Peremajaan Lapas Lumajang: Mengukir Asa Melalui Pelatihan Kemandirian Warga Binaan"

- Penulis

Kamis, 14 Maret 2024 - 07:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Lumajang – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Lumajang-Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Jawa Timur, melakukan peremajaan dibeberapa bagian Kantor Lapas Lumajang. Melalui Pelatihan kemandirian pada bidang kegiatan kerja, harapannya WBP setelah bebas dapat mempunyai bekal kemampuan, tidak hanya itu peremajaan juga sapat dirasakan oleh pengguna layanan kunjungan dan lebih humanis dari sebelumnya. Kamis 14/03/2024.

Peremajaan Kantor Lapas Lumajang, meliputi pergantian lantai Paving Block dengan keramik. Hal ini dilakukan agar para pengunjung Lapas Lumajang merasa lebih nyaman dan lebih Humanis dipandang. Menjadi tujuan utama dari Kalapas adalah memanusiakan manusia, sehingga mental WBP dalam menjalani pidana tidak akan terasa kaku melainkan kekeluargaan.

Kalapas Lumajang melalui Kasi Binadik dan Giatja menyampaikan “Manfaat dari LATKERPRO ini adalah jamak; para WBP kini memiliki keahlian yang bisa mereka bawa pulang setelah selesai menjalani masa hukuman. Keahlian ini bukan hanya meningkatkan peluang kerja, namun juga menumbuhkan kepercayaan diri dan tanggung jawab sosial. Dampak positif juga dirasakan oleh masyarakat sekitar Lapas, di mana eks-WBP yang memiliki keterampilan lebih disiapkan untuk reintegrasi sosial – ungkap Nurcahyo selaku Kasi BINADIK dan GIATJA.

Baca Juga:  Waduh?? Polres Bitung Lakukan Gelaran Patroli di SPBU - SPBU di Kota Bitung

Lebih jauh, program ini telah berhasil menanamkan nilai-nilai disiplin dan etos kerja. Kisah sukses beberapa WBP dalam memanfaatkan keahlian yang didapat untuk membuka usaha sendiri setelah bebas, telah menjadi bukti nyata dari efektivitas program. Hal ini menunjukkan bahwa rehabilitasi lewat pendidikan dan pelatihan keterampilan bisa menjadi kunci perubahan sistem pemasyarakatan.

Keberhasilan ini bukanlah akhir, melainkan justru langkah baru untuk peremajaan sistem pemasyarakatan di Indonesia. Diharapkan program serupa dapat direplikasi di lapas-lapas lain di seluruh negeri, sebagai bagian dari strategi rehabilitasi yang lebih luas, inklusif, dan berkelanjutan.

Humas.

Berita Terkait

Pimred Locusdelictinews Ucapkan Salamat Idul Fitri 1447 H, Saatnya Kembali ke Fitrah dan Rayakan Kemenangan
Jaga Keutuhan Bangsa di Era Moderen, Ulama dan Umarah Silaturahmi di Rumah Ustadz Anton Susanto
Buku Rasa Bhayangkara Nusantara Terbit dalam Bahasa Inggris, Diberikan pada Dubes
Wakapolri Resmikan Kembali Operasional Pabrik Garmen Wonghang Bersaudara di Pemalang
Polres Gresik Bongkar Aplikasi Gomatel Data R4 Telat Bayar, Sebar 1,7 Juta Data Debitur
Polri Peringkat Pertama Nasional Monev KIP 2025, Kapolri: Ini Sebuah Apresiasi namun juga menjadi Sebuah Tantangan
Reformasi Birokrasi Polri Berbuah Penghargaan KIP 2025, Jadi Teladan Nasional
Optimalisasi Layanan 110, Jaminan Kesiapsiagaan Polri di Tengah Masyarakat
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Mei 2025 - 10:08 WIB

Enam Pendaki dari Empat Daerah Sukses Taklukkan Jalur Ekstrem Ajisaka di Gunung Salak

Kamis, 21 November 2024 - 12:42 WIB

Mengenal Petirtaan Jolotundo, Monumen Cinta Kasih Raja Udayana Sambut Kelahiran Putranya

Selasa, 13 Agustus 2024 - 10:19 WIB

6 Sekawan Berpetualang di Gunung Gede Pangrango Melalui Pos Putri: Jelajah Alam Jawa Barat

Berita Terbaru