Wujudkan Masyarakat Tangguh Bencana Anggota Polres Probolinggo Inisiasi Gelar Simulasi di Daerah Rawan Banjir

- Penulis

Jumat, 28 Februari 2025 - 02:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sentralmerahputih.id | PROBOLINGGO – Seorang anggota Polisi yang berdinas di Polres Probolinggo, Polda Jatim, menginisiasi simulasi cara menghadapi bencana banjir untuk warga Desa Kedungdalem, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, yang kerap kebanjiran akibat luapan Sungai Kedunggaleng.

Polisi itu adalah Aipda Davit Anggun Prayudo, anggota Polsek Dringu, yang merupakan warga asli Desa Kedungdalem.

Sejak kecil Aipda Davit sering bergulat dengan banjir luapan Sungai Kedunggaleng di kampungnya.

Dengan simulasi tersebut, masyarakat setempat diharapkan bisa lebih tangguh dalam menghadapi bencana sehingga bisa menangani bencana banjir secara mandiri tanpa bergantung sepenuhnya pada pihak luar.

Aipda Davit mengatakan, inisiatif yang dilakukannya tersebut muncul
dari pengalamannya pribadi sebagai anak yang tumbuh besar di desa, yang tidak jauh dari Kantor Kecamatan Dringu itu.

“Dari sini, saya memahami betul tantangan yang dihadapi saat musim hujan datang,” ujarnya, Kamis (27/2/2025).

Banjir yang sering melanda akibat luapan sungai, kata Aipda Davit menyebabkan kerugian besar bagi warga, baik dari sisi material maupun psikologis.

Oleh karena itu, menurutnya masyarakat perlu dilatih agar lebih mandiri dalam menghadapi bencana.

Simulasi juga dipandu oleh narasumber dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo.

Warga mendapat pelatihan terkait penanganan banjir, serta cara-cara efektif dalam mengelola keadaan darurat saat bencana melanda.

Sementara itu, Camat Dringu Indah Rohani memberikan apresiasi terhadap inisiasi Aipda David terkait simulasi menghadapi bencana banjir.

Menurutnya, pelatihan seperti ini sangat penting untuk membentuk masyarakat yang tangguh bencana.

“Masyarakat yang tangguh bencana adalah mereka yang mampu beradaptasi dengan baik dan memulihkan diri dengan cepat dari dampak bencana,” ungkap Camat Dringu.

Baca Juga:  Polri Miliki 28 Gudang Ketahanan Pangan, Maksimalkan Hasil Panen 

Ia juga mengayakan apa yang dilakukan oleh Aipda Davit itu adalah salah satu upaya agar warga Desa Kedungdalem bisa menjadi lebih siap menghadapi ancaman banjir.

Indah menambahkan, mengingat Desa Kedungdalem terletak di dekat sungai yang rentan terhadap banjir, maka simulasi ini menjadi sangat penting.

“Salah satu bentuk pelatihan yang diberikan adalah cara menolong korban banjir, pemetaan warga yang membutuhkan perhatian khusus seperti lansia, balita, dan ibu hamil serta pemetaan jalur evakuasi yang aman,” tambahnya.

Lebih lanjut Indah menekankan, pentingnya membentuk keluarga tangguh bencana yang dapat dengan cepat menyelamatkan dokumen penting, uang dan barang berharga lainnya saat banjir datang.

Keluarga tangguh bencana harus sudah siap dengan tas yang berisi barang-barang penting yang bisa diselamatkan terlebih dahulu saat banjir datang.

“Dengan pelatihan ini, diharapkan masyarakat Desa Kedungdalem akan lebih siap dalam menghadapi bencana banjir serta memiliki keterampilan yang memadai untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan oleh bencana banjir,” pungkasnya.

Di tempat terpisah Kapolres Probolinggo, AKBP Wisnu Wardana mengatakan, Polres Probolinggo Polda Jatim juga telah melakukan mitigasi kebencanaan.

Selain itu menurut AKBP Wisnu Wardana tim tanggap bencana Polres Probolinggo juga selalu melakukan koordinasi dengan BPBD dan pihak terkait untuk menangani bencana alam.

“Pola – pola penyelamatan warga juga sudah kita siapkan termasuk jalur evakuasi di wilayah rawan bencana,” ujar AKBP Wisnu Wardana.

Ia menghimbau agar masyarakat terutama yang tinggal di daerah rawan bencana untuk tidak panik namun tetap meningkatkan kewaspadaan. (Tyaz)

Berita Terkait

Update Virgo Transport 8: 108 Penumpang Berhasil Diselamatkan, 6 Meninggal Dunia, 129 Dalam Pencarian
Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, 115 Penumpang Berhasil Dievakuasi, 128 Masih Dalam Pencarian
Momen Haru Dibalik Jeruji, Polres Gresik Beri Kesempatan Tahanan Peluk Anak dan Istri
OJOL MERAH PUTIH SERUKAN SEMANGAT PERSATUAN & KESATUAN BANGSA
Bedah Film “Jihad Selfie”, Densus 88 Perkuat Peran Sekolah dan Keluarga Cegah Radikalisme di Kalangan Pelajar
Maknai HUT ke-81 RI, Polda Jatim Tekankan Pelayanan Terbaik untuk Masyarakat
Gempa NTT 15 Agustus 2026: M7,7 Guncang Flores, Tsunami Sempat Terdeteksi
Refleksi Hari Pramuka, Irjen Pol (Purn) Susilo Ingatkan Pentingnya Menjaga Jiwa Kepramukaan Untuk Energi Masa Depan Bangsa

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:53 WIB

Respons Cepat Diapresiasi, Dua Polisi Bojonegoro Diganjar Penghargaan

Senin, 21 September 2026 - 15:07 WIB

Polri Sukses Gelar Dua Kejuaraan Indoor Skydiving Internasional di Wind Tunnel Brimob

Senin, 21 September 2026 - 15:04 WIB

Polres Pasuruan Bangun Sumur Bor untuk Masyarakat di Randugong, Atasi Dampak Kemarau

Senin, 21 September 2026 - 09:06 WIB

450 Polisi Wanita dari 43 Negara Berkumpul di Bali, Indonesia Jadi Tuan Rumah IAWP 2026

Senin, 21 September 2026 - 09:02 WIB

Cegah Karhutla, Polres Kediri Siagakan Ratusan Personel Gabungan di Lereng Kelud

Minggu, 20 September 2026 - 20:38 WIB

IAWP 2026, Kapolri: Perempuan Bukan Sekadar Bagian dari Perubahan

Minggu, 20 September 2026 - 20:36 WIB

AKBP Hety Raih Penghargaan “Leadership” Di Ajang IAWP 2026

Minggu, 20 September 2026 - 20:33 WIB

Gerak Cepat Polres Nganjuk dan Tim Gabungan Jinakkan Api, Karhutla di Gunung Wilis Padam

Berita Terbaru