dan masyarakat,” tambahnya.

Dalam rencana tindak lanjut, Satgas Penanggulangan Bencana akan melanjutkan pembuatan jembatan gorong-gorong menuju Desa Labuan Lumbubaka, melakukan pembersihan lanjutan rumah warga, mengerahkan mobil AWC untuk distribusi air bersih, serta memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak.

Hingga saat ini, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polda Sulawesi Tengah dilaporkan tetap dalam keadaan aman dan terkendali.

“Polri memastikan seluruh rangkaian penanganan bencana berjalan dengan baik dan terkoordinasi. Kami akan terus hadir mendampingi masyarakat hingga kondisi benar-benar pulih,” tutup Kombes Pol Erdi.

Dengan kerja keras dan sinergi seluruh pihak, diharapkan proses pemulihan pascabencana di Kabupaten Donggala dapat berlangsung cepat sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali normal seperti sedia kala.

Berita Terkait

Polresta Malang Kota Kirim Bantuan Logistik Kemanusiaan Gandeng JKJT di Posko Peduli NTT
Polri Peduli : Polres Situbondo Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT
Polri Evakuasi Dua Warga Palue Lewat Jalur Udara, Lansia Korban Reruntuhan dan Ibu Hamil
Kapolri Tinjau Baktikes Di Gedung Kspsi Jatim, Layanan Kesehatan Dihadirkan Untuk Pekerja Dan Masyarakat
Polri Salurkan Bantuan Sosial untuk Warga Terdampak Gempa di Desa Kerirea
Menembus Jalan Terjal, Polri Hadir Membawa Harapan: Kapolres Nagekeo Salurkan Bantuan Kapolda NTT untuk Warga Terdampak Gempa
Hari Ke-6 Pascagempa, Polri Terus Bergerak: Brimob dan Bantuan Logistik Konsisten Dikirim ke NTT
Polri Hadirkan Kepedulian, Berikan Trauma Healing bagi Pengungsi Gempa di Maumere
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 10:39 WIB

Polri: Jaga Ruang Demokrasi, Layani Aspirasi dan Lindungi Aktivitas Masyarakat

Kamis, 24 September 2026 - 10:37 WIB

Polresta Sidoarjo Masuk Sekolah,Tanamkan Sadar Hukum pada Pelajar dan Cegah Radikalisme

Kamis, 24 September 2026 - 10:36 WIB

Polres Gresik Ungkap Curanmor di Rest Area Wahas, Dua Terduga Pelaku Diamankan

Kamis, 24 September 2026 - 07:50 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Diwek Bersama Ketua Poktan Tinjau Tanaman Jagung di Desa Keras

Kamis, 24 September 2026 - 07:46 WIB

Polda Metro Jaya Matangkan Pengamanan dan Pelayanan Masyarakat Jelang 24 September

Kamis, 24 September 2026 - 07:42 WIB

Terapkan Ecology Policing, Patroli Gentong Polres Trenggalek Kembali Salurkan Bantuan Air Bersih

Rabu, 23 September 2026 - 15:30 WIB

Polri Dorong Transformasi Layanan SKCK Terintegrasi, Targetkan Cetak Mandiri Mulai 2027

Rabu, 23 September 2026 - 15:26 WIB

Hari Tani Nasional 2026, Polres Bondowoso Gandeng Petani dan Dunia Pendidikan Wujudkan Ketahanan Pangan

Berita Terbaru